The Weeknd resmi menutup rangkaian konsernya di Indonesia melalui penampilan malam kedua After Hours Til Dawn Tour di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Minggu (27/9/2026).
Konser tersebut menjadi penutup lawatan The Weeknd di Indonesia sekaligus bagian dari leg terakhir After Hours Til Dawn Tour di Asia. Selama dua malam, 26 dan 27 September 2026, penyanyi asal Kanada itu menghadirkan produksi konser berskala besar yang memadukan musik, koreografi, tata cahaya, efek panggung, serta visual futuristis.
Kehadiran The Weeknd di Jakarta menjadi momen yang telah lama dinantikan penggemar. Setelah hampir satu dekade sejak kunjungan sebelumnya ke Indonesia, Abel Makkonen Tesfaye akhirnya kembali menyapa penggemarnya melalui dua pertunjukan berturut-turut di JIS.
Patung Robot Emas Jadi Pusat Perhatian
Sejak memasuki area konser, penonton sudah disambut elemen visual yang menjadi salah satu identitas utama produksi After Hours Til Dawn Tour.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah patung robot berlapis emas setinggi 12 meter karya seniman Jepang, Hajime Sorayama.
Patung tersebut bukan sekadar dekorasi panggung. Robot raksasa itu menjadi bagian dari konsep visual pertunjukan dan dilengkapi berbagai efek khusus.
Pada bagian tertentu konser, mata robot memancarkan laser. Struktur patung juga dapat bergerak berputar hingga 360 derajat dan disertai efek asap, menciptakan atmosfer futuristis yang semakin kuat sepanjang pertunjukan.
Perpaduan antara instalasi seni, pencahayaan, efek visual, dan musik membuat panggung JIS terasa seperti sebuah dunia tersendiri yang menjadi bagian dari narasi konser The Weeknd.
The Weeknd Singgung Energi Penonton Jakarta
Sebelum memasuki rangkaian utama konser malam kedua, The Weeknd sempat mengingat kembali pengalaman tampil pada malam sebelumnya.
Ia mengaku terkesan dengan respons penonton Jakarta yang memenuhi JIS.
“Harus kukatakan, malam pertama di Jakarta benar-benar meriah. Mereka menari, bernyanyi, dan melompat-lompat,” kata The Weeknd dari atas panggung.
Ia kemudian mengajak penonton malam kedua untuk kembali menunjukkan energi yang sama.
“Apakah malam kedua di Jakarta akan lebih baik daripada malam pertama?” tanyanya.
Pertanyaan tersebut langsung disambut sorakan dari ribuan penonton yang memenuhi area konser.
Setlist Menyusuri Berbagai Era Musik The Weeknd
The Weeknd kembali menyusun perjalanan musikal yang mencakup berbagai fase dalam kariernya.
Pertunjukan malam kedua dibuka melalui “Baptized in Fear”, “Open Hearts”, dan “Wake Me Up”. Setelah itu, ia membawa penonton menuju sejumlah lagu yang telah menjadi bagian penting dalam katalog musiknya, termasuk “After Hours”, “Starboy”, “Heartless”, “Faith”, dan “Take My Breath”.
Energi konser kemudian berlanjut melalui “Sacrifice”, “Can’t Feel My Face”, “The Hills”, “Creepin’”, “Out of Time”, “I Feel It Coming”, “Die for You”, serta “Call Out My Name”.
Memasuki bagian akhir pertunjukan, sejumlah lagu populer kembali dimainkan, di antaranya “Save Your Tears”, “Less Than Zero”, “Blinding Lights”, “Without a Warning”, “House of Balloons”, hingga “Moth to a Flame”.
Susunan tersebut menghadirkan perjalanan lintas era, mempertemukan karya-karya dari periode awal The Weeknd dengan materi yang lebih baru dalam satu rangkaian pertunjukan.
The Weeknd: Jakarta Membuatnya Jatuh Cinta
Di tengah pertunjukan, The Weeknd juga menyampaikan kesan personal mengenai Jakarta dan sambutan penggemar selama berada di Indonesia.
Setelah menjalani dua malam konser di JIS, ia mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut membuat hubungannya dengan kota Jakarta terasa semakin kuat.
“Kalian membuatku jatuh cinta pada kalian minggu ini. Kalian benar-benar membuatku jatuh cinta pada kota ini sejak pertama kali aku di sini,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu momen emosional dalam konser malam kedua.
Kembalinya The Weeknd ke Indonesia setelah hampir satu dekade sekaligus mempertemukan sang penyanyi dengan penggemar dalam format pertunjukan yang jauh lebih besar dibanding kunjungan sebelumnya.
Ia juga menegaskan posisi Jakarta dalam perjalanan tur Asia yang tengah berlangsung.
“Selamat datang di After Hours Til Dawn Tour leg terakhir di Asia, leg terakhir di Indonesia. Dan ini malam kedua di Jakarta,” ujarnya.
Moth to a Flame Tutup Perjalanan The Weeknd di Jakarta
Setelah melewati rangkaian lagu, koreografi, laser, asap, tata cahaya, dan visual futuristis, perjalanan After Hours Til Dawn Tour di Jakarta akhirnya mencapai penghujung.
“Moth to a Flame” menjadi lagu penutup yang mengakhiri konser malam kedua The Weeknd di JIS.
Dua malam pada 26 dan 27 September 2026 tersebut menempatkan Jakarta sebagai salah satu persinggahan penting dalam perjalanan tur The Weeknd di Asia.
JIS tidak hanya menjadi lokasi konser, tetapi juga ruang bagi produksi panggung berskala besar yang mempertemukan musik, seni visual, teknologi, dan pengalaman pertunjukan dalam satu kesatuan.
Setelah meninggalkan panggung Jakarta, The Weeknd melanjutkan perjalanan After Hours Til Dawn Tour menuju pemberhentian berikutnya di Asia.
Namun bagi para penggemar di Indonesia, dua malam di JIS menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan tur tersebut—terlebih setelah sang penyanyi secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap energi penonton dan pengalamannya berada di Jakarta.













