Natalius Pigai mengusulkan agar pelanggaran hak cipta dan royalti dikenai sanksi perdata. Menurutnya, pendekatan ini lebih restoratif dan mampu memperbaiki hubungan antara pencipta dan pengguna karya. Dalam pernyataannya di Jakarta (6/4/2026), Pigai menegaskan pentingnya penegasan sanksi dalam revisi undang-undang. Ia menyebut regulasi harus memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga keseimbangan antar pihak di ekosistem karya seni. Pigai juga menekankan bahwa hak cipta merupakan bagian dari hak kekayaan intelektual yang termasuk dalam hak asasi manusia. Karena itu, pencipta berhak mendapat perlakuan setara dengan pengguna karya. Sementara itu, Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI)…
Baca selengkapnyaTag: Aksi
AKSI Kritik Keras LMKN: Segera Cairkan Royalti Pencipta Lagu Sebelum Lebaran!
Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) melayangkan kritik keras terhadap Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terkait tertundanya distribusi royalti pencipta lagu untuk periode Juli-Desember 2025. Hingga Maret 2026, dana yang seharusnya menjadi penopang ekonomi para komposer menjelang Idul Fitri tersebut belum juga dikucurkan. Krisis Transparansi dan Infrastruktur Data Ketua Umum AKSI, Piyu, dan Sekjen AKSI, Badai, menyoroti kegagalan sistem operasional yang berdampak langsung pada kesejahteraan pencipta lagu. Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan adalah: Kegagalan Sistem Berbasis Data: Peralihan ke mekanisme usage-based dan sentralisasi oleh LMKN dinilai dipaksakan tanpa kesiapan…
Baca selengkapnyaDidukung Fadli Zon, AKSI Gelar Kongres Nasional Komposer: Tegaskan Kedaulatan Hak Cipta
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmennya membangun ekosistem musik nasional yang sehat dan berkeadilan saat menghadiri Kongres Nasional Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI). Forum ini menjadi ruang konsolidasi para komposer untuk memperkuat perlindungan hak cipta, terutama dalam praktik pertunjukan musik. Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan harapan agar polemik antara pencipta lagu, penyanyi, dan pihak terkait dapat diselesaikan secara proporsional melalui mekanisme yang telah diatur. Kementerian Kebudayaan, kata dia, siap memfasilitasi aspirasi komposer dan menjembataninya dengan kementerian terkait hingga Badan Legislasi DPR. “Target kita jelas, membangun ekosistem musik yang sehat, adil,…
Baca selengkapnyaAksi Kemanusiaan 100 Musisi Heal Sumatra Himpun Dukungan Publik bagi Korban Banjir dan Longsor
Lebih dari 100 musisi lintas generasi, tokoh publik, serta berbagai institusi pemerintah dan komunitas akan berkumpul dalam 100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert, sebuah gerakan solidaritas nasional untuk membantu korban banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara pada akhir November 2025. Bencana tersebut menelan ratusan korban jiwa, menyebabkan ratusan warga hilang, serta memaksa ratusan ribu penduduk mengungsi dan kehilangan tempat tinggal. Gerakan ini digagas oleh Irma Hutabarat, Kadri Mohamad, dan Tompi, berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), BP BUMN, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian…
Baca selengkapnyaLMKN dan Royalti Musik: Harapan Baru atau Masalah Lama?
Bicara soal musik, bukan hanya soal nada dan lirik. Ada satu hal penting yang sering terlupakan: royalti. Di Indonesia, urusan ini dikelola oleh LMKN (Lembaga Manajemen Kolektif Nasional) dengan tujuan mulia: memastikan pencipta lagu dan musisi mendapatkan bayaran yang layak setiap kali karya mereka dipakai secara komersial. Tapi, seperti banyak aturan lain, praktik di lapangan masih menimbulkan pro dan kontra. Sisi Positif: Kabar Baik untuk Musisi Pendapatan Lebih Terjamin Musisi dan pencipta lagu bisa memperoleh penghasilan tambahan dari penggunaan musik di konser, kafe, hotel, atau restoran. Distribusi Lebih…
Baca selengkapnyaBayar Royalti Lagu Ke Pencipta atau ke Musisi?
Dunia musik, terutama bagi para pelaku usaha yang menggunakan karya musik untuk kepentingan usahanya, seperti kafe, restoran, hotel, dan tempat hiburan lainnya, kewajiban membayar royalti sering kali menimbulkan pertanyaan. Royalti lagu merupakan kompensasi yang diberikan kepada pencipta, pemegang hak cipta, atau artis terkait sebagai imbalan atas penggunaan karya mereka, seperti dalam pemutaran di radio, televisi, konser, atau platform streaming. Dan penting bagi pihak-pihak yang menggunakan karya musik untuk memahami bagaimana cara yang benar dalam membayar royalti, apakah langsung kepada pemegang hak atau melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Royalti lagu…
Baca selengkapnyaMusisi Perlu Performance Rights diperluas Jaringan
Performance Rights dalam hak cipta lagu memberikan Pencipta atau pemegang hak cipta kontrol dan kompensasi atas penampilan lagu di berbagai platform, termasuk konser, radio, dan digital. Pengakuan penampilan menjadi bentuk apresiasi, memastikan Pencipta menerima imbalan setiap kali karya mereka diputar. Meski tantangan hak cipta tetap ada, inovasi seperti blockchain dapat memperkuat sistem pembayaran royalti. Pendidikan dan kesadaran Performance Rights penting bagi pelaku industri musik. Tantangan utama terjadinya dinamika pertarungan antara hak moral dan hak ekonomi di dunia hak cipta lagu terletak pada upaya untuk menjaga keseimbangan. Di satu sisi ada…
Baca selengkapnyaKontroversi Musik dalam Hak Pencipta dari Sebuah Lagu
Hak cipta menjadi penjaga utama atas keberlanjutan kreativitas dan pengakuan hak para pencipta lagu. Hak moral dan hak ekonomi memegang peran sentral dalam membentuk lanskap hak cipta lagu. Di satu sisi hak moral memberikan kekuatan emosional dan artistik kepada pencipta. Di sisi lain, hak ekonomi menciptakan dasar bagi kompensasi yang adil dan mendorong pertumbuhan industri musik. Perlu dipahami bahwa ada dualitas proteksi kreativitas. Hak cipta di Indonesia mengikuti filosofi hukum alam, dengan pengakuan otomatis setelah karya selesai. Dalam era globalisasi, pemerintah berupaya melindungi hak ekonomi dan moral dalam ekonomi kreatif,…
Baca selengkapnyaAhmad Dhani Usulkan untuk Revisi UU Hak Cipta Bersama AKSI
Musisi Ahmad Dhani yang tergabung dalam Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) mengusulkan adanya revisi terhadap Undang-Undang Hak Cipta. Menurut Dhani, saat ini beberapa pihak sedang mempersiapkan usulan tersebut. Tak hanya dari AKSI, Dhani mengungkapkan bahwa beberapa musisi besar lainnya seperti Melly Goeslaw, Once Mekel, dan Pasha Ungu juga akan memberikan usulan masing-masing. “Jadi Melly punya usulan, Once punya usulan, AKSI punya usulan. Tinggal nanti saya nunggu, Once, Pasha Ungu, lalu Melly Goeslaw berbicara di depan media semuanya,” tambah Dhani. Meski begitu, Dhani enggan membeberkan poin-poin yang diusulkan sebelum semuanya siap.…
Baca selengkapnyaSongwriters Festival 2024, Piyu “Padi Reborn”: Suarakan Pentingnya HKI
Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) bekerja sama dengan Optima Global Mediatama menggelar Songwriters Festival pada 15 Januari hingga 13 Februari 2024. Ketua AKSI Satriyo Yudi Wahono atau akrab disapa Piyu “Padi Reborn” mengungkapkan, festival ini menjadi media untuk menyuarakan pentingnya kepemilikan hak kekayaan intelektual atas suatu karya, dalam hal ini komposisi lagu. “Ini adalah kesempatan kami, para pencipta lagu bersama Kemenparekraf untuk menjadikan karya cipta sebagai aset atau intellectual property yang bisa menjadi jaminan hajat hidup orang banyak,” kata Piyu dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Gedung Sapta…
Baca selengkapnya