Band hardcore/metal asal Bandung, Bleach To Death, resmi merilis album penuh kedua mereka bertajuk Sacrificing Your Beliefs pada 18 Juni 2026. Album terbaru ini menjadi penanda babak baru perjalanan mereka di ranah hardcore dan metal Indonesia, sekaligus mempertegas identitas musikal yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.
Sacrificing Your Beliefs dirilis melalui kolaborasi tiga label dari berbagai negara, yakni Disaster Records (Indonesia), Holding On Records (Thailand), dan Retribution (Jepang). Kehadiran tiga label tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan Bleach To Death di skena musik keras Asia.
Dalam album ini, Bleach To Death menyuguhkan 10 lagu yang memadukan energi hardcore, ketepatan teknikal metal, serta nuansa post-hardcore yang terinspirasi dari era akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Formula metalcore klasik yang menjadi ciri khas mereka tetap dipertahankan, namun dikemas dengan pendekatan yang lebih langsung dan menghentak.
Sebelumnya, Bleach To Death telah memperkenalkan album ini melalui single “Anguish” yang dirilis pada April 2026. Kini, keseluruhan materi dalam Sacrificing Your Beliefs menampilkan karakter yang lebih bouncy dan agresif. Unsur teknikal yang sebelumnya cukup dominan dibuat lebih seimbang, sementara atmosfer gelap yang menjadi identitas band tetap terasa kuat di sepanjang album.
Salah satu sorotan utama hadir dalam lagu “The Chosen Hate”. Pada lagu tersebut, Bleach To Death menyisipkan arsip rekaman gitar milik mendiang Eben, gitaris sekaligus salah satu pendiri Burgerkill. Kehadiran materi arsip tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan musik keras di Bandung dan Indonesia.
Tak hanya itu, lagu yang sama juga menampilkan kolaborasi dengan Vicky Mono, vokalis Burgerkill saat ini, sehingga menghadirkan ikatan emosional yang kuat antara dua generasi musisi dalam skena metal Indonesia.
Dari sisi lirik, Sacrificing Your Beliefs mengangkat tema frustrasi, kemarahan, dan kejenuhan terhadap berbagai kondisi sosial di sekitar. Judul album yang bernuansa skeptis merefleksikan keresahan tersebut. Namun alih-alih terjebak dalam pesimisme, Bleach To Death menjadikan berbagai persoalan yang mereka amati sebagai bahan bakar untuk menyuarakan kritik dan perlawanan.
Proses rekaman album berlangsung sepanjang awal 2026 di WOMA dan Homestrack Studio, Bandung. Bleach To Death turut menggandeng Ferly dari Jasad sebagai co-producer, sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Varis Sechan.
Sejumlah nama juga terlibat dalam pengerjaan album ini. Kennef dari Waffle mengisi vokal latar, ilustrasi sampul dikerjakan oleh Gilang Praver (Prejudize, Abigail), sedangkan logotype terbaru Bleach To Death dirancang oleh Aji dari Pain.
Dalam waktu dekat, Sacrificing Your Beliefs juga akan tersedia dalam format fisik melalui label-label yang menaunginya. Detail mengenai edisi fisik dan distribusinya akan diumumkan melalui kanal resmi masing-masing label.
Album Sacrificing Your Beliefs kini telah tersedia dan dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital.
