Band rock Indonesia, KOTAK (tantri, cella, chua), resmi memulai babak baru dalam perjalanan karier musiknya dengan melangkah sebagai band independen setelah hampir dua dekade berkarya bersama Warner Music Indonesia. Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan yang menyampaikan rasa terima kasih atas perjalanan panjang, kepercayaan, serta berbagai pencapaian yang telah diraih selama menjalin kerja sama dengan Warner Music Indonesia. Keputusan ini menjadi awal baru bagi KOTAK untuk terus berkarya secara mandiri dengan semangat dan visi yang baru. Selama berkarier, KOTAK dikenal sebagai salah satu band rock paling konsisten di Indonesia. Berbagai lagu…
Baca selengkapnyaTag: rock
Achmad Albar Genap Berusia 80 Tahun, Legenda Rock Indonesia yang Masih Tampil Full Power Bersama God Bless
Legenda musik rock Indonesia, Achmad Albar, genap berusia 80 tahun pada Kamis (16/7/2026). Di usia yang telah memasuki delapan dekade, vokalis God Bless itu tetap menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap dunia musik dengan terus aktif berlatih, tampil di berbagai konser, serta mempertahankan karakter vokalnya yang tetap kuat dan berenergi. Lebih dari enam dekade perjalanan kariernya didedikasikan untuk industri musik dan perfilman Indonesia. Hingga kini, Achmad Albar masih menjadi sosok sentral di atas panggung. Ia tampil dinamis, berinteraksi dengan penonton, bahkan kerap berlari dari satu sisi panggung ke sisi lainnya, menghadirkan…
Baca selengkapnyaMantan Gitaris Superglad Dadi Yudistira Pringgohadi Meninggal Dunia, Tinggalkan Jejak di Musik Rock Indonesia
Dunia musik rock Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Dadi Yudistira Pringgohadi, mantan gitaris band Superglad, meninggal dunia pada Senin, 29 Juni 2026. Kabar duka tersebut menyebar luas dan mengundang belasungkawa dari para musisi, sahabat, hingga penggemar yang mengenang dedikasinya terhadap industri musik Tanah Air. Melalui akun media sosial resminya, Superglad menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus penghormatan terakhir untuk Dadi. Unggahan tersebut dipenuhi doa dan pesan duka dari berbagai kalangan yang mengingat peran pentingnya dalam perjalanan panjang band rock tersebut. Dadi Yudistira dikenal sebagai salah satu sosok yang ikut membentuk…
Baca selengkapnyaGETAH Siap Mengguncang 2026, Band Rock Metal Legendaris Indonesia Kembali dengan Energi Baru
Band rock metal legendaris GETAH kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia pada 2026. Setelah lebih dari tiga dekade berkarya, GETAH terus mempertahankan karakter musik yang memadukan alternative rock, progressive metal, dan modern metal dengan identitas yang kuat. Terbentuk sejak 1995 di Jakarta, GETAH telah menjadi salah satu nama penting dalam skena underground Indonesia. Perjalanan mereka dimulai dari berbagai proyek musik pasca-Rotor hingga akhirnya membentuk GETAH sebagai band yang dikenal dengan komposisi kompleks, aransemen berkelas, dan penampilan panggung yang eksplosif. Diskografi GETAH mencakup album legendaris Getah (1996), Release Is Peace…
Baca selengkapnyaWongalas Siap Comeback dan Hantam Industri Rock Indonesia
Band rock asal Jakarta Selatan, Wongalas, kembali menunjukkan keseriusannya untuk menggebrak industri musik Tanah Air. Diperkuat oleh para musisi senior yang sudah lama dikenal di blantika musik Indonesia, Wongalas hadir dengan formasi Yudith (eks Jacket) sebagai vokalis, Opic (eks Bayou) di gitar, Ateng (eks Voodoo) pada bass, serta Virdy (eks Power Slaves) di posisi drummer. Sebelumnya, Wongalas telah merilis empat single lengkap dengan video klip di platform YouTube. Mereka juga sukses merilis album bertajuk Dari Rakdjat Oleh Rakdjat Oentoek Rakdjat yang berisi 13 lagu dan telah tersedia di berbagai platform…
Baca selengkapnyaRush Umumkan World Tour 2027, Jakarta Masuk Daftar
Band rock legendaris Rush resmi mengumumkan Rush 2027 World Tour dengan rangkaian konser lintas benua mulai April hingga November 2027. Tur ini mencakup Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Asia, hingga Oseania—menandai era baru dengan materi musik dan konsep panggung terbaru. Untuk kawasan Asia, beberapa kota besar masuk jadwal seperti Tokyo, Seoul, Singapore, hingga Bangkok. Kabar penting bagi fans Indonesia, Jakarta dipastikan menjadi salah satu destinasi, dengan konser dijadwalkan pada 28 Oktober 2027 di ICE BSD City. Tur ini juga akan menyambangi kota-kota ikonik seperti London, Paris, dan New York City,…
Baca selengkapnyaCulture Wars Hantam Lewat Don’t Speak: Album Debut Emosional yang Siap Kuasai Panggung Dunia
Band alt-rock asal Texas, Culture Wars, resmi merilis album debut mereka yang telah lama dinantikan, Don’t Speak, melalui AWAL. Perilisan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan mereka sekaligus mempertegas posisi sebagai salah satu nama baru paling menjanjikan di skena musik global. Setelah lebih dari satu dekade membangun karier secara independen, Culture Wars kini menuai hasil dengan capaian impresif: lebih dari 66 juta streaming global, single “It Hurts” yang menembus Top 20 radio alternatif, serta pengalaman sebagai band pembuka untuk nama besar seperti Maroon 5, Keane, Wallows, dan LANY. Album Don’t…
Baca selengkapnyaKissing Kaos – To Your Limit: Review Album Power Pop Hard Rock yang Catchy dan Enerjik
Band asal Amerika Serikat, Kissing Kaos, lahir dari sisa formasi Asphalt Valentine. Formasi kini diisi Joe Flynt, Brian Jung, Jon Lansburg, dan Chris Taylor. Mereka menawarkan racikan power pop, hard rock, dan sentuhan punk. Secara musikal, warna mereka dekat dengan Black Diamonds, bahkan karakter vokalnya mengingatkan pada Mich Kehl. Referensi ini memberi gambaran jelas arah sound yang mereka kejar. Beberapa track standout muncul di paruh akhir album. “The Joker” tampil enerjik dengan chorus catchy dan mudah diingat. Sementara “Yesterday’s Kids” menghadirkan tempo medium dengan nuansa nostalgik, diperkaya bridge solid menuju…
Baca selengkapnyaVern Rilis “Sakit Jiwa”, Kritik Tajam Kaum Pemilih dalam Balutan Alternative Rock Catchy
Band rock alternatif Vern kembali membuka tahun 2026 dengan merilis single terbaru bertajuk “Sakit Jiwa”. Lagu ini menjadi medium ekspresi kegelisahan sosial yang kian terasa di tengah kondisi politik yang dinilai stagnan dan penuh kekecewaan. Puluhan tahun pasca kemerdekaan, realitas yang dirasakan sebagian masyarakat justru berbanding terbalik dengan harapan. Kaum pemilih dinilai semakin kehilangan pilihan yang benar-benar menawarkan perubahan. Janji politik yang berulang kali digaungkan justru berujung pada pengingkaran, sementara praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme masih berlangsung tanpa rasa malu. Keresahan inilah yang menjadi benang merah dalam “Sakit Jiwa”. Vern…
Baca selengkapnyaDonny Fattah, Pendiri dan Bassis Legendaris God Bless Meninggal Dunia
Dunia musik Indonesia berduka. Bassis legendaris sekaligus salah satu pendiri God Bless, Donny Fattah, meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. Kabar duka ini pertama kali diumumkan melalui akun Instagram resmi God Bless sekitar pukul 11.40 WIB. Dalam pernyataannya, pihak band menyampaikan doa sekaligus permohonan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup. “Berita duka cita. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia Donny Fattah, bassist sekaligus salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta,” tulis pernyataan tersebut. Pihak band…
Baca selengkapnyaThe Changcuters Hijrah ke London: Konser di Inggris Setelah 20 Tahun
Band The Changcuters siap mewujudkan lagu legendaris mereka “Hijrah ke London” menjadi kenyataan. Setelah 20 tahun, Tria cs bakal konser di Inggris mulai 12–23 April 2026, dengan jadwal di Newcastle, Edinburgh, dan London. “Kini, lagu itu tidak lagi berhenti di lirik. Ia menjelma jadi langkah. Menjadi rute. Menjadi sebuah perjalanan yang akhirnya kami jalani,” tulis The Changcuters di Instagram (12/2/2026). Fans pun menyambut dengan antusias langkah bersejarah ini, membuktikan bahwa lagu lama bisa menjadi momen nyata yang dinanti-nanti.
Baca selengkapnyaBrad Arnold Meninggal Dunia, Vokalis 3 Doors Down Tutup Usia 47 Tahun Usai Lawan Kanker Stadium 4
Dunia musik rock berduka. Brad Arnold, pendiri sekaligus vokalis utama band rock Amerika 3 Doors Down, meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium lanjut. Kabar duka ini diumumkan langsung oleh pihak band melalui media sosial pada Sabtu. Dalam pernyataan resminya, 3 Doors Down menyebut Brad Arnold meninggal dengan tenang di tengah keluarga dan orang-orang terkasih. “Dengan istri tercintanya Jennifer dan keluarga berada di sisinya, ia berpulang secara damai. Musiknya melampaui panggung dan menciptakan momen kebersamaan, sukacita, iman, serta kenangan yang akan terus hidup,” tulis band…
Baca selengkapnyaGod Save Ayesha Rilis Album Terbaru “Requiem Of The Past”
Band alternative rock God Save Ayesha resmi memperkenalkan album terbaru mereka bertajuk Requiem of the Past, sebuah karya konseptual yang menyelami tema waktu, ingatan, kehilangan, dan penerimaan diri. Album ini hadir sebagai perjalanan emosional yang intim sekaligus reflektif, dibalut atmosfer sinematik dan nuansa gelap yang khas. Melalui Requiem of the Past, God Save Ayesha mengajak pendengar masuk ke dalam meditasi tentang luka batin dan proses berdamai dengannya. Perpaduan gitar melankolis, vokal sendu, serta lanskap suara atmosferik membentuk pengalaman mendengarkan yang imersif—seolah masa lalu dan masa kini saling bertabrakan dalam satu…
Baca selengkapnyaHurtslaves Rilis Single “Kelu”, Hadirkan Nuansa Dingin dan Lirik Bahasa Indonesia
Band rock alternative asal Depok, Hurtslaves, kembali merilis karya terbaru bertajuk “Kelu”. Single ini menjadi rilisan kedua mereka setelah sebelumnya mencuri perhatian lewat single perdana “I See A Stranger”. Beranggotakan Yolda (vokal), Ichal (gitar), Faisal (bass), dan Noki (drum), Hurtslaves kali ini menghadirkan pendekatan berbeda. Jika pada single sebelumnya menggunakan lirik berbahasa Inggris, “Kelu” sepenuhnya ditulis dalam bahasa Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Ichal dan Yolda. Secara tematik, “Kelu” menggambarkan suasana dingin, duka, dan kehampaan. Lagu ini bercerita tentang ruang tanpa tempat untuk kembali—tentang kebersamaan yang pernah ada, kenangan yang…
Baca selengkapnyaTanda Seru Gandeng Roy Jeconiah Rilis Ulang Lagu Kontroversial “Panitia Akhirat”
Band grunge asal Yogyakarta, Tanda Seru, resmi merilis ulang lagu kontroversial mereka “Panitia Akhirat” dengan menggandeng Roy Jeconiah, vokalis legendaris Boomerang. Kolaborasi lintas generasi ini mempertegas posisi Tanda Seru sebagai band yang konsisten menyuarakan kritik sosial secara terbuka dan tanpa kompromi. “Panitia Akhirat” dikenal sebagai lagu yang mengkritik praktik moralitas palsu, penghakiman sepihak, serta penggunaan agama sebagai alat kontrol sosial. Sejak rilis perdananya, lagu ini menuai pro dan kontra, termasuk penolakan serta intimidasi. Namun kontroversi tersebut justru memperluas eksposur Tanda Seru di publik. Nama Tanda Seru mulai mendapat sorotan luas…
Baca selengkapnyaUnit Psychedelic Rock, White Chambers Mengumumkan EP pertama “Kalopsia”
Unit psychedelic rock White Chambers resmi mengumumkan EP perdana bertajuk Kalopsia, yang akan dirilis pada 19 Desember 2025. Mengusung pendekatan psychedelic rock/dream-psych yang segar dan eksploratif, White Chambers menawarkan groove hipnotis, atmosfer dreamy, serta energi eksperimental yang kuat. Secara musikal, White Chambers menyasar pendengar yang akrab dengan warna psikedelia modern ala King Gizzard & The Lizard Wizard, The Claypool Lennon Delirium, Tame Impala, Turnover, hingga sentuhan psychedelic fusion khas Altın Gün. Inspirasi psych-rock era 70-an dipadukan dengan pendekatan modern: riff gitar fuzz, tekstur synth hangat, dan ritme berdenyut yang membawa…
Baca selengkapnyaMethosa Rilis “Adu Domba”, Persembahkan Untuk Hari Hak Asasi Manusia 2025
Band rock METHOSA merilis single terbaru berjudul “Adu Domba” dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) 10 Desember 2025. Lagu ini resmi rilis pada 12 Desember 2025 sebagai bentuk solidaritas bagi perjuangan penegakan HAM serta penghormatan kepada aliansi gerakan masyarakat sipil. “Adu Domba” bukan sekadar karya musik, melainkan pernyataan sikap. Melalui lagu ini, METHOSA menegaskan dukungan kepada para korban pelanggaran HAM dan keluarga mereka yang hingga kini masih menuntut keadilan. Lagu sebagai Dokumentasi Ingatan dan Perlawanan Secara lirik, “Adu Domba” mengangkat kembali memori publik atas berbagai kasus pelanggaran…
Baca selengkapnya