Band alternative reggae asal Tangerang Selatan, Palm Trees, resmi merilis single terbaru berjudul “Gojod Bae” berkolaborasi dengan Tebsky. Lagu ini menjadi pernyataan sikap Palm Trees terhadap realitas sosial generasi muda yang terjebak dalam zona nyaman dan stagnasi hidup.
“Gojod Bae” terinspirasi dari istilah Betawi yang merepresentasikan sikap pasrah tanpa usaha—nongkrong tanpa arah, menunda mimpi, dan berhenti bergerak. Alih-alih menyampaikan kritik dengan nada menggurui, Palm Trees memilih pendekatan lugas, jujur, dan penuh energi.
Single ini juga memiliki akar cerita yang kuat. “Gojod Bae” merupakan kelanjutan napas kreatif dari materi lama yang pernah tumbuh bersama The Jalu, band asal Jelupang—wilayah yang sama dengan titik awal perjalanan Palm Trees. Lagu lama itu kini dihidupkan kembali dengan sudut pandang baru, konteks yang relevan, serta semangat yang lebih berani.
Menariknya, keresahan sosial dalam lagu ini tidak disajikan dalam bentuk keluhan. Justru sebaliknya, “Gojod Bae” hadir sebagai dorongan untuk bangkit. Vokal Aryo dan Tebsky terdengar seperti seruan langsung agar pendengar berhenti diam dan mulai melangkah. Kritik berubah menjadi ajakan, sindiran menjelma motivasi.
Kolaborasi Palm Trees dan Tebsky membuat lagu ini terasa hidup, dinamis, dan membumi—seperti percakapan keras di tengah keramaian kampung. Tidak menawarkan solusi instan, namun memantik keberanian untuk bergerak.
“Kami ingin menyampaikan keresahan tanpa terjebak putus asa. ‘Gojod Bae’ adalah ajakan untuk terus bergerak,” ujar Palm Trees.
“Gojod Bae” menandai fase baru Palm Trees yang lebih terbuka, lebih vokal, dan tetap berpijak pada realitas sekitar. Sebuah karya yang menghormati cerita lama, sekaligus mendorong pendengarnya untuk melangkah ke depan.
Single “Gojod Bae” – Palm Trees feat. Tebsky kini sudah tersedia di seluruh platform streaming digital.