Joyland Sessions 2026 Hadir di Jakarta, Bawa Slowdive, Caribou, hingga 16 Musisi dari Tujuh Negara

Joyland Sessions 2026 menghadirkan 16 pengisi acara dari tujuh negara yang berasal dari Amerika, Asia, Australia, hingga Eropa

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Joyland Sessions kembali hadir membawa perpaduan musik, seni, kreativitas, dan komunitas dalam edisi keduanya. Festival yang dipromotori Plainsong Live tersebut akan berlangsung pada 28–29 November 2026 di GBK City Park, Senayan, Jakarta.

Joyland Sessions 2026 menghadirkan 16 pengisi acara dari tujuh negara yang berasal dari Amerika, Asia, Australia, hingga Eropa. Dua nama internasional menjadi perhatian utama dalam gelaran tahun ini, yakni Slowdive dari Inggris dan Caribou dari Kanada.

Kehadiran Slowdive membawa warna shoegaze dengan karakter gitar yang atmosferis dan berlapis. Sementara Caribou menawarkan pengalaman berbeda melalui musik elektronik yang memadukan ritme, tekstur, dan eksplorasi suara.

 

Slowdive hingga Ichiko Aoba Warnai Joyland Sessions 2026

Tidak hanya mengandalkan dua nama utama, Joyland Sessions 2026 memperluas spektrum musik melalui sejumlah musisi dengan karakter yang beragam.

Musisi Jepang Ichiko Aoba akan menghadirkan pendekatan musik yang intim dan ambient. Dari Amerika Serikat, duo DOMi & JD BECK membawa eksplorasi jazz eksperimental yang dikenal dengan permainan musikal penuh energi.

Sementara itu, grup asal Jepang Cho Co Pa Co Cho Co Quin Quin turut memperkaya jajaran internasional melalui pendekatan world music.

Deretan nama internasional lainnya yang dijadwalkan tampil antara lain Motorama dari Rusia, Fazerdaze dari Selandia Baru, serta Chanpan dari Amerika Serikat.

Komposisi lintas negara tersebut menjadi bagian dari upaya Joyland Sessions menghadirkan pengalaman musik yang tidak terpaku pada satu genre tertentu.

 

Musisi Indonesia Lintas Generasi

Joyland Sessions 2026 juga memberikan porsi besar bagi musisi Indonesia. Sejumlah nama dari generasi berbeda akan hadir dalam festival ini, mulai dari musisi yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan musik independen hingga talenta generasi baru.

Baca Juga :  Jakcloth Lebaran Fair 2026 Hadirkan Musik, Fashion, dan Brand Lokal di Ramadan

Efek Rumah Kaca, Float, dan Mondo Gascaro menjadi beberapa nama senior yang masuk dalam jajaran penampil. Sementara Alkateri, Sunlotus, Strange Fruit, Falaci, dan Asken mewakili suara dari generasi yang lebih baru.

Pertemuan berbagai generasi tersebut menjadi salah satu daya tarik kurasi Joyland Sessions. Penonton tidak hanya dapat menyaksikan musisi yang sudah familiar, tetapi juga berkesempatan menemukan nama-nama baru.

“Kami ingin line-up yang punya dinamika: ada yang familier buat penonton dan ada juga yang mungkin baru ditemukan oleh penonton. Itu sudah jadi karakter Joyland sejak awal,” ujar Ferry Dermawan, Program Director Plainsong Live.

Ferry menjelaskan bahwa kurasi musisi lokal juga memberikan ruang lebih luas bagi penyelenggara untuk mempertemukan karakter musik yang berbeda.

“Untuk line-up lokal, kami lebih bebas mencoba kombinasi nama, mempertemukan penikmat musik yang berbeda, dan memberi ruang untuk artis yang mungkin belum banyak diketahui orang,” katanya.

 

Joyland Sessions Bukan Sekadar Festival Musik

Pengalaman di Joyland Sessions 2026 tidak hanya berpusat pada panggung musik. Pengunjung juga akan menemukan berbagai lokakarya, instalasi seni, aktivitas kreatif, kuliner, serta pilihan makanan dan minuman yang tersebar di area festival.

Konsep ruang menjadi bagian penting dalam pengalaman Joyland. Pengunjung tidak diarahkan mengikuti satu jalur tertentu, sehingga mereka dapat menentukan sendiri aktivitas yang ingin dinikmati selama berada di area festival.

Salah satu area yang kembali hadir adalah White Peacock. Ruang ini dirancang sebagai area kreativitas lintas usia dengan berbagai aktivitas, mulai dari lokakarya kreatif, permainan arkade buatan sendiri, perpustakaan buku anak-anak, area bersantai, hingga merchandise khusus White Peacock.

Baca Juga :  Cinta di Garis yang Tak Sama: Kolaborasi Wijaya 80 dan Sal Priadi di Momen Lebaran

Selain itu, Joyland Village akan menghadirkan berbagai merek lokal serta pilihan makanan dan minuman. Sejumlah produk dan menu eksklusif hasil kolaborasi dengan Joyland juga akan menjadi bagian dari area tersebut.

 

Menghadirkan Ruang untuk Eksplorasi dan Inspirasi

Managing Director Plainsong Live Lintang Sunarta mengatakan bahwa setiap ruang di Joyland dirancang dengan karakter pengalaman yang berbeda.

“Kami ingin pengunjung menemukan sesuatu yang baru di setiap ruang yang ada di Joyland. Bukan hanya aktivitas yang berbeda, tetapi juga perasaan dan pengalaman yang berbeda,” ujar Lintang.

Menurutnya, konsep tersebut diharapkan membuat Joyland tidak hanya menjadi tempat menikmati pertunjukan, tetapi juga ruang bagi pengunjung untuk mendapatkan perspektif dan inspirasi baru.

“Semoga pengunjung juga bisa berimajinasi di semesta Joyland, lalu pulang membawa perspektif dan inspirasi baru yang jadi pendorong untuk berkreasi,” lanjutnya.

Dengan skala yang lebih intim, Joyland Sessions 2026 menawarkan pengalaman festival yang memadukan pertunjukan musik dengan seni, kreativitas, komunitas, kuliner, dan berbagai aktivitas dalam satu kawasan.

Bagi penikmat musik dan pengalaman kreatif, gelaran pada 28–29 November 2026 di GBK City Park, Senayan, Jakarta ini menjadi kesempatan untuk menikmati pertunjukan dari musisi lintas negara sekaligus menjelajahi berbagai sisi lain dari semesta Joyland.

 

Harga Tiket Joyland Sessions 2026

Tiket Joyland Sessions 2026 tersedia melalui situs resmi Joyland dengan dua kategori harga, yaitu:

– Early Entry: Rp1.088.000

– General Admission: Rp1.188.000

 

Joyland Sessions 2026 akan berlangsung selama dua hari pada 28–29 November 2026 di GBK City Park, Senayan, Jakarta.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Starrducc Bawa Nama Bogor ke Jepang, Siap Tampil di Music Lane Festival Okinawa 2027
Ungu Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter”
Patras Siap Menembus Jepang, Bawa Energi Indie Rock Jakarta ke Empat Panggung
Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA, Band Lanjut dengan Formasi Ade, Jeje, dan Luki
Bukan Soal Jadi Nomor Satu, Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Bicara tentang Bahagia Lewat “Juara Dua”
Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier Kolaborasi di Single AURA, Padukan Funk, R&B, dan Energi Dance
YoRI Rilis “Rumah”, Lagu yang Mengubah Makna Kehilangan Menjadi Rasa Syukur
WOLF HOWL HARMONY Hadirkan “Gachi Funk” Versi Portugis, Perkuat Koneksi dengan Penggemar Brasil

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:35 WIB

Starrducc Bawa Nama Bogor ke Jepang, Siap Tampil di Music Lane Festival Okinawa 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Ungu Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Patras Siap Menembus Jepang, Bawa Energi Indie Rock Jakarta ke Empat Panggung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA, Band Lanjut dengan Formasi Ade, Jeje, dan Luki

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Soal Jadi Nomor Satu, Lafa Pratomo, Ari Lesmana, dan White Chorus Bicara tentang Bahagia Lewat “Juara Dua”

Berita Terbaru

error: Content is protected !!