Strange Fruit Lepas “Monopolar”, Eksplorasi Electronic Pop Gelap yang Hipnotik Menuju EP Drips

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Strange Fruit kembali mempertegas eksistensinya di lanskap musik elektronik Indonesia lewat single terbaru berjudul “Monopolar”, lanjutan dari rilisan sebelumnya “Iridescent”. Lagu ini menjadi bagian penting menuju peluncuran EP terbaru mereka, Drips, sekaligus penanda fase kreatif baru setelah satu dekade absen dari skena.

“Monopolar” hadir sebagai nomor electronic pop bernuansa gelap dan surealis, bergerak pelan namun sugestif, seolah membawa pendengarnya masuk ke ruang antara kesadaran dan mimpi. Irza Aryadiaz menyebutnya sebagai “multiverse baru”—sebuah dunia sonik yang menyerap pendengar ke dalam orbit bunyi sintetis yang imersif.

Secara konseptual, istilah monopolar dimaknai sebagai sumber bunyi yang memancarkan energi ke segala arah. Pendekatan ini tercermin dalam lanskap suara Strange Fruit yang menyebar luas: lapisan synthesizer, arpeggiator bertekstur noise, dan dentuman ritmis yang perlahan membangun atmosfer hipnotik.

Masih mengusung estetika dreamy seperti pada “Iridescent”, “Monopolar” memperluas referensi musikal Strange Fruit. Irza Aryadiaz mengakui pengaruh dari pionir elektronik seperti Raymond Scott, Bruce Haack, Mort Garson, hingga nuansa retro-futuristik ala Kraftwerk dan roster Ghost Box Records. Elemen ambient dan glitch juga terasa lewat sentuhan imajiner Jan Jelinek dan Wendy Carlos, membentuk komposisi yang terasa asing namun memikat.

Baca Juga :  TamaT Menutup 2023 dengan Rilisan Sophomore EP Berjudul "DARI KAMI YANG KALIAN SIA-SIAKAN"

Vokal Baldi Calvianca muncul samar dan melayang, menjadi jangkar emosional di tengah gelombang low frequency dan dream pop yang menekan. Potongan lirik seperti “you made me feel like I can fly” menegaskan tema kegelisahan personal yang dibungkus euforia semu.

“Ini sebenarnya lagu uring-uringan,” ujar Baldi. “Mood-nya aneh dan absurd. ‘Monopolar’ adalah dialog dengan diri sendiri—tentang memelihara mimpi dan harapan di tengah dunia yang menggelap.”

Bagi Strange Fruit, menulis musik kini bukan lagi soal representasi kolektif. Baldi Calvianca dan Irza Aryadiaz, dua personel orisinal sekaligus motor kreatif band, sepakat bahwa EP Drips adalah ruang eksplorasi murni—upaya menemukan bunyi baru yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Baca Juga :  Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

“Kepuasan menulis musik cuma bisa dicapai kalau kami menemukan sesuatu yang benar-benar baru,” tegas Irza. “A genre bender that never heard before.”
Single “Monopolar” diproduseri oleh Bernardus Fritz, direkam di tiga studio berbeda, dan dirilis melalui Gentle Tuesday Recordings. Lagu ini telah tersedia di seluruh platform digital sejak 10 Januari 2026.

Perilisan ini juga disertai movie video garapan Mellow Spice di PasMing Experience. Video tersebut mengeksplorasi citra perairan Samudra Hindia dan distorsi visual, memperlakukan kamera layaknya instrumen musik—mewujudkan percampuran dunia nyata dan alam bawah sadar kelima personel Strange Fruit.

Strange Fruit saat ini beranggotakan Baldi Calvianca (vokal/synth), Irza Aryadiaz (synth), John Tampubolon (gitar), Nabil Favian (bass), dan Dino Kristianto (drum).

Dengan “Monopolar”, Strange Fruit tidak sekadar kembali—mereka membangun ulang identitasnya sebagai unit elektronik eksperimental yang siap mengganggu batas genre dan persepsi pendengar.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Endgame Town Hall 2026 Hadirkan 2.000 Peserta, Bahas Masa Depan Peradaban dalam “Cosmos of Knowledge”
Enesis Group Jadikan Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih melalui CSR School Antis
Selama Lima Hari, IIMS Garage Balikpapan 2026 Lampiaskan Target yang Positif
Deretan Brand Otomotif Ternama Tebar Promo Menarik di IIMS Garage Balikpapan
PEVS 2026 Hadir 29 Oktober, Tampilkan 38+ Brand dan Inovasi Mobilitas Listrik
JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank Umumkan 14 Produser untuk Producers Exchange
IIMS Garage Balikpapan 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 15 Merek Otomotif dan Cashback Rp2 Juta
BIG BANG Auto Festival ke-9 Resmi Diluncurkan, Siap Digelar di JIExpo Kemayoran pada Akhir 2026

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Enesis Group Jadikan Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih melalui CSR School Antis

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Selama Lima Hari, IIMS Garage Balikpapan 2026 Lampiaskan Target yang Positif

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Deretan Brand Otomotif Ternama Tebar Promo Menarik di IIMS Garage Balikpapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PEVS 2026 Hadir 29 Oktober, Tampilkan 38+ Brand dan Inovasi Mobilitas Listrik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:33 WIB

JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank Umumkan 14 Produser untuk Producers Exchange

Berita Terbaru

Berita Musik

Sengatan Emosi Inveigh di Lagu Penuh Kemuakan “Amarah”

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:43 WIB

Berita Musik

4 Wajah Pop Bertemu di Amplified The [Neighbor] Vol. III

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:35 WIB

error: Content is protected !!