Musisi eńau resmi merilis single kolaborasi terbarunya bersama Ari Lesmana bertajuk “Sesi Potret”. Lagu ini menjadi ruang pertemuan emosional dua karakter vokal yang kuat, membahas tema kehilangan, penyesalan, dan waktu yang tak pernah bisa diulang.
Dikenal lewat lirik-lirik reflektif dan jujur, eńau kembali menempatkan keintiman emosi sebagai inti karyanya. Dalam proyek ini, ia menggandeng Ari Lesmana, vokalis dengan karakter suara ekspresif yang memberi dimensi baru pada narasi lagu.
Lagu tentang Waktu yang Datang Tanpa Aba-Aba
“Sesi Potret” ditulis pada awal November 2025. Lagu ini terinspirasi dari kisah nyata orang-orang di sekitar eńau dan istrinya, tentang duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, serta kerinduan mendalam terhadap sosok yang telah pergi.
Lebih dari sekadar kisah personal, lagu ini menjadi pengingat tentang pentingnya waktu bersama orang-orang tercinta. Gengsi, jarak, dan kesibukan sering kali membuat pertemuan tertunda—hingga akhirnya terlambat.
Produksi Intim dengan Sentuhan Emosional
Untuk urusan produksi, eńau mempercayakan “Sesi Potret” kepada Kevin Pangestu sebagai produser musik. Setelah aransemen rampung, Ari Lesmana kemudian diajak bergabung untuk menghidupkan cerita dari sudut pandang yang berbeda, namun saling melengkapi.
Proyek ini turut melibatkan:
Kevin Pangestu – gitar & produser
Ryan Wijaya – bass
Syade Rian – drum
Mulia Kennedy – kontribusi penulisan lirik
Lirik kemudian disempurnakan bersama Ari Lesmana, memperkuat pesan emosional lagu.
Musik yang Tidak Lantang, Tapi Menghantam Perasaan
Kolaborasi eńau x Ari Lesmana menegaskan bahwa musik tidak harus keras untuk terasa kuat. Dari keheningan, kejujuran, dan kesederhanaan, “Sesi Potret” justru menemukan maknanya.
Single “Sesi Potret” resmi dirilis pada 30 Januari 2026 dan sudah tersedia di seluruh platform digital streaming. Video musiknya juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi aku.enau.