Album “Menang Atau Mati” Pembuktian Totalitas Dari KUDETA

Album “Menang Atau Mati” Pembuktian Totalitas Dari KUDETA

Membuktikan eksistensi karir dan keseriusannya dalam berkarya, KUDETA merilis album perdana pada tanggal 30 September 2023 di Bekasi, Jawa Barat, dengan judul “MENANG ATAU MATI” di bawah naungan records yang mereka bangun sendiri dengan nama “Gladiator Media Perkasa Records”. Album ini dirilis dalam bentuk CD maupun dapat diakses di semua digital platform.

Terbentuk di bulan Maret 2018, KUDETA mengusung genre metalcore, berhasil menarik perhatian pecinta musik keras di Indonesia dengan meluncurkan beberapa karya single yang dirilis secara digital; “Revolusi Jiwa” 14 Desember 2019, “Menang atau Mati” 16 Mei 2020 dan “Nurani Jiwa” 15 September 2020.

Nama album perdana KUDETA diambil dari judul single kedua mereka (“Menang atau Mati”) yang merespon perjuangan seluruh umat manusia di tengah situasi pandemi Covid-19, dengan harapan walaupun badai pandemi tersebut sudah berlalu, kita tetap harus berpikir positif dan memiliki semangat berjuang untuk menjalani segala liku hidup di dunia.

MENANG ATAU MATI adalah sebuah album Mahakarya dari KUDETA yang dapat didengar dalam bentuk CD album atau melalui seluruh music digital platform. Album ini beramunisikan tujuh buah lagu:

1. We Are Kudeta

2. Revolusi Jiwa

3. Agama

4. Menang Atau Mati

5. Nurani Jiwa

6. Kerangka Ragaku

7. Camouflage

Tiga lagu di dalamnya merupakan single yang pernah dirilis dan melengkapi empat lagu baru yang semakin melengkapi warna musik KUDETA.

Pengalaman musikal dari setiap personil KUDETA membuat karya dalam album ini memilki karakter yang unik. Sebut saja NURANI JIWA, lagu ini hadir dengan sentuhan Modern Rock Ballads, Heavy Metal, Metal Core dan Orchestra. Petikan dan lick gitar dari Hinhin dan Aank di bagian awal lagu membuat para GLADIATOR (sebutan untuk penggemar musik KUDETA) dibuat penasaran akan keseluruhan komposisi karya tersebut.

Dalam proses produksi, album ini bekerja sama dengan Agung Hellfrog dari BURGERKILL sebagai Music Producer sekaligus gitaris tamu pada bagian Lead Guitar Nurani Jiwa. Hal tersebut membuat setiap karya KUDETA tetap pada jalurnya sebagai musik yang keras, lugas, cerdas dan sarat akan makna.

Selain Agung Hellfrog, beberapa musisi tanah air turut terlibat dalam komposisi album ini, Balum Alone At Last hadir pada lead guitar lagu “Kerangka Ragaku”, Ajeng Gugat turut berteriak dalam lagu “Agama” dan Alvin Witarsa didaulat untuk membalut lagu “Nurani Jiwa” dengan sentuhan orkestra yang sangat berkelas. Komposisi yang dihadirkan oleh mereka semakin memperkaya dan melengkapi energi serta kualitas musikal dari penyampaian pesan moral nan religius dalam album ini.

Tidak tanggung dalam penggarapan karya dalam albumnya, Vicky Prasetyo menginisiasi untuk mengerjakan mixing dan mastering audionya langsung oleh Machine di Amerika Serikat. Machine merupakan produser Lamb Of God. Selain itu, dia juga bekerjasama dengan Suicide Silence dan King Crimson. Sentuhan dari Machine membuat kualitas audio album KUDETA setara dengan band metal kelas dunia lainnya.

Arie Dote yang mewakili Tim Produksi serta Management berharap karya-karya KUDETA ini dapat diterima oleh masyarakat pencinta musik di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. “Semoga mahakarya ini menjadi hits yang memberikan warna baru dalam industri musik masa kini dan masa yang akan datang. Semoga kita semua diberkati semangat MENANG ATAU MATI layaknya Gladiator yang sedang bertempur di arena. Aamin,” ujarnya.

 

KUDETA:

Vicky Prasetyo (Vokal)

Omi Mastin (Gitar)

Hinhin Agung Daryana (Gitar)

Manyun Seico (Bass)

Rifki13 (Drum)

Musik