kidunghara Kembali dengan “Coba Lagi”, Pop Retro Easy Listening Penuh Motivasi

kidunghara merupakan nama panggung solois pop retro, Fiko Nainggolan, yang dikenal lewat karya-karya bernuansa nostalgia musik pop era lawas. Kariernya dimulai lewat single “Nirmala” pada 2019, disusul “Debar Asmara” (2021) dan “Semoga Jumpa Lagi” (2022). Pada 2023, ia sempat berkolaborasi dengan Noh Salleh lewat lagu “Dewi Pelita”, sebelum merilis “Apakah Aku Untukmu” dan “Sunyi Sepi” sebagai karya terakhir menggunakan nama Fiko Nainggolan. Memasuki 2025, ia resmi memakai nama kidunghara dan merilis album “Persembahan Vol.1” serta single kolaborasi “Kanvas Abadi” bersama Gloria Jessica. Kini, kidunghara kembali menghadirkan single terbaru bertajuk “Coba…

Baca selengkapnya

Weird Genius Hidupkan Instrumen Tradisional Sumba Lewat “Your Side”

Grup EDM Indonesia, Weird Genius kembali merilis single terbaru berjudul “Your Side”. Lagu ini menjadi hasil eksplorasi musik tradisional Sumba, Nusa Tenggara Timur, sekaligus menghadirkan Novia Bachmid sebagai vokalis utama. “Your Side” memadukan instrumen tradisional khas Sumba seperti Jungga dan Dungga Roro dengan sentuhan elektronik modern. Weird Genius juga melibatkan musisi tradisional Sumba, Umbu Haling, yang memberikan nuansa magis pada bagian intro lagu. Menurut Weird Genius, lagu ini lahir dari perjalanan eksplorasi mereka selama dua minggu di Sumba untuk menghidupkan kembali alat musik tradisional yang mulai dilupakan generasi muda. Mereka…

Baca selengkapnya

Rahasia Intelijen Lepas Single “Suci Tanah Pembantaian”

Grup musik metal asal Jakarta, Rahasia Intelijen kembali merilis karya terbaru bertajuk “Suci Tanah Pembantaian” melalui HALOS Records. Single ini hadir sebagai kritik sosial atas konflik berkepanjangan yang dipenuhi kepentingan politik, ekonomi, hingga perebutan kekuasaan. Mengusung aransemen agresif dengan riff gitar tajam, vokal intens, dan ritme penuh energi, lagu ini menyoroti wilayah yang selama lebih dari seribu tahun menjadi arena pertumpahan darah atas nama keyakinan dan kepentingan elit. Formasi terbaru Rahasia Intelijen dihuni oleh Anindya Pramadhyana, Winky Wiryawan, Cesar Alkautsar, Topan Tofano, dan Nicko Rahmat Prabowo. Kehadiran Winky Wiryawan memberi…

Baca selengkapnya

Sal Priadi Rilis “Kepala, Pundak, Kerja Lagi”, OST Film Monster Pabrik Rambut

Nama Sal Priadi kembali mencuri perhatian lewat karya terbarunya berjudul “Kepala, Pundak, Kerja Lagi”. Lagu yang menjadi original soundtrack film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More) ini tampil berbeda dari deretan lagu romantis yang sebelumnya melambungkan namanya, seperti “Gala Bunga Matahari” hingga “Ada Titik-Titik di Ujung Doa”. Sejak dirilis bertepatan dengan Hari Buruh, video lirik “Kepala, Pundak, Kerja Lagi” telah ditonton lebih dari 2,5 juta kali di YouTube. Lagu ini mengangkat keresahan tentang kelelahan dan tekanan dalam dunia kerja, dibalut nuansa muram dari lirik yang familiar sejak masa kecil. Sal…

Baca selengkapnya

eńau Perkuat Emosi Lagu “Bersamaku Akan Sedikit Susah” Lewat Video Musik Baru

Setelah namanya melambung lewat fenomena Sesi Potret, eńau kembali menghadirkan cerita personal melalui lagu “Bersamaku Akan Sedikit Susah”, salah satu karya yang dirilis dalam album Lingkaran pada 2024. Kini, lagu tersebut hadir dalam format video musik yang memperkuat pesan emosional di balik lagunya. Lagu “Bersamaku Akan Sedikit Susah” menjadi refleksi khas eńau tentang kehidupan dan hubungan yang tumbuh di tengah keterbatasan. Melalui lagu ini, ia mengajak pendengar belajar sabar, saling mengerti, dan menerima keadaan bersama pasangan, terutama di masa-masa sulit ketika hidup belum berjalan sesuai harapan. Lagu ini menggambarkan bahwa…

Baca selengkapnya

Graverer Satukan Thrash dan Death Metal dalam Deceased Death / Grave Torture

Band death/thrash metal pendatang baru, Graverer, resmi memperkenalkan identitas brutal mereka lewat maxi single bertajuk Deceased Death / Grave Torture. Dibentuk oleh Aden (drum/vokal), Gorbon dan Jet (gitar), serta Jas (bass), Graverer hadir membawa perpaduan agresi thrash metal klasik dengan atmosfer gelap death metal yang tajam dan tanpa kompromi. Maxi single Deceased Death / Grave Torture menjadi langkah awal Graverer dalam memperkenalkan karakter musik mereka yang cepat, kelam, dan konfrontatif. Lagu “Deceased Death” menghadirkan nuansa dingin, destruktif, dan mencekam, sementara “Grave Torture” tampil lebih brutal dengan intensitas tinggi yang menghantam…

Baca selengkapnya

Nao Yoshioka Rilis “You Got to Feel It” Bersama Bnnyhunna dan Braxton Cook

Nao Yoshioka kembali menghadirkan karya terbaru lewat single “You Got to Feel It” yang resmi dirilis pada 20 Maret 2026. Lagu ini mempertemukan sentuhan soul dan R&B lintas budaya melalui kolaborasi bersama Bnnyhunna serta Braxton Cook. “You Got to Feel It” lahir dari sesi studio spontan di Jepang pada 2025 saat Bnnyhunna berkunjung ke studio milik Yoshioka. Tanpa banyak percakapan, sebuah beat dimainkan dan proses penulisan lagu mengalir begitu saja, menghasilkan atmosfer emosional yang menjadi fondasi utama lagu ini. Secara musikal, lagu ini memadukan groove bernuansa Afrika khas Bnnyhunna dengan…

Baca selengkapnya

Tawa Karel si Bayi Lucu Jadi Irama di Lagu “Onggong Onggong”

Setiap gerakan kecil si buah hati adalah momen berharga bagi orang tua. Hal ini yang menginspirasi Ade Govinda dan Indi Arisa menciptakan lagu ceria “Onggong Onggong”, yang menceritakan fase lucu saat bayi mulai menopang tubuh dengan lutut dan telapak tangan, menggoyangkan tubuh ke depan dan ke belakang, atau mengangkat bokong menjadi tahap yang biasanya muncul pada usia 5–6 bulan sebelum bayi mulai merangkak. Lagu ini tidak hanya diisi oleh Karel, tapi berkolaborasi dengan Sena Ferdian yang merupakan penyanyi cilik yang pernah mempopulerkan lagu “Ku Suka Ini Suka Itu” dan lagu…

Baca selengkapnya

Supergroup Bring Your Own Hammer Beranggotakan Personil Suede, The Cranberries, Fun Boy Three, The High Llamas, Cane 141, Saint Etienne dan Madness Rilis Single “From The Tombs”

Supergrup Bring Your Own Hammer (BYOH) mempersembahkan “From the Tombs”, sebagai sajian pertama dari album kedua mereka yang akan dirilis segera dimana mereka bekerja sama dengan label asal London, Dimple Discs. Melibatkan para personil dari Suede, The Cranberries, Fun Boy Three, Cane141, The High Llamas, Saint Etienne and Madness, aransemen musik yang sinematik ini mengubah sebuah catatan sejarah kelam menjadi karya yang hidup dan melodis, menghormati subjek tragisnya melalui sentuhan indie-pop yang matang dan elegan. Lagu “From the Tombs” berdasar pada kisah yang sama dengan lagu “Old Oak Road” milik…

Baca selengkapnya

LURRUH Tumpahkan Amarah Brutal Dalam “HERESI”

Grup musik hardcore asal Jakarta, LURRUH resmi memulai langkah brutalnya di skena musik keras dengan merilis single perdana bertajuk HERESI. Terbentuk pada tahun 2026, LURRUH membawa amarah mentah, energi liar, serta formula metallic hardcore bernuansa era 90-an yang dipadukan dengan struktur modern penuh kekacauan. “HERESI” menjadi ledakan kemarahan sekaligus pembuka perjalanan menuju EP album yang tengah dipersiapkan. Lagu ini menghadirkan realitas pahit tentang runtuhnya harapan dan absennya sosok penyelamat, menegaskan bahwa pada akhirnya tidak ada yang datang untuk menyelamatkan siapa pun. Melalui “HERESI”, LURRUH menggambarkan lanskap kemerosotan moral dan spiritual…

Baca selengkapnya