NPD Rilis Single Baru “Lupain Aku Plis”, Lagu Pop Ballad Tentang Move On dengan Sentuhan Jenaka

Setelah sukses menuntaskan rangkaian NPD World Tour, trio pop New Pusat Dunia (NPD) langsung kembali menyapa para pendengar dengan merilis single ketiga bertajuk “Lupain Aku Plis” di seluruh platform digital pada 29 Juli 2026.

Masih mempertahankan identitas musik dan karakter khas mereka yang penuh percaya diri serta jenaka, “Lupain Aku Plis” menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan banyak orang. Lagu ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang pernah berusaha mendapatkan hati perempuan yang disukainya, namun usahanya kala itu tidak berbalas.

Seiring berjalannya waktu, keadaan justru berbalik. Sang perempuan kembali hadir dan mencoba mendekatinya, sementara sang laki-laki telah lebih dulu melanjutkan hidup. Alih-alih membuka kembali kisah lama, ia memilih tetap melangkah dengan rasa percaya diri, bahkan menyampaikan pesan tersebut lewat cara yang santai dan menghibur.

Karakter tersebut semakin terasa melalui lirik ikonis, “Oh sorry akunya move on, kamunya gamon,” yang menggambarkan situasi ketika satu pihak telah benar-benar berdamai dengan masa lalu, sementara pihak lainnya masih terjebak dalam kenangan.

Melalui “Lupain Aku Plis”, NPD mengemas tema move on dalam balutan musik pop ballad yang ringan, mudah dinikmati, dan tetap catchy. Perpaduan lirik yang relate dengan pengalaman banyak orang serta aransemen yang segar menjadikan lagu ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pendengar dari berbagai kalangan.

Meski baru merilis single ketiga, perjalanan musikal NPD masih terus berlanjut. Trio pop ini mengungkapkan bahwa mereka telah menyiapkan sejumlah karya baru yang saat ini masih dirahasiakan dan akan diumumkan dalam waktu mendatang.

Sementara menantikan rilisan berikutnya, NPD mengajak para penikmat musik Indonesia untuk menikmati “Lupain Aku Plis”—sebuah lagu yang bisa menjadi teman bagi mereka yang telah berhasil move on, atau justru masih berharap seseorang akhirnya benar-benar melupakannya.

Rekomendasi