× Beranda > Musik > Event > Dream Theater Rayakan 40 Tahun Karier di Jakarta: “An Evening with Dream Theater – 40th Anniversary Tour 2026”
Posted in

Dream Theater Rayakan 40 Tahun Karier di Jakarta: “An Evening with Dream Theater – 40th Anniversary Tour 2026”

Legenda progressive metal dunia, Dream Theater, sukses menggetarkan Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, dalam konser “An Evening with Dream Theater – 40th Anniversary Tour 2026”, Jumat (7/2/2026). Ribuan penggemar musik rock dan metal memadati arena, menjadikan Jakarta bagian penting dari perayaan empat dekade perjalanan band asal Amerika Serikat tersebut.

Dipromotori Rajawali Indonesia, konser ini bukan sekadar selebrasi usia, melainkan momen bersejarah dengan kembalinya formasi klasik Dream Theater: James LaBrie, John Petrucci, John Myung, Jordan Rudess, dan Mike Portnoy. Jakarta menjadi saksi reuni emosional setelah lebih dari satu dekade Portnoy meninggalkan band, sekaligus menjadikannya salah satu pertunjukan paling berkesan dalam rangkaian tur Asia Dream Theater 2026.

Mengusung konsep “An Evening With”, Dream Theater tampil non-stop hampir tiga jam, menyajikan repertoar lintas era yang merepresentasikan evolusi musikal mereka. Konser ini kian istimewa karena bertepatan dengan satu tahun perilisan album Parasomnia (7 Februari 2025), album yang menandai kembalinya Mike Portnoy sebagai drummer.

“Tonight is even more special because it marks exactly one year since Parasomnia was released. And we’re celebrating it here with you, our lovely fans from Indonesia,” ujar James LaBrie di tengah penampilan.

Melalui konser perayaan 40 tahun ini, Dream Theater kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai band, tetapi institusi dalam sejarah musik progresif dunia. Konsistensi, eksplorasi musikal, dan soliditas antarpersonel terus berevolusi melampaui waktu.

“Malam ini membuktikan Dream Theater adalah institusi musik. Kami bangga dapat menghadirkan reuni bersejarah ini di hadapan publik Indonesia yang memiliki apresiasi tinggi terhadap musik progresif,” kata Anas Alimi, perwakilan Rajawali Indonesia.

Konser ini sekaligus mengukuhkan era Parasomnia di Jakarta—sebuah malam monumental bagi penggemar dan tonggak penting dalam sejarah musik progresif di Indonesia.