× Beranda > Musik > Single > Morbid Murka! “Tak Punya Hati” Jadi Teriakan Metal soal Bencana Sumatera
Posted in

Morbid Murka! “Tak Punya Hati” Jadi Teriakan Metal soal Bencana Sumatera

Morbid kembali bersuara. Band metal legendaris asal Medan ini merilis single terbaru berjudul “Tak Punya Hati”, sebuah teriakan keras yang mewakili amarah dan kelelahan warga Sumatera akibat lambatnya penanganan bencana oleh pemerintah.

Morbid, band heavy metal legendaris asal Medan, kembali menegaskan eksistensinya lewat single terbaru berjudul “Tak Punya Hati”.

Dirilis melalui HoldFast Records, lagu ini menjadi bentuk kritik sosial atas lambatnya respons dan minimnya kepedulian pemerintah dalam menangani bencana di wilayah Sumatera.

Terbentuk sejak 1991, Morbid merupakan pionir metal Medan. Di awal perjalanan, mereka dikenal lewat cover Metallica dan Sepultura sebelum menciptakan karya sendiri. Lagu “Rekayasa” dan “On Death and Dying” bahkan menjadi anthem komunitas metal Medan pada era 1990-an. Setelah lama vakum, Morbid bangkit kembali pada 2025 dengan formasi terbaru: Didi (vokal), Ade (drum), Franslay (bass), dan Keykey (gitar).

Dalam “Tak Punya Hati”, Morbid mengusung karakter metal old school yang dikemas dengan sound modern—keras, agresif, dan penuh tekanan emosional. Lagu ini menyuarakan kegelisahan masyarakat yang merasa diabaikan saat menghadapi bencana seperti banjir dan longsor, yang kerap terjadi namun dinilai tak mendapat penanganan cepat dan serius.

“Lagu ini bukan untuk memojokkan, tapi mengetuk hati. Kami melihat langsung bagaimana warga berjuang sendiri saat bencana terjadi,” ungkap Morbid. Melalui musik, mereka menyampaikan keresahan yang selama ini terpendam.

Secara lirik, “Tak Punya Hati” menyoroti berbagai realitas di lapangan, mulai dari keterlambatan bantuan, minimnya perhatian pada korban, buruknya koordinasi, hingga suara rakyat yang tak terdengar. Vokal penuh amarah dari Didi berpadu dengan riff gitar tajam Keykey, sementara gebukan cepat Ade di drum menggambarkan kepanikan masyarakat di situasi darurat.

Morbid berharap lagu ini menjadi pengingat bahwa keselamatan warga tidak bisa ditunda. “Kami hanya ingin pemerintah lebih sigap, lebih hadir, dan lebih manusiawi. Bencana bukan lagi kejadian langka, ini realitas yang butuh tindakan nyata,” tegas Didi.

Single “Tak Punya Hati” kini sudah tersedia di seluruh platform