× Beranda > Musik > Event > IIMS 2026 Resmi Dibuka, Optimisme Industri Otomotif Indonesia Menguat
Posted in

IIMS 2026 Resmi Dibuka, Optimisme Industri Otomotif Indonesia Menguat

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi dibuka di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pembukaan dilakukan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan menjadi penanda bangkitnya optimisme industri otomotif nasional di awal tahun 2026.

Agus Gumiwang menegaskan industri otomotif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan IIMS 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan konsumen, mendorong inovasi, memperluas investasi, serta mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan.

Kinerja IIMS dalam tiga tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Nilai transaksi meningkat dari Rp5,3 triliun pada 2023, naik menjadi Rp6,7 triliun di 2024, dan mencapai Rp8 triliun pada 2025. Pada IIMS 2026, penyelenggara menargetkan transaksi melampaui Rp8 triliun dengan jumlah pengunjung mencapai 579.337 orang.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyampaikan IIMS 2026 digelar dengan skala lebih besar. Area pameran diperluas hingga Grand Hall dan Gambir Expo. Mengusung tema “Your Infinite Autotainment Experience”, IIMS 2026 tidak hanya menampilkan produk otomotif, tetapi juga memadukan hiburan, olahraga, dan edukasi.

Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menjelaskan pameran berlangsung selama 11 hari, mulai 5 hingga 15 Februari 2026. Sejumlah program baru berkonsep sportainment dan edutainment dihadirkan untuk memperkuat ekosistem otomotif nasional.

IIMS 2026 menghadirkan 62 merek kendaraan roda dua dan roda empat di area seluas 156.170 meter persegi. Selain pameran otomotif, pengunjung juga dapat menikmati IIMS Infinite Live yang menampilkan musisi papan atas, termasuk Sheila on 7, sebagai daya tarik tambahan.

Dengan dukungan mitra strategis dari sektor perbankan, pembiayaan, energi, dan kendaraan listrik, IIMS 2026 diharapkan menjadi katalis pemulihan sekaligus pendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia sepanjang 2026.