Band metal asal Bekasi, REPTURE, siap mengguncang dunia musik ekstrem dengan single terbaru mereka, “RECONQUISTA”, pembuka menuju album studio ketiga. Single ini menandai era baru REPTURE dengan vokal lebih naratif, berlapis, dan emosional.

“RECONQUISTA” dibangun sebagai komposisi panjang, bertahap, dan sinematik. Lagu dibuka dengan atmosfer gelap dan tegang, menggambarkan persiapan invasi pasukan Umayyah di Semenanjung Iberia tahun 711 M. Riff berat, tempo terkontrol, dan dinamika represif menciptakan nuansa awal penaklukan yang dramatis.
Vokal tampil dominan, deklaratif, memperkuat konflik panjang antara kekuasaan, agama, dan wilayah. Paruh akhir single menjadi puncak agresi: tempo meningkat, riff makin padat, drum intens, merepresentasikan jatuhnya Kesultanan Granada pada 1492—tanda berakhirnya kekuasaan Islam terakhir di Iberia.
Dengan “RECONQUISTA”, REPTURE menunjukkan arah musik baru: lebih epik, konseptual, dan sinematik, tanpa meninggalkan agresi metal ekstrem yang menjadi ciri khas mereka. Kehadiran Manang sebagai guest vocal memperkuat dimensi narasi, menjadikan lagu ini tidak hanya ekstrem, tapi juga bercerita.
Tentang REPTURE
Didirikan oleh Richo Muhammad pada 2016, REPTURE telah merilis 2 album studio dan aktif di skena metal underground Indonesia, bahkan tampil di Malaysia dan Singapura. Single “RECONQUISTA” menegaskan arah gelap dan epik band ini, menggabungkan sejarah, konflik ideologis, dan metal ekstrem dalam satu karya brutal dan konseptual.
Formasi REPTURE:
Richo Muhammad – Guitar
Dimas Dewanto – Guitar
Azis Yulistianto – Bass
Iky – Vocal
Dede – Drum
Manang – Guest Vocal








![[PHOTO] KURI 2.0 - FRONT.PNG](https://dapurletter.id/wp-content/uploads/2026/05/PHOTO-KURI-2.0-FRONT.PNG-200x112.jpg)