Kemeriahan Synchronize Festival 2026 Hari Kedua: Gelombang Nostalgia, Drama Musikal, hingga Kejutan Hindia

Tidak hanya menawarkan deretan musisi papan atas, hari kedua festival ini menjadi saksi ragam penampilan eksklusif, kolaborasi lintas genre, hingga pertunjukan musikal yang meninggalkan kesan mendalam.

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Energi ribuan “warga-wargi” kembali tumpah ruah di Gambir Expo Kemayoran. Setelah sukses menghentak di hari pertama, Synchronize Festival 2026 berlanjut ke hari kedua dengan intensitas yang justru semakin berlipat ganda. Tidak hanya menawarkan deretan musisi papan atas, hari kedua festival ini menjadi saksi ragam penampilan eksklusif, kolaborasi lintas genre, hingga pertunjukan musikal yang meninggalkan kesan mendalam.

 

Antusiasme Penonton Membludak Sejak Gerbang Dibuka

Tanda-tanda kesuksesan hari kedua sudah terlihat sejak jam-jam pertama. Kerumunan penonton langsung memadati berbagai area panggung dengan antusiasme tertinggi.

Momen “naik kelas” sukses dibuktikan oleh unit pop asal Bandung, Alkateri. Setelah tahun lalu tampil di Gigs Stage, tahun ini mereka mengguncang Forest Stage pada pukul 4 sore. Membawa sejumlah musisi kolaborator, penampilan Alkateri sukses membius lautan penonton.

Di waktu yang berdekatan, Jo Soegono membuka Gigs Stage dengan lantunan bossanova yang intim. Antrean mengular panjang demi menyaksikan sang solois, membuktikan bahwa musiknya telah melekat kuat di telinga warga-wargi. Sementara itu, Wali yang didapuk sebagai pembuka Dynamic Stage sukses memanaskan suasana sore dengan tembang-tembang hits bernuansa religi dan komedi, meneruskan tradisi The Changcuters di hari sebelumnya.

 

Panggung Spesial dan Eksplorasi Teatrikal

Synchronize Festival 2026 tidak hanya tentang konser musik konvensional, tetapi juga eksplorasi seni pertunjukan. Hari kedua menghadirkan sejumlah set teatrikal yang memukau:

Drama Musikal Rizky Febian & Mahalini: Tampil di Dynamic Stage, pasangan solois ini menghadirkan konsep drama musikal yang menceritakan dinamika pasangan karier dan cinta mereka terhadap sang buah hati, Selina. Diiringi strings section dan tata panggung menyerupai ruang tamu, penampilan ini sukses menyentuh hati penonton.

Baca Juga :  Ardhito Pramono Gugat Sony Music Indonesia Terkait Royalti, Sidang Perdana Digelar 27 Agustus 2026

MALIQ & D’Essentials x Jakarta Movin: Merayakan eksistensi 25 tahun, MALIQ membawa kembali Konser Musikal Senja Teduh Pelita. Kolaborasi dengan Jakarta Movin mempertegas kualitas pertunjukan ini sebagai salah satu teater musikal terbaik.

Tribute to Warkop DKI: Nostalgia komedi tersaji di Forest Stage lewat penampilan GJLS, Duo Bahlul, Orkes Nunung CS, dan legenda hidup Indro Warkop. Momen puncak terjadi saat lagu ikonik “Nyanyian Kode” dikumandangkan bersama.

Float – 3 Hari Untuk Selamanya: Membawakan pertunjukan spesial di Forest Stage, Float sukses menghidupkan kembali soundtrack masa muda banyak orang. Penampilan ini semakin sempurna dengan kehadiran Adinia Wirasti (pemeran Ambar) di tengah kerumunan penonton.

 

Magnet Distric Stage: Reuni Girl Group dan Emo Revival

Kata yang paling tepat untuk menggambarkan District Stage di hari kedua adalah “Nostalgia”. Dibuka oleh penampilan syahdu Bernadya, panggung ini kemudian bertransformasi menjadi mesin waktu.

Warga-wargi diajak kembali ke era keemasan girl group Indonesia lewat penampilan spesial yang menggabungkan Chibi Chibi, G String, Princesstale, Super Girlies, dan 7 Icons bersama Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, SIVIA, dan Jebung.

Transisi ekstrem namun brilian terjadi setelahnya. Pasukan Emo Revival (Alone At Last, Friends of Mine, Killed by Butterfly, Killing Me Inside Reunion, Side-B, dan The Side Project) mengambil alih panggung. Pemandangan moshpit dan headbanging massal menjadi bukti sahih betapa genre ini masih memiliki tempat khusus di hati penonton.

 

Kejutan Eksklusif dan Rerata Kemeriahan Lintas Genre

Baca Juga :  Bigu Festival 2025 Sebarkan Lineup Fase 2: Ada Raisa, Nadin Amizah, dan Lainnya

Kejutan spesial datang dari Hindia yang masuk ke dalam lineup secara last minute. Setelah sempat hiatus, Hindia kembali membawakan “Post Order Set” bersama Blue Valley Radio. Memaksimalkan visual megah Dynamic Stage dan tata cahaya apik, Hindia menyisipkan ragam pesan sosial di sepanjang penampilannya.

 

Kemeriahan panggung lainnya di hari kedua juga patut diacungi jempol:

XYZ Stage & Forest Stage: Sajama Cut (Deluxe Set) tampil memukau bersama kolaborator seperti Alkateri, Eleanor Whisper, dan Sunwich. Momen ‘comeback’ Pijar, hingga kolaborasi full house The Paps x Rub of Rub turut menjadi sorotan.

Panggung Keluarga: Ayu Ting Ting memberikan kejutan dengan membawa Ayah Ojak dan putrinya, Bilqis, ke atas panggung.

Gigs & Panggung Getar: Rombongan distorsi dari Mad Madmen, Masakre, dan Alice memanaskan Gigs Stage. Sementara Panggung Getar diisi oleh OM PMR, Orkes Ndugal NDGJ, dan Tahlilan.

Oleng Upuk: Area ini menjadi pusat lantai dansa tanpa henti bersama Aneka Nada Selekta, Jiwa Jiwa, hingga DJ Desa x Fahmy Fay yang sukses “menghasut” warga-wargi untuk terus berjoget hingga larut malam.

Hari kedua ditutup dengan epik oleh aksi Souljah dan The Panturas di District dan Forest Stage, serta penampilan spesial dari kolektif hipdut ANTINRML di Dynamic Stage.

Rangkaian keseruan Synchronize Festival 2026 masih menyisakan satu hari pamungkas pada Minggu, 18 Oktober 2026. Jangan lewatkan klimaks dari edisi kesebelas ini, yang akan ditutup oleh penampilan spesial Timur Basudara. Tiket resmi masih dapat diakses melalui situs www.synchronizefestival.com.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Synchronize Fest 2026 Hari Ketiga: Perayaan Musik Lintas Generasi Tutup Festival dengan Kolaborasi Istimewa
Synchronize Festival 2026 Masuki Hari Terakhir, Reality Club x Phum Viphurit hingga .Feast Siap Meriahkan Panggung
Magnumotion x Doomsday Open Air 2026 Guncang Bandung: Episentrum Musik Keras Lintas Generasi di Laswi Heritage
Formasi Baru! Band Rap Rock Jakarta ‘Burning Impact’ Siap Rilis Mini Album dan Single Terbaru
Cyrocist Lepas Demo ‘Dossier MMXXVI’ via BrutalMind Records, Bawa Konsep Gelap Kasus Tak Terpecahkan
BILLKISS Buka Gema Pemuda 2026 di Kota Tua Jakarta, Bawakan 4 Lagu Andalan dan Disambut Meriah
heiakim Gandeng Hatsune Miku di Single “Giddy!”, Perpaduan Hyperpop dan J-Pop yang Penuh Energi
9 Dewa Gitar Satukan Legenda Musik Indonesia di Konser Guns N’ Roses Jakarta 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Synchronize Fest 2026 Hari Ketiga: Perayaan Musik Lintas Generasi Tutup Festival dengan Kolaborasi Istimewa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Synchronize Festival 2026 Masuki Hari Terakhir, Reality Club x Phum Viphurit hingga .Feast Siap Meriahkan Panggung

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Kemeriahan Synchronize Festival 2026 Hari Kedua: Gelombang Nostalgia, Drama Musikal, hingga Kejutan Hindia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:20 WIB

Magnumotion x Doomsday Open Air 2026 Guncang Bandung: Episentrum Musik Keras Lintas Generasi di Laswi Heritage

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Cyrocist Lepas Demo ‘Dossier MMXXVI’ via BrutalMind Records, Bawa Konsep Gelap Kasus Tak Terpecahkan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!