Musisi jazz, bassis, dan produser musik Indonesia, Barry Likumahuwa kembali menghadirkan karya terbaru lewat single berjudul “Jalan di Bawah”. Lagu yang resmi dirilis pada 15 Mei 2026 ini menghadirkan nuansa upbeat dengan groove hangat khas Timur Indonesia serta pesan tentang kebersamaan, rasa syukur, dan menikmati proses kehidupan.
Dalam single ini, Barry berkolaborasi dengan dua musisi muda berdarah Timur Indonesia, Diego Xoxa dan Grizzly Cluive. Perpaduan karakter vokal Diego dan rap khas Grizzly menghadirkan warna baru yang terasa segar namun tetap mempertahankan identitas groove khas Barry Likumahuwa.
Menurut Barry, proses kreatif lagu ini berjalan secara organik dan penuh energi positif.
“Lagu ini spesial karena saya kolaborasi bareng dua musisi muda berdarah Timur, Diego Xoxa dan Grizzly. Vokal Diego yang berkarakter ditambah rhymes dari Grizzly membuat proses kreatif kita mengalir organik,” ungkap Barry.
Tak hanya menjadi lagu dengan nuansa pesta yang hangat, “Jalan di Bawah” juga membawa pesan reflektif tentang perjalanan hidup. Barry menyebut lagu ini sebagai pengingat agar tidak terlalu sibuk mengejar hal-hal yang jauh hingga lupa mensyukuri langkah kecil yang sedang dijalani.
“Kadang kita terlalu sibuk ngeliat ke atas, mengejar yang jauh, sampai lupa mensyukuri pijakan kita di bawah. Ini tentang menikmati proses dan merayakan setiap langkah kecil,” tambahnya.
Sementara itu, Diego Xoxa menjelaskan bahwa lagu ini merepresentasikan semangat persaudaraan khas masyarakat Timur Indonesia.
“‘Jalan di Bawah’ bukan sekadar lagu tentang perjalanan fisik, melainkan sebuah perayaan atas langkah-langkah yang kita ambil menuju masa depan. Kami orang Timur selalu menganggap semua orang basudara atau saudara, karena saudara itu jalan bersama dan saling support,” ujar Diego.
Grizzly Cluive juga menggambarkan kolaborasi ini sebagai proses spontan yang penuh semangat.
“Bajalang di bawah, sebuah tiba-tiba kolaborasi yang bikin harus turun bajalang, bagoyang, badendang! Semoga jadi hal baik,” kata Grizzly.
Secara musikal, “Jalan di Bawah” memadukan groove bass khas Barry dengan ritmis Timur Indonesia yang dibalut aransemen modern dan enerjik. Lagu ini diproduseri oleh Muhammad Haekal, dengan kontribusi gitar dari Varian Simorangkir dan drum oleh Abror Samdya. Proses mixing dan mastering juga dikerjakan oleh Abror Samdya.
Menariknya, lagu ini merupakan reimajinasi dari “Walkin’ with the Bass”, karya Barry Likumahuwa yang dirilis pada 2008. Executive Producer Christian Bong menyebut versi terbaru ini hadir dengan nuansa yang lebih cerah melalui perubahan aransemen dari minor key ke major key.
Selain itu, lagu ini juga menjadi bagian dari perayaan 20 tahun perjalanan karier Barry Likumahuwa di industri musik Indonesia sekaligus bentuk apresiasi terhadap berkembangnya kultur musik pesta Timur dan gerakan Timurnesia yang kini semakin populer di kalangan musisi muda Indonesia Timur.
“Jalan di Bawah” kini sudah tersedia di seluruh digital streaming platform.
