DFSK Perkenalkan Emblem Baru Kendaraan Komersial di PEVS 2026, Gelora E Jadi AndalanPembaruan identitas visual ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempertegas posisi lini kendaraan komersial sekaligus menjawab kebutuhan pelaku usaha di Indonesia.
Emblem baru tersebut diperkenalkan tanpa mengubah identitas utama DFSK. Perubahan ini secara khusus diterapkan pada lini kendaraan komersial untuk membangun diferensiasi yang lebih jelas berdasarkan karakter produk dan kebutuhan operasional pelanggan.
Chief Operating Officer (COO) PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan bahwa kendaraan komersial memiliki peran penting dalam mendukung kelangsungan bisnis pelanggan.
Menurutnya, pengembangan identitas visual perlu mengikuti karakter segmen kendaraan tanpa mengubah komitmen perusahaan terhadap kualitas produk, layanan purnajual, dan kepuasan pelanggan.
“Bagi kami, kendaraan komersial bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian penting dari operasional dan keberlangsungan bisnis pelanggan,” ujar Franz Wang.
DFSK Perkuat Segmen Kendaraan Komersial di Indonesia
Pengenalan emblem baru menjadi langkah DFSK dalam memperjelas karakter lini kendaraan komersial di tengah kebutuhan mobilitas bisnis yang terus berkembang.
Bagi perusahaan, diferensiasi identitas produk diharapkan dapat mempermudah pengenalan kendaraan komersial DFSK oleh pelaku usaha dari berbagai sektor. Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi komunikasi merek agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Meski menghadirkan pembaruan visual, DFSK tetap mempertahankan standar kualitas produk, dukungan penjualan, jaringan layanan purnajual, serta komitmen pelayanan kepada pelanggan di Indonesia.
Strategi ini berjalan beriringan dengan pengembangan kendaraan komersial yang mendukung tren elektrifikasi di industri otomotif nasional.
DFSK Gelora E Tawarkan Pilihan Kendaraan Komersial Listrik
Salah satu produk yang menjadi andalan DFSK di segmen kendaraan komersial listrik adalah DFSK Gelora E. Kendaraan ini ditawarkan dalam dua pilihan, yakni Blind Van untuk kebutuhan angkutan barang dan distribusi, serta Minibus untuk transportasi penumpang dan berbagai keperluan usaha.
DFSK Gelora E tersedia dengan pilihan baterai berkapasitas 38 kWh dan 42 kWh. Berdasarkan standar pengujian NEDC, jarak tempuhnya diklaim mencapai hingga 300 kilometer, bergantung pada varian yang dipilih.
Untuk mendukung penggunaan jangka panjang, DFSK Gelora E dilengkapi garansi baterai selama lima tahun atau 200.000 kilometer. Sementara itu, garansi kendaraan berlaku selama tiga tahun atau 120.000 kilometer, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kehadiran Gelora E memperlihatkan upaya DFSK menyediakan alternatif kendaraan listrik untuk mendukung aktivitas usaha, termasuk distribusi barang dan transportasi penumpang.
Penggunaan kendaraan listrik untuk operasional bisnis juga menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan pelaku usaha dalam mengevaluasi kebutuhan energi, biaya operasional, serta pola penggunaan kendaraan sehari-hari.
Pabrik di Cikande Dukung Operasional DFSK
Pengembangan produk DFSK di Indonesia turut didukung fasilitas manufaktur PT Sokonindo Automobile yang berlokasi di Cikande, Banten. Fasilitas tersebut mulai beroperasi pada 2017 dan mengadopsi teknologi manufaktur modern.
Menurut perusahaan, sekitar 90 persen proses produksi didukung sistem robotik untuk membantu menjaga konsistensi kualitas dan efisiensi manufaktur.
Keberadaan fasilitas produksi di dalam negeri menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pasar Indonesia. Selain kapasitas manufaktur, jaringan dealer dan layanan purnajual juga menjadi elemen penting untuk mendukung pelanggan selama kendaraan digunakan.
Bagi pengguna kendaraan komersial, dukungan tersebut memiliki peran strategis karena kendaraan menjadi bagian dari aktivitas operasional yang membutuhkan keandalan dan kesinambungan layanan.
Promo DFSK Gelora E dan E5 Plus di PEVS 2026
Selain memperkenalkan emblem baru, DFSK menghadirkan program penawaran khusus untuk Gelora E dan E5 Plus selama PEVS 2026.
Berikut sejumlah program yang ditawarkan selama pameran:
- Subsidi trade-in Gelora E Blind Van: Rp80 juta.
- Subsidi trade-in Gelora E Minibus: Rp85 juta.
- Gratis wall charger dan instalasi: dengan panjang kabel hingga lima meter.
- Gratis perawatan berkala EC Series: selama lima tahun atau 200.000 kilometer, dengan maksimal 10 kali perawatan dasar.
- Gratis perawatan berkala DFSK E5 Plus: selama lima tahun atau 100.000 kilometer, dengan maksimal 10 kali perawatan dasar, termasuk suku cadang dan biaya jasa.
Seluruh program berlaku sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan DFSK. Calon konsumen dapat menghubungi tim penjualan selama pameran untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme setiap penawaran.
Pengunjung dapat mendatangi booth DFSK di Hall B3, Booth A15, JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.
Melalui pembaruan emblem kendaraan komersial, pengembangan Gelora E, serta penawaran selama PEVS 2026, DFSK mempertegas langkahnya dalam mengembangkan solusi mobilitas untuk kebutuhan bisnis. Perusahaan juga mempertahankan fokus pada kualitas produk dan dukungan layanan sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadirannya di pasar otomotif Indonesia.













