Setelah bersama dalam bermusik selama lebih dari tiga tahun, Belly Jazz Trio, yang terdiri dari Decky Anugrah (keys), Aditya Nugraha (contra bass), dan Ratna Wina (vocal), bersepakat untuk membuat karya bersama. Mimpi, menceritakan tentang sebuah relasi yang tidak terwujud karena rasa yang tidak sanggup untuk dikatakan. Tidak semua punya keberanian mengungkapkan rasa yang terpendam di dalam hati, meskipun sosok yang dikagumi hanya sejengkal jaraknya. Terkadang kita lebih memilih untuk diam dan membiarkan rasa yang indah itu tersimpan di sudut hati dan jadi mimpi. “Semoga Mimpi bisa jadi teman ketika menikmati…
Baca selengkapnyaTag: Malang
One More Light Rilis “Save My Heart”, Angkat Tema Kehilangan dan Dukungan Emosional
Trio sophisti-pop asal Malang, One More Light, resmi merilis single terbaru berjudul “Save My Heart” di berbagai digital streaming platform (DSP) sejak 17 April 2026. Lagu ini menghadirkan narasi emosional tentang kehilangan, ketidakhadiran, serta kebutuhan akan dukungan di masa sulit, terinspirasi dari pengalaman personal sang penulis lagu. “Save My Heart” dikomposeri dan ditulis oleh Pradhita Wahyu Alfarezy (Rezy), dengan vokal utama dari Nindi Cahya Sahputra (Cahya). Aransemen gitar digarap oleh Randa Kresna Putra Pangestu (Randa) bersama Rezy. Proses produksi turut melibatkan Decky Anugrah serta seluruh personel band, yang juga berperan…
Baca selengkapnyaAura 13 Rilis “Gerbang Kematian”, Kembali dari Hiatus dengan Nuansa Metal Gelap Ritualistik
Band metal asal Malang, Aura 13, resmi kembali meramaikan skena musik underground setelah hampir dua dekade hiatus. Terbentuk sejak 1998, Aura 13 dikenal dengan konsep musik gelap, atmosfer mistis, dan pendekatan spiritual yang kuat. Pada awal 2000-an, mereka merilis album debut Meaning Sickness di bawah R.A Prod, yang menegaskan identitas mereka dalam ranah metal atmosferik. Setelah lama vakum, kini Aura 13 bangkit dengan formasi terbaru dan visi yang lebih matang. Formasi terkini: Moulto (lead vocal, guitar) Joemary (back vocal, lead guitar) Antono (bass) Budi (keyboard, sequencer) Aris.K (drum) Kembalinya Aura…
Baca selengkapnyaWUSS Gandeng Siddha di Single “Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March”
Band indie rock WUSS kembali dengan rilisan emosional bertajuk “Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March”, kali ini menggandeng Siddha sebagai guest vocal. Lagu ini menjadi langkah penting menuju album penuh perdana mereka yang dijadwalkan rilis Q2 2026. Single ini merangkum perjalanan tiga tahun terakhir yang penuh dinamika—antara kehilangan, kebingungan, hingga pertumbuhan personal. WUSS meramu semua fase tersebut menjadi satu narasi reflektif yang terasa jujur dan dekat. Sentuhan vokal Siddha memperkuat nuansa penerimaan dalam lagu ini, menghadirkan pesan sederhana namun dalam: hidup berjalan dengan segala rasa, dan…
Baca selengkapnyaInheritors Rilis “Cheating Death”: Thrash Metal Malang Kian Buas di 2026
Grup musik thrash metal asal Malang, Inheritors, resmi melanjutkan comeback mereka di 2026 lewat single terbaru, “Cheating Death.” Lagu ini menjadi fase paling gelap dan agresif sepanjang perjalanan band, sekaligus sinyal kuat menuju album penuh perdana mereka. Terinspirasi dari pengalaman personal yang nyaris merenggut nyawa, “Cheating Death” mengangkat tema tentang ilusi manusia yang merasa bisa mengakali kematian. Nuansa horor-thriller ala Final Destination mempertegas atmosfer mencekam yang dibangun sejak intro hingga akhir lagu. Secara musikal, Inheritors mengunci identitas thrash cepat dengan sentuhan proto-death akhir 80-an. Aroma Kill ‘Em All milik Metallica…
Baca selengkapnyaNothing Blooms at Midnight: Album Perdana Lucien Sunmoon yang Menandai Fase Pendewasaan
Grup pop alternatif asal Malang, Lucien Sunmoon, resmi merilis album penuh pertama mereka bertajuk Nothing Blooms at Midnight pada 14 Februari 2026. Album ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier mereka setelah melalui proses penggarapan sepanjang 2025. Berisi 10 track, album ini menghadirkan dua single yang telah lebih dulu diperkenalkan, “Slice of Life” dan “Flustered”, serta delapan materi baru yang memperlihatkan eksplorasi musikal lebih matang. Album tentang Polemik, Cinta, dan Emosi Terpendam Nothing Blooms at Midnight lahir dari pergulatan personal para personel. Tema yang diangkat berputar pada percintaan, pengorbanan, kisah…
Baca selengkapnyaKENNYJACTA Rilis “Kau Coba Rayu”, Kolaborasi dengan ERN dan Dochi Sadega
Rapper asal Malang, Jawa Timur, KENNYJACTA, resmi merilis single terbaru berjudul “Kau Coba Rayu” pada 13 Februari 2026. Lagu ini menjadi langkah baru Kenny setelah bergabung dengan FloorInc, anak perusahaan Sony Music Indonesia, sekaligus menandai eksplorasi genre hipdut dengan lirik berbahasa Indonesia. Dalam single ini, Kenny menggandeng ERN dan Dochi Sadega dari band Pee Wee Gaskins. Kolaborasi lintas karakter ini menghadirkan warna segar yang berbeda dari karya-karya Kenny sebelumnya yang dominan berbahasa Inggris. Move On Tanpa Kembali ke Masa Lalu “Kau Coba Rayu” mengangkat kisah tentang keberanian untuk tidak kembali…
Baca selengkapnyaWUSS Angkat Narasi “Anak Kedua” Lewat Single Baru “Born in February”
Setelah merilis “Where It Begins” pada 2025, band alternatif asal Indonesia, WUSS, kembali dengan single terbaru berjudul “Born in February” yang akan resmi dirilis pada 06 Februari 2026 di seluruh platform digital streaming (DSP) dan Bandcamp melalui Haum Entertainment. Ditulis oleh Brilyan Prathama Putra dan Sabiella Maris, lagu ini mengangkat sudut pandang personal tentang tumbuh sebagai “anak kedua”—posisi yang kerap hidup di bawah bayang-bayang perbandingan, dianggap jeda, dan sering terlewatkan. Alih-alih tampil sebagai pengganti atau bayangan, WUSS justru menegaskan bahwa urutan bukanlah identitas, dan bertahan sering kali membutuhkan kekuatan yang…
Baca selengkapnyaPatrick Lesmana Rilis Single “Yabai”, Perpaduan Prog-Rock dan Japanese Fusion
Gitaris solo asal Malang, Patrick Lesmana, resmi merilis single kedua berjudul “Yabai” setelah setahun hiatus. Lagu ini memadukan progressive rock, jazz fusion, dan Japanese contemporary fusion dengan karakter musikal yang spontan, eksperimental, dan penuh energi. Judul “Yabai” diambil dari bahasa Jepang yang berarti berbahaya, gila, atau keren, tergantung konteks. Konsep ini terinspirasi dari kultur Jepang serta musisi fusion seperti Casiopea, T-Square, dan Dezolve, dikombinasikan dengan pengaruh prog-rock era 60–80an seperti King Crimson, Frank Zappa, Yes, hingga Allan Holdsworth. “Yabai” merupakan bagian dari EP “Yabai” yang telah dirilis pada 2023, sekaligus…
Baca selengkapnyaDenai Mulai Babak Baru Bersama Icha Naura Lewat Single “Tuk Selamanya”
Malang, 30 September 2025 — Band pop alternatif asal Malang, Denai, resmi memperkenalkan vokalis tetap mereka, Icha Naura, lewat single terbaru berjudul “Tuk Selamanya.” Karya ini bukan hanya single keempat Denai, tapi juga penanda fase baru perjalanan musik mereka. Didirikan pada 22 Januari 2023 oleh Cunk (gitar), Benny (keyboard), dan Vandik (bass), Denai sebelumnya merilis tiga single dengan format kolaborasi, yaitu “Penuh Cinta” (feat. Tania), “Relakanlah Aku” (feat. Hesti), dan “Bersamanya” (feat. Icha Naura). Kini, Icha resmi bergabung sebagai vokalis tetap dan membuka lembaran baru band ini. Proses kreatif “Tuk…
Baca selengkapnya