Band death metal asal Bandung, DAJJAL, resmi kembali menggebrak skena musik ekstrem Indonesia melalui perilisan single terbaru bertajuk “Obtuse” yang dirilis pada 14 Juni 2026. Lagu ini menjadi penanda kebangkitan DAJJAL setelah lama vakum sekaligus menghadirkan amukan musikal yang sarat kritik terhadap fenomena sosial dan budaya yang dianggap memelihara kebodohan.
Mengusung karakter death metal agresif, “Obtuse” menyajikan atmosfer gelap, brutal, dan penuh kemarahan. Dari sisi lirik, lagu ini mengangkat tema sinisme terhadap dogma, manipulasi, dan ketidaktahuan yang terus dipuja dalam kehidupan modern.
Menurut DAJJAL, “Obtuse” bukan sekadar karya musik ekstrem, tetapi juga bentuk perlawanan terhadap realitas sosial yang dianggap semakin kehilangan nalar kritis.
“Ini bukan sekadar lagu, melainkan amukan terhadap sistem yang merayakan ketidaktahuan. Kami kembali untuk memastikan telinga kalian tidak akan pernah merasa tenang,” ungkap DAJJAL.
Produksi Single “Obtuse”
– Genre: Death Metal
– Tema Lirik: Sinisme dan kritik sosial
– Produser: Dendy Benduh / Demigod13 Studio
– Distribusi Digital: Coexist Music
Single “Obtuse” sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Deezer, hingga Bandcamp mulai 14 Juni 2026. Bersamaan dengan perilisan audionya, DAJJAL juga menghadirkan video musik bernuansa hitam-putih (BW) yang tayang melalui kanal YouTube resmi mereka.
DAJJAL Kembali Membawa Identitas Death Metal Tanpa Kompromi
DAJJAL dikenal sebagai unit death metal yang lahir dari semangat perlawanan dan konsisten menghadirkan musik ekstrem tanpa kompromi. Terinspirasi oleh berbagai band legendaris dunia, DAJJAL tetap mempertahankan identitas lokal dengan nuansa gelap yang merepresentasikan sisi paling kelam dari sifat manusia.
Melalui “Obtuse”, DAJJAL menegaskan eksistensinya di skena musik metal Indonesia sekaligus menawarkan karya yang keras, brutal, dan penuh pesan kritis bagi para penikmat musik ekstrem.
