Pop bisa berarti banyak hal, tergantung siapa yang memainkannya, bagaimana musik itu diproduksi, dan pengalaman seperti apa yang ingin disampaikan kepada pendengarnya. Keragaman pendekatan tersebut menjadi salah satu gagasan yang dibawa Amplified The [Neighbor] melalui edisi ketiganya, State of Pop, yang akan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Berkolaborasi dengan Poppin Live, sebuah format pertunjukan musik dari Poppin Class, acara ini mempertemukan empat nama dengan karakter musikal berbeda: Girl and Her Bad Mood, Jugo Djarot, HAVVA, dan Calvilas. Seluruhnya akan tampil di Peers, venue baru yang berlokasi di kawasan M Bloc, Jakarta.
Setelah dua edisi sebelumnya, Amplified The [Neighbor] kembali mengembangkan konsep pertunjukan yang tidak hanya berpusat pada musisi, tetapi juga pertemuan antarkolektif, komunitas, dan audiens. Kali ini, State of Pop sekaligus menjadi bagian dari rangkaian soft opening Peers.
Salah satu penampilan yang menarik untuk diperhatikan datang dari Girl and Her Bad Mood. Setelah tiga tahun tidak tampil di Jakarta, kelompok musik ini dijadwalkan kembali dengan membawakan showcase album Pop Song, Sad World.
Dengan dream pop sebagai salah satu karakter musikalnya, Girl and Her Bad Mood juga menyiapkan kolaborasi khusus bersama After Hours dan Dencan dari Conversation Without Talk. Kehadiran keduanya memberi dimensi tambahan pada penampilan yang tidak hanya memperkenalkan materi album, tetapi juga membuka kemungkinan eksplorasi melalui format kolaboratif.
Sementara itu, Jugo Djarot akan hadir melalui set bertajuk Membawakan ALTAR. Penampilan ini menjadi kesempatan bagi pendengar untuk menyaksikan bagaimana materi dari rekaman ALTAR diterjemahkan ke dalam pengalaman pertunjukan langsung.
Nama berikutnya, HAVVA, merupakan trio pop elektronik asal Jakarta yang beranggotakan para penyanyi yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis latar Pamungkas. Hubungan musikal tersebut berlanjut ketika Pamungkas turut berperan dalam produksi musik mereka.
Melalui set Unheard Sessions, HAVVA akan memperkenalkan identitas musikal mereka sendiri kepada penonton State of Pop.
Melengkapi susunan penampil, Calvilas akan membawa Semua Lagu Cinta, single yang memperoleh perhatian melalui peredarannya di TikTok. Namun, penampilannya kali ini tidak hanya berfokus pada materi yang telah dikenal pendengar. Calvilas juga dijadwalkan membawakan sejumlah lagu yang belum dirilis.
Dengan demikian, State of Pop menghadirkan kombinasi antara materi album, pertunjukan kolaboratif, interpretasi karya rekaman, hingga kesempatan mendengarkan musik baru sebelum dirilis secara resmi.
State of Pop juga membawa gagasan mengenai pengalaman menikmati musik sebagai aktivitas sosial.
Sebagai sebuah boutique show, Amplified The [Neighbor] berupaya mempertemukan orang-orang dari berbagai lingkaran melalui ruang pertunjukan yang sama. Kolaborasinya dengan Poppin Live memperluas pendekatan tersebut, termasuk melalui pemilihan Peers sebagai lokasi penyelenggaraan.
Pengalaman pengunjung pun tidak sepenuhnya dibatasi pada aktivitas menonton penampilan musik.
Pattydust Publishing Dept akan menghadirkan Impulsive Room, sebuah area yang memungkinkan pengunjung menjelajahi pilihan barang dan koleksi, sekaligus berinteraksi di sela-sela pertunjukan. Aktivitas Tic Tac Scene juga diperkenalkan sebagai bagian dari pengalaman tersebut.
Melalui kombinasi musik dan aktivitas di luar panggung, State of Pop mencoba memperlihatkan bahwa sebuah pertunjukan dapat menjadi ruang pertemuan yang lebih luas daripada sekadar hubungan antara penampil dan penonton.
Bagi Peers, acara ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian pembukaannya. Sementara bagi Amplified The [Neighbor], edisi ketiga menjadi kelanjutan dari upaya mempertemukan berbagai karakter musik, kolektif, dan komunitas dalam satu ruang.
Terlepas dari perbedaan pendekatan musikal para penampilnya, ada satu hal yang mempertemukan mereka: kesempatan untuk mengalami musik pop secara langsung, dengan karakter dan cara penyampaian masing-masing.













