Megatruh Soundsystem Rilis “Tari di Medan Api”: Ritual Dub-Ska dari Yogyakarta

Unit heavy mystical dub asal Yogyakarta, Megatruh Soundsystem, resmi merilis single instrumental terbaru berjudul “Tari di Medan Api” pada 20 Maret 2026.

Karya ini menjadi pembuka jalan menuju album kedua mereka yang diproduseri oleh Wok The Rock di bawah naungan Dugtrax Records.

 

Eksperimen Musik yang Mistis & Politis

Duo Ari Hamzah dan Kiki Pea ini menyajikan komposisi unik yang melampaui batas genre. Poin utama dari karya ini meliputi:

Fusi Genre: Perpaduan antara ska, dub, dan darkwave dengan sentuhan post-punk yang gelap.

Elemen Tradisi: Memasukkan ritme perkusi barongsai dan energi ritual Jathilan ke dalam pondasi bass berat khas Jamaika.

Atmosfer Urban: Diperkaya dengan rekaman lingkungan (field recording) suasana kota dan lapisan noise.

 

Makna di Balik “Tari di Medan Api”

Single ini dirilis secara simbolis pada malam takbir menjelang Idul Fitri, menangkap hiruk-pikuk suara kembang api dan drum sebagai narasi musikal tentang bertahan hidup di tengah “api” zaman.

Bagi Megatruh Soundsystem, musik dub dan ska adalah bahasa kelas pekerja untuk merebut kembali ruang publik. Nama “Megatruh” sendiri diambil dari tembang macapat Jawa yang melambangkan pelepasan kesadaran dari ilusi kekuasaan modern.

Single ini dapat diakses secara digital melalui situs resmi Dugtrax Records.

Rekomendasi