DJ dan produser asal Indonesia, Whisnu Santika, kembali dipercaya tampil di Tomorrowland Belgium 2026, salah satu festival musik elektronik paling prestisius di dunia. Festival ini akan digelar di Boom, Belgia, pada Juli 2026.
Ini menjadi penampilan kedua Whisnu Santika di Tomorrowland, menegaskan konsistensinya di kancah musik elektronik global. Undangan tersebut mencerminkan pengakuan terhadap kualitas artistik, profesionalitas, serta relevansinya di tengah dinamika industri musik elektronik internasional.
“Diundang kembali ke Tomorrowland bukan sekadar pencapaian, tetapi proses belajar dan ruang untuk memperluas perspektif serta menjangkau audiens yang lebih luas,” ujar Whisnu Santika.
Tomorrowland dikenal memiliki kurasi ketat, dengan ratusan DJ terpilih dari berbagai negara yang tampil di lebih dari 15 panggung tematik, disaksikan ratusan ribu penonton dari seluruh dunia. Karena itu, kehadiran Whisnu dinilai bukan hanya soal popularitas, melainkan bentuk kepercayaan terhadap kualitas dan konsistensi bermusik.
“Bukan soal seberapa sering tampil, tapi soal dipercaya menjadi bagian dari cerita mereka. Itu yang paling membanggakan,” tambahnya.
Kehadiran pencipta lagu Cartel, Yalla Habibi, dan Mambo Jambo ini juga membawa makna penting bagi skena musik elektronik Indonesia. Di tengah dominasi musisi Eropa dan Amerika Utara, Whisnu membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pasar, tetapi juga produsen talenta global.
“Saya merasa membawa nama yang lebih besar dari diri saya sendiri. Ada komunitas dan banyak musisi Indonesia yang tumbuh bersama. Semoga ini membuka jalan lebih luas,” kata Whisnu.
Tomorrowland Belgium 2026 akan berlangsung selama dua akhir pekan, 17–19 Juli dan 24–26 Juli 2026. Festival ini dikenal sebagai pertemuan lintas musik, seni visual, teknologi, dan pariwisata global, sekaligus barometer perkembangan musik elektronik dunia.