Megatruh Soundsystem Rilis “Tari di Medan Api”: Ritual Dub-Ska dari Yogyakarta

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Unit heavy mystical dub asal Yogyakarta, Megatruh Soundsystem, resmi merilis single instrumental terbaru berjudul “Tari di Medan Api” pada 20 Maret 2026.

Karya ini menjadi pembuka jalan menuju album kedua mereka yang diproduseri oleh Wok The Rock di bawah naungan Dugtrax Records.

 

Eksperimen Musik yang Mistis & Politis

Duo Ari Hamzah dan Kiki Pea ini menyajikan komposisi unik yang melampaui batas genre. Poin utama dari karya ini meliputi:

Baca Juga :  Barry Likumahuwa Rayakan Proses Kehidupan Lewat Single “Jalan di Bawah”

Fusi Genre: Perpaduan antara ska, dub, dan darkwave dengan sentuhan post-punk yang gelap.

Elemen Tradisi: Memasukkan ritme perkusi barongsai dan energi ritual Jathilan ke dalam pondasi bass berat khas Jamaika.

Atmosfer Urban: Diperkaya dengan rekaman lingkungan (field recording) suasana kota dan lapisan noise.

 

Makna di Balik “Tari di Medan Api”

Single ini dirilis secara simbolis pada malam takbir menjelang Idul Fitri, menangkap hiruk-pikuk suara kembang api dan drum sebagai narasi musikal tentang bertahan hidup di tengah “api” zaman.

Baca Juga :  Bobsman X Rilis Single Kedua “Quarter Life Miris”, Potret Realita Urban Menuju EP COSMOPOLUTAN

Bagi Megatruh Soundsystem, musik dub dan ska adalah bahasa kelas pekerja untuk merebut kembali ruang publik. Nama “Megatruh” sendiri diambil dari tembang macapat Jawa yang melambangkan pelepasan kesadaran dari ilusi kekuasaan modern.

Single ini dapat diakses secara digital melalui situs resmi Dugtrax Records.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Flora Liu dari Shanghai Hadir di Jakarta, A Tribute to Teresa Teng Libatkan Kris Dayanti dan Putri Ayu
35 Tahun Perjalanan Pestolaer Dirayakan Lewat Album Tribute Nothing Best but Friends
Charlie Lim Bawa DAYDREAM ke Indonesia, Gelar Listening Party Eksklusif di SUB0 Family
BORN OF FREEDOM Rilis MURDER CRY, Album D-Beat Crust Nightmare dari Medan
Starrducc Bawa Nama Bogor ke Jepang, Siap Tampil di Music Lane Festival Okinawa 2027
Ungu Rayakan 30 Tahun Berkarya Lewat Konser “Waktu Yang Dinanti: Final Chapter”
Patras Siap Menembus Jepang, Bawa Energi Indie Rock Jakarta ke Empat Panggung
Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA, Band Lanjut dengan Formasi Ade, Jeje, dan Luki

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Flora Liu dari Shanghai Hadir di Jakarta, A Tribute to Teresa Teng Libatkan Kris Dayanti dan Putri Ayu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:25 WIB

35 Tahun Perjalanan Pestolaer Dirayakan Lewat Album Tribute Nothing Best but Friends

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Charlie Lim Bawa DAYDREAM ke Indonesia, Gelar Listening Party Eksklusif di SUB0 Family

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:10 WIB

BORN OF FREEDOM Rilis MURDER CRY, Album D-Beat Crust Nightmare dari Medan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:35 WIB

Starrducc Bawa Nama Bogor ke Jepang, Siap Tampil di Music Lane Festival Okinawa 2027

Berita Terbaru

error: Content is protected !!