Nama Kindergarten mungkin belum akrab bagi sebagian pendengar muda. Namun bagi penggemar ska dan musik independen era 90-an, band asal Indonesia ini dikenal lewat energi panggung kuat dan karakter musikal yang matang. Memasuki 2026, Kindergarten menandai fase baru perjalanan mereka dengan formasi terbaru dan album Monolog yang dirilis akhir 2025.
Setelah cukup lama vakum dari sorotan publik, Kindergarten kembali aktif dengan pendekatan yang lebih relevan untuk pendengar lintas generasi. Alih-alih mengandalkan nostalgia, band ini memilih jalur re-introduction—memperkenalkan ulang identitas mereka lewat karya baru dan strategi digital.
Formasi Terbaru Kindergarten
Masuknya Adi “Aboet” sebagai gitaris menjadi salah satu sorotan penting. Aboet dikenal lewat band UFO dan keterlibatannya dalam kompilasi legendaris Ska Klinik melalui lagu “Oh Ibuku”. Pengalamannya di skena ska-punk 90-an memberi warna baru sekaligus energi segar bagi Kindergarten.
Selain Aboet, posisi bass kini diisi Bam, yang dinilai cepat menyatu dengan dinamika band dan memperkuat fondasi musikal mereka.
Formasi Kindergarten saat ini:
Doli – vokal
Ole – saxophone
Bams – bass & backing vocal
Nafi – trumpet
Adi “Aboet” – gitar & backing vocal
Libra – gitar (non-aktif)
Ade – drum
Album Monolog, Reflektif dan Tetap Renyah
Album terbaru Monolog resmi dirilis pada 5 Desember 2025. Secara musikal, album ini menampilkan sisi Kindergarten yang lebih reflektif dan easy listening, tanpa meninggalkan akar ska yang menjadi identitas mereka sejak awal.
Monolog dirancang sebagai pintu masuk bagi pendengar baru, sekaligus pengikat bagi penggemar lama yang mengikuti perjalanan band ini sejak era 90-an. Album tersebut kini tersedia di seluruh platform streaming digital.
Agenda dan Arah 2026
Sepanjang 2026, Kindergarten menyiapkan sejumlah langkah strategis:
Re-introduction ke audiens nasional
Aktivasi digital dan konten musik
Kembali aktif tampil di panggung mulai semester kedua 2026
Menjangkau pendengar lintas generasi
Di tengah stigma “band lama” atau istilah populer bapak-bapak ngeband, Kindergarten justru hadir dengan narasi berbeda: pengalaman panjang, kedewasaan musikal, dan semangat eksplorasi yang masih relevan untuk hari ini.