Aya Sabila Hadirkan Luka Lama di Perjalanan Barunya lewat ” Seharusnya Aku Tidak Mencintaimu “

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025 - 17:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

idol-penulis lagu asal Indonesia, Aya Sabilla (AYA), resmi merilis single perdananya yang bertajuk ” Seharusnya Aku Tidak Mencintaimu” di bawah naungan BABYSTARS ENTERTAINMENT.

Lagu ini menjadi penanda dimulainya perjalanan solo AYA setelah hampir satu dekade aktif menjadi pencipta/pemain di kancah musik pop kultur lokal.

“Seharusnya Aku Tidak Mencintaimu” adalah lagu tentang cinta di situasi yang tidak memungkinkan. Bukan soal cinta yang gagal, tapi cinta yang sejak awal memang tidak seharusnya ada.

AYA menulis tentang seseorang yang awalnya hanyalah teman biasa, namun perlahan menjadi sosok yang terlalu dekat untuk dijauhkan, sekaligus terlalu rumit untuk dicintai.

Lagu ini diproduseri oleh duo Masdito Bachtiar (Mojiken Studio) dan Satriagung Caesar Wijaya (Moccatune), dua nama yang telah lama dikenal di kancah musik pop kultur, game, jejepangan, dan idol lokal.

Dengan pendekatan produksi yang fun dan upbeat, mereka menyusun komposisi electronic-pop bergaya idol dance music bernuansa Jepang-Korea, yang secara emosional memperkuat karakter vokal dan narasi khas AYA.

Tak mengherankan jika lagu ini terdengar solid dan familiar—mengingat selama lima tahun terakhir, keduanya telah banyak terlibat dalam berbagai proyek musik yang turut membentuk warna khas mereka sebagai kolaborator.

Baca Juga :  Voice of Baceprot Pertama kali di Glastonbury Festival 2024

Secara musikal, “ Seharusnya Aku Tidak Mencintaimu ” menyajikan pop kreatif yang ceria namun tajam. Tidak ada upaya untuk melebih-lebihkan keadaan yang diusahakan untuk disampaikan.

Liriknya mengalir lugas, tanpa pretensi, menyampaikan kerumitan perasaan yang sering kali sulit dijelaskan. Komposisi ini ibarat monolog seseorang yang dilanda kegundahan, tapi tahu batas—dan memilih diam.

AYA dikenal sebagai vokalis utama grup cover J-POP, Kiseki , sejak 2014. Bersama Kiseki, ia membangun basis penggemar di skena pop kultur lokal dan membawa grupnya meraih penghargaan “BEST BAND OF EAST JAVA” di ajang WCA 2023.

Di luar panggung, AYA juga aktif sebagai penulis lagu untuk musisi lainnya seperti HTONE dan vokalis untuk proyek soundtrack gim. Kini, AYA memilih untuk melangkah sebagai solois.

Musiknya mengambil inspirasi dari idol pop Jepang dan Korea, dengan pendekatan penulisan yang lebih dewasa dan personal. Ia tidak menawarkan kemasan visual semata, tetapi juga konten lirik yang kuat dan relevan.

Baca Juga :  Single Initial Ways "At the Midnight" Gambarkan Suasana Friends with Benefits

“Seharusnya Aku Tidak Mencintaimu” sudah tersedia di seluruh platform digital.

 

Tentang Aya Sabilla

AYA (Aya Sabilla) adalah seorang penyanyi-penulis lagu idola asal Indonesia yang memulai karirnya sebagai vokalis utama grup J-POP cover Kiseki sejak 2014, dan membawa grup tersebut meraih gelar “Best Band of East Java” di WCA 2023.

Ia juga aktif sebagai penulis lagu untuk musisi lain, seperti HTONE dengan single “Satu-Satunya” dan “Pura-Pura,” serta berkontribusi sebagai vokalis dalam berbagai soundtrack gim lokal melalui kolaborasi dengan Masdito Bachtiar dari Mojiken Studio.

Pada tahun 2024, AYA merilis debut solonya berjudul “Seharusnya Aku Tidak Mencintaimu” yang diproduseri oleh Masdito Bachtiar dan Satriagung Caesar Wijaya, di bawah label BABYSTARS ENTERTAINMENT. AYA tampil sebagai headliner untuk pertama kalinya di acara Koisuru: Love, Lost, & Found pada 12 April 2025 di Galaxy Mall Surabaya.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek
SUBARUVERSE 2026 Hadir di Indonesia, Bawa Empat Dunia Subaru dan Perkenalkan WRX STI Cherry Red Sport Edition
JFC 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Peluang IP Lokal
IIMS Garage Balikpapan 2026 Digelar 21–25 Oktober, Hadirkan 15 Brand Otomotif dan Cashback Rp150 Juta
Rumah Indonesia di Nagoya Jadi Pusat Dukungan Atlet Indonesia di Asian Games 2026
Forum Bisnis Jakarta Futura Connectiva 2026 Siap Fasilitasi Pelaku Bisnis IP Kreatif Indonesia ke Pasar Global
TEI 2026 Tarik Buyer dari 113 Negara, 1.533 Eksibitor Siap Tampil di ICE BSD
Sukses Digelar, Halal Indo 2026 Mantapkan Langkah Indonesia Menuju Pusat Rantai Pasok Halal Dunia

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:27 WIB

DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek

Minggu, 4 Oktober 2026 - 02:53 WIB

SUBARUVERSE 2026 Hadir di Indonesia, Bawa Empat Dunia Subaru dan Perkenalkan WRX STI Cherry Red Sport Edition

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

JFC 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Peluang IP Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:44 WIB

IIMS Garage Balikpapan 2026 Digelar 21–25 Oktober, Hadirkan 15 Brand Otomotif dan Cashback Rp150 Juta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Rumah Indonesia di Nagoya Jadi Pusat Dukungan Atlet Indonesia di Asian Games 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!