Setelah lagu dirilis, langkah selanjutnya sangat krusial untuk memastikan lagu tersebut didengar, dikenal, dan berdampak. Berikut ini langkah-langkah penting yang bisa dilakukan oleh musisi, manajer, atau tim promosi:
1. Distribusi ke Platform Musik Digital (DSP)
Jika belum dilakukan sebelum rilis, pastikan lagu:
Tersedia di semua platform utama (Spotify, Apple Music, YouTube Music, Joox, Deezer, TikTok, dll.)
Gunakan agregator seperti: DistroKid, Tunecore, Believe, Ditto, atau local DSP partner seperti Soundcation/INSPIRE.ID untuk distribusi global.
2. Promosi Digital & Media Sosial
Setelah rilis:
Buat cuplikan lagu untuk Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts.
Pakai tren atau hashtag sesuai genre (#NewMusicFriday, #IndoHits, dll).
Ajak audiens ikut serta: challenge, duet, konten reaction.
Unggah behind-the-scenes, cerita lirik, atau proses rekaman.
3. Pitching ke Playlist dan Media
Submit ke Spotify for Artists (minimal 7 hari sebelum rilis, tapi tetap bisa pasca rilis).
Hubungi kurator playlist lokal & global.
Kirim siaran pers ke media musik (Dapurletter, Pophariini, Gigsplay, Rolling Stone Indonesia, dll).
Kirim materi ke radio dan komunitas musik.
4. Bangun Engagement Audiens
Balas komentar & DM.
Ajak fans membuat konten user-generated (UGC).
Buat kuis, polling, atau Q&A soal lagu.
5. Rilis Video Musik atau Visualizer
Jika belum ada, rilis:
Official Music Video.
Lyric Video.
Visualizer (looping aesthetic untuk YouTube).
Video bisa menaikkan traffic dan retensi pendengar.
6. Monitor Statistik
Pantau melalui:
Spotify for Artists
YouTube Studio
Instagram/TikTok analytics
Lihat: dari mana pendengar datang? Kota? Umur? Gender? Lagu apa yang mereka sukai setelah mendengar singlemu?
7. Daftarkan Lagu ke Lembaga Royalti & Metadata
Daftar lagu ke:
WAMI/KCI/RAI untuk royalti performing rights
LMK dan Lembaga Publisher untuk komposisi & publishing rights.
Daftarkan ISRC dan metadata dengan benar (judul, penulis, produser, label).
8. Rancang Aktivitas Lanjutan
Buat rencana konten minggu ke-2, ke-3, dst (remix, live acoustic version, collab).
Siapkan jadwal manggung (showcase, tur kecil, open mic, podcast musik).
Siapkan rilis berikutnya, misal: EP, kolaborasi, atau versi live.
9. Cari Review & Testimoni
Minta feedback dari fans, media, kritikus.
Posting review di sosial media atau press kit.
Gunakan kutipan testimoni untuk branding.
10. Bangun Cerita / Narasi Artistik
Ceritakan makna lagu, proses kreatif, atau latar belakang personal.
Gunakan cerita ini di setiap promosi (bio, wawancara, live, caption).
Merilis lagu hanyalah permulaan. Langkah setelah rilis menentukan apakah lagu hanya numpang lewat atau bertahan dan berkembang.
Fokuslah pada distribusi, promosi aktif, engagement, dan pelacakan data agar lagu kamu benar-benar sampai ke telinga dan hati pendengar yang tepat.