Hexakosioihexekontahexafobia Campur Slamming Brutal, Trap, dan Anime dalam Lagu “Binding Vow”

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 12:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Skena musik ekstrem Indonesia kembali kedatangan eksperimen unik. Band slamming brutal death metal asal Jawa Timur, Hexakosioihexekontahexafobia, merilis single terbaru berjudul “Binding Vow” pada 8 Februari 2026.

Band yang sering disebut Hexa ini tidak hanya menghadirkan gempuran slamming brutal death metal, tetapi juga menyuntikkan elemen trap hip-hop dan referensi anime dalam komposisi mereka.

Hasilnya adalah kombinasi yang tidak biasa: brutal, gelap, tetapi juga atmosferik dan modern.

Terinspirasi Trap dan Anime

Lirik lagu “Binding Vow” ditulis oleh vokalis Faisal Aditya melalui pendekatan yang berbeda dari kebanyakan band death metal. Ia mengadopsi teknik rima konsonan yang banyak digunakan dalam hip-hop, terinspirasi dari duo rap gelap $uicideboy$.

Tema liriknya berkutat pada sisi gelap emosi manusia, depresi, hingga konflik batin.

Judul lagu ini juga diambil dari konsep dalam anime populer Jujutsu Kaisen, yaitu Binding Vow, sebuah kontrak spiritual yang dibuat untuk memperkuat kekuatan kutukan.

Baca Juga :  Aura 13 Rilis “Gerbang Kematian”, Kembali dari Hiatus dengan Nuansa Metal Gelap Ritualistik

Visual Simbolik Bertema Kematian

Nuansa kelam lagu ini diperkuat lewat artwork yang digarap Sethis Artwork. Sampulnya menampilkan lima potongan tangan yang tertusuk tombak, masing-masing membentuk huruf D-E-A-T-H dalam bahasa isyarat Amerika.

Visual ini menjadi representasi dari tema kematian dan tekanan psikologis yang diangkat dalam lagu.

Slamming Brutal yang Lebih Segar

Secara musikal, Hexa tetap mempertahankan identitas slamming brutal death metal yang agresif.

Distorsi gitar Mahardika menghantam dengan intensitas tinggi, sementara permainan drum Edo Syahputra bergerak cepat dan konstan seperti piston mesin.

Namun di balik kekerasan tersebut, band ini juga memasukkan sampling anime dan nuansa trap, menciptakan warna baru dalam genre yang sering dianggap stagnan.

Baca Juga :  La Luna Kembali, Hadirkan Single “Semua Pasti Berlalu” untuk Proses Healing Anak Muda

Side Project Musisi Metal Pasuruan–Malang

Hexakosioihexekontahexafobia adalah side project musisi metal dari Pasuruan dan Malang yang terbentuk sejak 2015.

Formasinya terdiri dari:

Faisal Aditya – vokal

Edo Syahputra – drum

Mahardika – gitar

Kesibukan dan jarak antar kota membuat proses kreatif mereka tidak selalu mudah. Namun dari dinamika tersebut lahir identitas musik yang berbeda dari band slamming kebanyakan.

Anomali Baru di Skena Metal Indonesia

Hexa mungkin bukan band untuk semua orang. Namun keberanian mereka mencampurkan slamming brutal death metal, trap, dan anime menunjukkan bahwa musik ekstrem masih bisa berevolusi.

Bagi pendengar yang mencari sesuatu yang lebih dari sekadar distorsi brutal, “Binding Vow” adalah pengalaman yang gelap, intens, dan adiktif.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Doddy Katamsi Meninggal Dunia, Mantan Vokalis Elpamas Berpulang di Usia Perjuangan Melawan Komplikasi Penyakit
Scarlet Lady (Scady) Rilis “Siapa yang Lebih Dulu Hancur”, Angkat Isu Kekerasan terhadap Hewan
Serafesya Rilis “The Box”, Single Pop tentang Kehilangan dan Seni Merelakan Kenangan
PSYCHIC FEVER Rilis Album Kedua DIFFERENT, Tampilkan Eksplorasi Musik Global dan Identitas Tujuh Anggota
Mayangsari Luncurkan single & Music Video “Selama Kita Bersama” pada 14 Oktober 2026, Hadirkan Intimate Showcase di Shamrock Gandaria
Siksakubur Sambut 30 Tahun Perjalanan, Kembalinya Andre Tiranda Jadi Momentum Kebangkitan Death Metal Indonesia
Fe Rilis Single Debut “Selamat Datang”, Lagu Pop tentang Penerimaan Hidup
Keluar dari Label, Manusia Aksara Rilis “TANDA TANYA”, Single Terbaru tentang Kehilangan Jati Diri dan Tekanan Standar Sosial

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Doddy Katamsi Meninggal Dunia, Mantan Vokalis Elpamas Berpulang di Usia Perjuangan Melawan Komplikasi Penyakit

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Scarlet Lady (Scady) Rilis “Siapa yang Lebih Dulu Hancur”, Angkat Isu Kekerasan terhadap Hewan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Serafesya Rilis “The Box”, Single Pop tentang Kehilangan dan Seni Merelakan Kenangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:19 WIB

PSYCHIC FEVER Rilis Album Kedua DIFFERENT, Tampilkan Eksplorasi Musik Global dan Identitas Tujuh Anggota

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Mayangsari Luncurkan single & Music Video “Selama Kita Bersama” pada 14 Oktober 2026, Hadirkan Intimate Showcase di Shamrock Gandaria

Berita Terbaru

error: Content is protected !!