Bluewaves Rilis EP Phosphene, Sajikan Perjalanan Sakit Hati dalam Nuansa Alternatif Rock yang Lebih Dalam

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 00:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Band alternatif rock asal Malang, Bluewaves, resmi merilis EP terbaru mereka bertajuk Phosphene pada 1 Mei 2025.

Dirilis secara digital melalui Spotify, Apple Music, YouTube Dan masih banyak lagi, EP ini menjadi lanjutan dari single debut mereka Incomplete, namun hadir dengan eksplorasi sound yang lebih emosional, megah, dan sedikit heavy.

Phosphene berisi lima track yang menggambarkan fase-fase dalam melepaskan seseorang—dari luka, keterikatan pada kenangan, hingga akhirnya berdamai dengan keadaan.

Judul Phosphene sendiri diambil dari istilah medis “fosfen”, yaitu fenomena cahaya yang muncul saat mata terpejam dalam gelap. “Fosfen jadi simbol dari secercah harapan di tengah gelapnya luka batin,” ungkap vokalis Lannov Wicaksana.

Baca Juga :  Karya musik "Epilog" persembahan Callme

Lewat lagu-lagu seperti Waves, Merekah, Maze Of Regret, dan Drowning On Last Breath, Bluewaves menyampaikan pesan yang kuat tentang patah hati, kerentanan, dan ketegaran.

EP ini juga menampilkan versi baru dari single Incomplete, dengan aransemen lebih soft dan sentuhan twinkly rock sebagai penutup yang manis.

Dari sisi produksi, drummer sekaligus produser Dickey Danovan menyebut bahwa EP ini mencoba menyatukan elemen heavy dengan tekstur ambient yang tetap emosional. “Kami mengurangi elemen ambience dari rilisan sebelumnya dan fokus ke aransemen yang lebih padat, sendu, dan emosional,” jelasnya.

Baca Juga :  Akhir Pekan Bulan Juni, Jakarta Fair 2024 Bergoyang Bersama NDX Aka

Sementara itu, perpaduan gitar ambience dan sound bass dry sengaja diciptakan untuk menambah kesan berat dan dalam di tiap lagu.

Phosphene menjadi langkah penting bagi Bluewaves dalam menunjukkan kematangan musikal dan eksplorasi emosional mereka.

Dengan balutan sound alternatif rock/emo yang kuat dan lirik yang menyentuh, EP ini diharapkan bisa menjadi teman yang relevan bagi siapa pun yang sedang menghadapi patah hati dan proses penyembuhan.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026, Gelora E Jadi Andalan
PEVS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 45+ Peserta dan Cashback Rp200 Juta
Endgame Town Hall 2026 Hadirkan 2.000 Peserta, Bahas Masa Depan Peradaban dalam “Cosmos of Knowledge”
Enesis Group Jadikan Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih melalui CSR School Antis
Selama Lima Hari, IIMS Garage Balikpapan 2026 Lampiaskan Target yang Positif
Deretan Brand Otomotif Ternama Tebar Promo Menarik di IIMS Garage Balikpapan
PEVS 2026 Hadir 29 Oktober, Tampilkan 38+ Brand dan Inovasi Mobilitas Listrik
JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank Umumkan 14 Produser untuk Producers Exchange

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:26 WIB

DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026, Gelora E Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20 WIB

PEVS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 45+ Peserta dan Cashback Rp200 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Endgame Town Hall 2026 Hadirkan 2.000 Peserta, Bahas Masa Depan Peradaban dalam “Cosmos of Knowledge”

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Enesis Group Jadikan Siswa Jadi Penggerak Budaya Tangan Bersih melalui CSR School Antis

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Selama Lima Hari, IIMS Garage Balikpapan 2026 Lampiaskan Target yang Positif

Berita Terbaru

error: Content is protected !!