Verissty Anandita, yang kini dikenal sebagai MAIVE, resmi memulai babak baru dalam karier musiknya. Setelah lama bersama band SYDERA, MAIVE merilis single debut berjudul Mother Angels. Lagu Mother Angels terinspirasi dari perjalanan pribadi MAIVE sebagai perempuan dan ibu yang sempat kehilangan semangat hidup. Lagu ini ditulis untuk siapa pun yang tengah berjuang menemukan kembali jati diri dan harapan. “Mother Angels adalah lagu yang paling dekat dengan hatiku. Kehadiran Gloria Jessica ikut bernyanyi memperkuat pesan bahwa kita tidak sendirian,” ujar MAIVE. Dirilis pada 19 September 2025, Mother Angels sudah tersedia di…
Baca selengkapnyaTag: Musica studios
Mengenang Chrisye di Ulang Tahun ke-76: Warisan Abadi Sang Maestro Musik Indonesia
Jakarta, 16 September 2025 — Musik Indonesia mengenang Chrismansyah Rahadi, atau Chrisye, yang lahir di Jakarta pada 16 September 1949. Meski wafat pada 30 Maret 2007, karyanya tetap hidup dan tahun ini ia genap berusia 76 tahun. Perjalanan Karier Chrisye mulai bermusik sejak remaja di akhir 1960-an. Nama besarnya melejit lewat album debut Sabda Alam (1978) bersama Musica Studios. Ia menghadirkan karya klasik, dari balada romantis hingga tema sosial, termasuk Resesi (1983) yang menunjukkan keberaniannya bereksperimen. Penghargaan & Warisan Ia dinobatkan sebagai musisi Indonesia terbaik nomor tiga sepanjang…
Baca selengkapnyaVreya, Valent Duga & Romano Guitar Boy Rilis Soka;Duka
Tiga musisi independen, Vreya, Valent Duga, dan Romano Guitar Boy, meluncurkan single kolaborasi berjudul Soka;Duka. Lagu ini memadukan pop punk, emo, dan rock 2000-an dengan lirik yang menyoroti luka dan kehilangan. Kata “Soka” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti duka. Meski mengangkat tema kesedihan, aransemen musiknya tetap penuh energi dengan riff gitar khas Romano, vokal lantang Vreya dan Valent, serta ketukan yang membangkitkan adrenalin. “Kami ingin lagu ini memberi ruang untuk berteriak, bukan hanya menangis pelan,” ujar Vreya, penulis utama lirik. Lagu menggambarkan suasana jalanan malam yang temaram, rindu yang…
Baca selengkapnyaSegara Rilis Single Baru “Izinkan Hatimu Bicara”
Musisi Segara resmi merilis single terbaru berjudul “Izinkan Hatimu Bicara” pada 10 September 2025. Lagu ini hadir dengan pesan sederhana namun kuat: ajakan untuk mendengar suara hati di tengah hiruk-pikuk kehidupan. Terinspirasi dari rasa lelah dan kegelisahan yang banyak dialami orang, Segara menyajikan aransemen musik hangat yang memunculkan nuansa reflektif. Ia berharap lagu ini bisa menjadi ruang tenang sekaligus teman perjalanan bagi pendengar. “Suara yang paling keras adalah yang tak terucap,” kata Segara. Pesan itu menjadi inti dari lagu ini, mengingatkan bahwa keheningan sering kali menyimpan jawaban. Single “Izinkan Hatimu…
Baca selengkapnyaEbiet G. Ade dan Iwan Fals Duet “Titip Rindu Buat Ayah” Versi Baru
Dua legenda musik Indonesia, Ebiet G. Ade dan Iwan Fals, merilis ulang lagu legendaris “Titip Rindu Buat Ayah” dengan aransemen baru. Karya penuh makna ini resmi dirilis pada 2 September 2025 melalui Musica Studios. Aransemen digarap David dan Lukman (NOAH), yang mempertahankan nuansa asli namun memberi sentuhan modern dengan piano dan gitar yang lembut. Hasilnya, lagu tetap emosional namun relevan untuk lintas generasi. Ebiet menegaskan lagu ini lahir dari kerinduan pada orang tua sejak masa remajanya, sementara Iwan Fals menyebut duet ini sebagai momen berharga sekaligus penuh kehangatan. Musica Studios…
Baca selengkapnyaWeda Manusia Aksara Rilis Lagu Baru “Simfoni”, Rock Alternatif Tajam dan Personal
Weda, vokalis Manusia Aksara, kembali menempuh jalur solonya lewat sebuah karya yang tak sekadar lagu, melainkan semacam pernyataan sikap. “Simfoni” bukanlah gubahan manis untuk dinikmati sambil lalu. Ia lahir sebagai dentuman keras yang menggugat, mengguncang, dan menguji telinga serta nurani pendengarnya. Di balik musik rock alternatif yang mentah dan gelap, Weda menaruh lirik-lirik tajam, seperti pisau yang diarahkan bukan untuk melukai tubuh, melainkan merobek kepura-puraan. “Aku diancam, dikecam, dirajam dengan mulut yang tajam,” begitu penggalan yang mencerminkan luka sosial—penghakiman diam-diam namun mematikan. “Simfoni” adalah pertanyaan besar tentang kebenaran yang sering…
Baca selengkapnyaDifki Khalif Ajak Pulang ke Kenangan Lewat Single Terbaru “Nostalgila”
Setelah menghadirkan sejumlah karya yang penuh emosi, Difki Khalif kembali menyapa pendengarnya dengan single terbaru berjudul “Nostalgila”. Resmi dirilis pada 20 Agustus 2025, lagu ini menjadi pintu untuk kembali pulang ke memori masa kecil yang sederhana, penuh tawa, dan nyaris tanpa beban. “Nostalgila” lahir dari kerinduan akan hari-hari Minggu di ruang tengah, saat waktu terasa berjalan lambat. Bersama keluarga, tanpa gadget, tanpa pikiran yang membebani, hanya ada suasana hangat yang kini terasa semakin langka. Namun seiring bertambahnya usia, terutama saat menginjak usia 25 tahun ke atas, hidup perlahan dipenuhi tanggung…
Baca selengkapnyaShadowbourne Gelar “PALINGENESIS: The Awakening Showcase” di Jakarta — Gratis & Eksklusif!
ini bukan sekadar konser, tapi sebuah pengalaman musikal yang akan menggema lama dalam ingatan. Penikmat musik alternatif bersiaplah! Grup rock alternatif Shadowbourne akan menggelar konser showcase eksklusif bertajuk “PALINGENESIS: The Awakening”, sebuah perayaan rebirth dan resonance yang siap mengguncang panggung musik Indonesia. Acara ini dipersembahkan oleh Firefly Records bekerja sama dengan Musica Studio’s, dan akan berlangsung pada Selasa, 12 Agustus 2025, mulai pukul 21.00 WIB di Wangsa Timoer, berlokasi di Jl. RS. Fatmawati Raya No.47, Jakarta Selatan. Lineup Spektakuler dengan Akses Gratis Tak hanya menghadirkan Shadowbourne sebagai…
Baca selengkapnyaRahma Savitri Rilis EP “Souliberation”: Musik Penyembuhan Jiwa Berbalut Elemen Alam dan Chakra
“Souliberation” merupakan proyek musik spiritual yang terdiri dari lima lagu. Penyanyi dan penulis lagu Rahma Savitri resmi merilis EP terbarunya bertajuk “Souliberation”, karya musik eksperimental yang menggabungkan unsur chakra, elemen alam, afirmasi diri, dan musik penyembuhan jiwa. “Souliberation” merupakan proyek musik spiritual yang terdiri dari lima lagu, masing-masing mewakili elemen alam: Tanah (Earth), Air, Api, Udara, dan Ether. Tiap lagu dirancang untuk membangkitkan kesadaran tubuh dan pikiran, terinspirasi dari aliran musik new age yang mengajak pendengar untuk menari, bermeditasi, dan melepaskan emosi terdalam. Lagu pertama berjudul “Earth” hadir sebagai…
Baca selengkapnyaBlack Dig Bikin Geger! “Fragments of Reality” Hadir Seperti Ledakan di Alam Bawah Sadar
Kota Jakarta kembali diguncang oleh Black Dig, band rock yang tak kenal kompromi. Lewat single terbaru “Fragments of Reality”, mereka menyuguhkan kombinasi memabukkan antara distorsi gitar yang menghantam, atmosfer kelam yang membekukan, dan visual surealis yang bikin merinding. Black Dig band Jakarta pusat yang dibentuk pada tahun 2022 memberikan suguhan musik yang berisik penuh nada kebisingan. Artwork garapan Ading Atma memvisualisasikan dunia retak: tengkorak, gagak, kursi kosong, dan kilatan petir yang memecah sunyi—sebuah simbol tekanan eksistensial yang terasa nyata. Bukan sekadar lagu, ini adalah perjalanan psikis ke dimensi…
Baca selengkapnyaShadowbourne Lahir dari Luka, Tumbuh dalam Suara: EP Perdana “Palingenesis” Resmi Dirilis
Single utama Perjuangan membuka rilisan ini dengan pesan keberanian, diinspirasi oleh pengalaman Pasha sebagai penyintas depresi. Grup musik atmosferik asal Jakarta, Shadowbourne, resmi merilis debut EP bertajuk Palingenesis. Rilisan ini hadir sebagai perwujudan dari perjalanan emosional yang dalam—tentang luka, kehilangan, dan kebangkitan dari reruntuhan jiwa. Terinspirasi dari pengalaman personal, Palingenesis menyajikan empat lagu dengan aransemen megah dan melankolis, menggabungkan distorsi khas post-rock, elemen neoklasik, dan sentuhan ambient yang sinematik. Nama Shadowbourne sendiri—yang berarti “terlahir dari bayangan”—menjadi cerminan dari transformasi batin para personelnya. “Palingenesis bukan sekadar karya musik. Ini…
Baca selengkapnyaGeisha Kembali Menggema dengan Harapan Lewat “Jika Bukan Karenamu”: Lagu tentang Cinta yang Menguatkan
Dalam “Jika Bukan Karenamu”, Geisha merangkum perasaan seorang yang sudah berada di ujung jurang, dengan harapan yang nyaris padam. Setelah menempuh perjalanan panjang dalam industri musik, Geisha kembali menegaskan eksistensinya lewat rilisan terbaru bertajuk “Jika Bukan Karenamu”. Lagu ini menjadi ode untuk mereka yang pernah nyaris menyerah, tapi kembali berdiri berkat kehadiran sosok penyelamat—cinta yang bukan sekadar rasa, tapi kekuatan hidup. Dalam formasi terbarunya—Regina (vokal), Dhan dan Roby (gitar), serta Nard (bass)—Geisha menyuguhkan karya yang menggambarkan kepedihan yang dalam, namun juga harapan yang menyala kembali. Lirik seperti “Dan, nyaris…
Baca selengkapnyaLagu “Fantasi”: Crayon Cosmos Merayakan Senja dan Imajinasi yang Jadi Nyata
Crayon Cosmos patut mendapat perhatian karena punya mereka mempunyai komposisi musik yang kaya dan konsisten. Di pertengahan tahun ini Crayon Cosmos bersama FireFly Records merilis single berjudul Fantasi. Lagu ini melukiskan suasana senja yang penuh mimpi dimana udara malam yang sejuk bertemu dengan kerinduan yang akhirnya terwujud. Dengan lirik seperti Oh ternyata ini fantasiku yang terjadi di sore hari, lagu ini menangkap momen yang sebelumnya hanya hidup dalam imajinasi, kini terjadi di dunia nyata. Fantasi singkat namun kaya atmosfer. Dibangun dari tekstur gitar yang berkilau, perkusi yang lembut, dan…
Baca selengkapnyaJABO, Simbol Dari Musisi Jalanan Dan Pelopor Kebebasan dan BERARTISTIK
Jabo bukan hanya musisi, melainkan juga sebagai seorang penyair, aktor dan pejuang kebudayaan. Di tengah hingar bingar dunia musik modern, nama Sawung Jabo masih terus menggema sebagai ikon perlawanan, seniman jalanan yang berani menyuarakan isu-isu penting di Indonesia. Dengan perjalanan karir yang memasuki usia lima dekade, Jabo bukan hanya musisi, melainkan juga sebagai seorang penyair, aktor dan pejuang kebudayaan yang setia mengusung suara rakyat kecil lewat irama dan kata. Terlahir dengan nama Mochamad Djohansyah pada tanggal 4 Mei 1951 di Surabaya, Sawung Jabo yang kerap disapa dengan panggilan akrab…
Baca selengkapnyaLORIS AND THE BELL’AIR Lepas Single “TERJERAT SUDUT GELAP” Angkat Kisah Pilu Primata yang Tidak Layak
“Terjerat Sudut Gelap” bukan hanya karya musik ia adalah statement artistik yang berani, menyentuh, dan relevan di tengah isu perburuan satwa, perdagangan ilegal, dan eksploitasi hewan di era digital. Di tengah riuhnya industri musik yang sering kali mengangkat cinta, patah hati, atau keresahan diri, band asal Jakarta Loris and the Bell’air justru mengambil jalur berbeda. Lewat single terbaru mereka yang berjudul “Terjerat Sudut Gelap”, band ini menyuarakan sesuatu yang jauh dari sorotan kisah pilu para primata yang tak lagi hidup selayaknya makhluk hidup. Dengan balutan musik ambient rock yang…
Baca selengkapnya