Musisi nyentrik asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Juan Reza, kembali meramaikan skena musik pesta Indonesia lewat single terbarunya bertajuk “Badansa”. Lagu ini menjadi penanda konsistensi Juan Reza dalam memadukan musik modern dengan akar budaya timur Indonesia.
Setelah sukses besar lewat lagu kolaborasi “GACOR” bersama Ecko Show—yang meraih lebih dari 834 ribu tayangan di YouTube hanya dalam tiga minggu dan viral di TikTok serta Instagram Reels—Juan Reza kini menghadirkan energi baru yang lebih segar dan berkarakter.
Kolaborasi Juan Reza, Niken Soge, dan Mendy
Dalam “Badansa”, Juan Reza menggandeng dua talenta asal Indonesia timur, Niken Soge dan Mendy. Niken Soge menyumbangkan vokal kuat bernuansa etnik yang memberi warna khas, sementara Mendy berperan penting dalam membangun aransemen modern dengan beat pesta yang catchy dan mudah diingat.
Kolaborasi ini membuat “Badansa” terasa lebih hidup dan relevan sebagai lagu pesta lintas generasi.
Musik Pesta dengan Identitas NTT
Meski dibalut beat elektronik modern, “Badansa” tetap mempertahankan identitas musik NTT. Unsur perkusi tradisional hingga sentuhan nada sasando yang dimodernisasi terdengar jelas tanpa menghilangkan energi pesta.
Pendekatan ini menjadi ciri khas Juan Reza: musik budaya yang tidak berat, namun tetap otentik dan mudah dinikmati publik luas.
Lirik Sederhana, Energi Perayaan
Lirik “Badansa” disusun lugas dan penuh semangat kebersamaan. Lagu ini mengangkat momen bahagia—menari, berkumpul, dan merayakan hidup—sehingga cocok dijadikan soundtrack berbagai acara, mulai dari pesta keluarga hingga festival musik.
Bukti Musik Timur Makin Mendunia
Rilisan “Badansa” kembali menegaskan bahwa musik dari wilayah timur Indonesia tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga semakin dilirik secara internasional. Juan Reza menjadi salah satu musisi yang konsisten membawa identitas daerah ke panggung populer dengan cara yang segar dan relevan.
Dengan “Badansa”, Juan Reza sekali lagi membuktikan diri sebagai salah satu motor penggerak musik pesta Indonesia berbasis budaya timur.