YoRI Rilis “Rumah”, Lagu yang Mengubah Makna Kehilangan Menjadi Rasa Syukur

Lebih dari satu dekade setelah pertama kali tercipta, “Rumah” hadir dengan makna yang berbeda ketika dibawakan oleh YoRI

- Penulis

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

YoRI memperkenalkan “Rumah”, single terbaru yang resmi dirilis pada 5 Oktober 2026 melalui Burakku. Meski baru diperdengarkan kepada publik tahun ini, lagu tersebut sebenarnya telah ditulis sejak 2008 oleh pencipta lagu Vit Alian.

Lebih dari satu dekade setelah pertama kali tercipta, “Rumah” hadir dengan makna yang berbeda ketika dibawakan oleh YoRI. Lagu yang pada awalnya lahir dari kisah kehilangan itu kini berkembang menjadi refleksi tentang keluarga, kesetiaan, dan rasa syukur atas seseorang yang memilih untuk tetap bertahan.

 

Berawal dari Kisah Kehilangan

“Rumah” ditulis Vit Alian pada 2008 setelah terinspirasi dari pengalaman melihat perceraian kedua orang tua seorang temannya. Dari pengalaman tersebut, lagu ini menggambarkan kehilangan sebuah rumah dalam pengertian yang lebih emosional—ketika tempat dan hubungan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan tiba-tiba tidak lagi berada dalam bentuk yang sama.

Namun, ketika sampai di tangan YoRI, “Rumah” justru menemukan perspektif yang berbeda. Bagi YoRI, lagu tersebut menjadi pengingat mengenai keberuntungan memiliki orang tua yang memilih untuk terus bersama dan saling setia. “Mendengarkan ‘Rumah’ justru menghadirkan rasa syukur. Lagu yang sedih ini membuatku melihat kembali kehidupan kedua orang tuaku dan menyadari bahwa kesetiaan adalah sebuah keberuntungan yang tidak dimiliki semua orang,” ujar YoRI.

Makna tersebut semakin kuat setelah YoRI kehilangan sang ayah pada tahun ini. Kepergian tersebut membuatnya kembali melihat perjalanan kedua orang tuanya dan memahami arti kesetiaan secara lebih personal.

Baca Juga :  Buitenstage Vol. 15 Kembali Jadi Ruang Temu Musisi, Karya, dan Komunitas di Bogor

Kedua orang tua YoRI memilih untuk tetap menjadi pasangan yang loyal hingga akhir hayat sang ayah. Pengalaman itu membuat “Rumah” tidak lagi sekadar menjadi lagu tentang kehilangan, tetapi juga sebuah penghormatan terhadap cinta yang mampu bertahan dalam perjalanan panjang kehidupan.

 

“Rumah” sebagai Pilihan untuk Tetap Tinggal

Bagi YoRI, rumah pada akhirnya bukan hanya tentang bangunan atau tempat seseorang dilahirkan dan dibesarkan. Rumah memiliki makna yang jauh lebih personal: tentang seseorang yang memilih untuk tetap hadir. “Bagiku, itulah salah satu makna rumah: bukan sekadar tempat di mana kita dilahirkan atau dibesarkan, tetapi sebuah pilihan untuk tetap tinggal, mencintai, dan hadir bagi seseorang sepanjang perjalanan hidup,” ungkap YoRI.

Perspektif tersebut menjadi inti emosional dari single terbaru ini. “Rumah” mengajak pendengar memikirkan kembali arti pulang: apakah rumah selalu berupa sebuah tempat, atau justru seseorang yang tetap berada di sisi kita ketika keadaan berubah?

Melalui pertanyaan sederhana tersebut, YoRI membawa “Rumah” menjadi lagu yang dekat dengan pengalaman banyak orang—tentang keluarga, kehilangan, cinta, dan hubungan yang bertahan melewati waktu.

 

Aransemen Sederhana untuk Menjaga Keintiman

Dari sisi musikal, YoRI mempertahankan karakter “Rumah” dalam balutan aransemen yang sederhana dan intim. Gitar akustik menjadi elemen utama, sementara permainan cello hadir secara perlahan di bagian latar.

Baca Juga :  VIRZHA rilis “SUARAMU”: Lagu Tentang Lelah, Kepalsuan, Dan Suara Yang Menjaga

Cello tidak ditempatkan sebagai pusat perhatian, melainkan berfungsi memperluas atmosfer dan memperkuat emosi yang dibangun melalui vokal serta lirik. Pendekatan tersebut membuat lagu terasa seperti percakapan personal yang berlangsung dalam ruang tenang.

Tidak banyak instrumen yang digunakan untuk mengisi ruang. Justru kesederhanaan tersebut membuat pesan dalam lirik mendapatkan tempat yang lebih besar untuk berbicara.

Untuk sebuah lagu yang mengangkat gagasan tentang memilih untuk tetap tinggal, pendekatan musikal tersebut terasa selaras dengan pesan yang ingin disampaikan YoRI.

 

“Rumah” Menjadi Refleksi tentang Kehidupan

Melalui single “Rumah”, YoRI tidak hanya memperkenalkan karya yang telah tersimpan sejak 2008. Ia juga menghadirkan sebuah interpretasi baru terhadap lagu yang sama, berdasarkan pengalaman hidup yang terus berubah selama bertahun-tahun.

Jika bagi penciptanya “Rumah” berangkat dari pengalaman menyaksikan kehilangan, bagi YoRI lagu tersebut justru menjadi ruang untuk mensyukuri sesuatu yang pernah dianggap biasa: kesetiaan dan kehadiran orang-orang terdekat.

Kini, setelah resmi dirilis pada 5 Oktober 2026 melalui Burakku, “Rumah” menjadi perjalanan musikal YoRI dalam memahami bahwa makna sebuah rumah mungkin tidak selalu terletak pada tempat, melainkan pada seseorang yang memilih untuk tetap ada.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Starrducc Bawa Nama Bogor ke Jepang, Siap Tampil di Music Lane Festival Okinawa 2027
Ungu Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter”
Patras Siap Menembus Jepang, Bawa Energi Indie Rock Jakarta ke Empat Panggung
Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA, Band Lanjut dengan Formasi Ade, Jeje, dan Luki
Bukan Soal Jadi Nomor Satu, Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Bicara tentang Bahagia Lewat “Juara Dua”
Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier Kolaborasi di Single AURA, Padukan Funk, R&B, dan Energi Dance
WOLF HOWL HARMONY Hadirkan “Gachi Funk” Versi Portugis, Perkuat Koneksi dengan Penggemar Brasil
The Orion Perkuat Formasi Baru, Eks Bassist Zivilia Idam Resmi Bergabung

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:35 WIB

Starrducc Bawa Nama Bogor ke Jepang, Siap Tampil di Music Lane Festival Okinawa 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Ungu Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Patras Siap Menembus Jepang, Bawa Energi Indie Rock Jakarta ke Empat Panggung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA, Band Lanjut dengan Formasi Ade, Jeje, dan Luki

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Soal Jadi Nomor Satu, Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Bicara tentang Bahagia Lewat “Juara Dua”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!