Band art-rock asal New York, Ecce Shnak, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single “Anna O”. Lagu ini menjadi single ketiga dari album penuh yang telah lama dinantikan, Dandy Variances, yang dijadwalkan rilis pada 23 Oktober 2026 melalui Man Records.
“Anna O” memperlihatkan karakter musikal Ecce Shnak yang eksplosif dengan perpaduan art-rock, grunge, dan sentuhan teatrikal. Lagu tersebut menjadi gambaran kuat mengenai warna musik yang akan ditawarkan Ecce Shnak melalui album Dandy Variances.
Secara produksi, “Anna O” direkam dan diproduseri oleh Jeff Lucci. Proses mixing ditangani oleh produser peraih Grammy, Mario McNulty, yang sebelumnya bekerja dengan sejumlah nama besar seperti David Bowie, Prince, Nine Inch Nails, dan Julian Lennon. Sementara proses mastering dipercayakan kepada engineer multi-platinum Kris Crummett, yang dikenal lewat karyanya bersama Sum 41, Sleeping With Sirens, dan Dance Gavin Dance.
“Anna O” Hadir dengan Ledakan Grunge
“Anna O” tampil sebagai sebuah anthem berenergi tinggi dengan ledakan grunge yang intens. Menariknya, lagu ini menjadi pengalaman baru bagi Ecce Shnak karena untuk pertama kalinya mereka melibatkan seorang co-writer, yakni Robin Kneubuhl, ibu dari David Roush.
Lirik “Anna O” diadaptasi dari puisi karya Kneubuhl. Ecce Shnak kemudian menemukan bahwa pesan dalam puisi tersebut dapat menyatu secara natural dengan karakter musik yang mereka bangun.
“Tokoh tragis dalam lagu ini merupakan perpaduan antara seorang pasien penting dalam sejarah psikoanalisis yang ditangani Josef Breuer, rekan dan mentor dari psikoanalis Sigmund Freud, dan sosok nyata Annie Oakley, perempuan penembak jitu legendaris,” jelas David Roush.
Menurut Roush, karakter Anna dalam lagu tersebut menghadapi berbagai kontradiksi yang digambarkan melalui puisi Kneubuhl. Namun, pada akhirnya, Anna tampil sebagai sosok yang mampu memenangkan perjuangannya melawan patriarki.
Video Musik “Anna O” Tampilkan Kisah Perlawanan
Tidak hanya melalui musik, Ecce Shnak juga memperkuat cerita “Anna O” lewat video musik yang kembali mempertemukan mereka dengan produser film berbasis di Los Angeles, DJay Brawner.
Kolaborasi tersebut menjadi kerja sama ketiga antara Ecce Shnak dan Brawner setelah sebelumnya menggarap video untuk dua single dari album Dandy Variances, yaitu “Vincent” dan “Eddie, Legalistic Homeslice”.
Dalam video “Anna O”, vokalis sopran Ecce Shnak, Bella Komodromos, memerankan karakter Anna, seorang perempuan yang mengalami tekanan berat setelah ditahan secara tidak adil di sebuah rumah sakit jiwa.
Anna kemudian melakukan perlawanan terhadap dokter yang menyiksanya beserta asistennya. Ia berhasil menggulingkan keduanya dan membebaskan dirinya sendiri. Di sisi lain, Ecce Shnak hadir dengan permainan musik yang keras, liar, dan penuh energi sebagai bentuk penghormatan terhadap karakter tersebut.
Ecce Shnak: Art-Rock Eksperimental dari New York
Ecce Shnak dibentuk pada 2011 dan berkembang dari skena musik eksperimental New York. Nama Ecce Shnak sendiri dibaca “Eh-kay sh-knock”.
Saat ini, Ecce Shnak diperkuat oleh David Roush sebagai komposer, bass, dan vokal bariton; Bella Komodromos sebagai vokal; Chris Krasnow dan Gannon Ferrell pada gitar; serta Henry Buchanan-Vaughn pada drum.
Musik Ecce Shnak dikenal bergerak bebas di antara berbagai spektrum genre. Namun, karakter art-rock yang kuat, dinamika eksperimental, serta penampilan panggung mereka yang intens menjadi identitas utama band tersebut.
Pendengar yang menyukai Nirvana, The Pixies, dan The Jesus Lizard berpotensi menemukan daya tarik yang kuat dalam “Anna O”. Musik Ecce Shnak menghadirkan perpaduan antara kemampuan teknis yang presisi dan energi kacau yang tetap terarah.
Menuju Album “Dandy Variances”
“Anna O” menjadi bagian penting dari perjalanan Ecce Shnak menuju album penuh Dandy Variances. Album ini melanjutkan momentum yang sebelumnya dibangun melalui EP Shadows Grow Fangs, yang mendapat sambutan positif pada 2025.
EP tersebut sebelumnya di-mixing oleh Nicholas Vernhes, produser yang pernah bekerja dengan Animal Collective, Deerhunter, Wild Nothing, dan The War on Drugs. Sementara proses mastering ditangani oleh engineer peraih Grammy, Joe LaPorta, yang memiliki rekam jejak bersama David Bowie, The Weeknd, Foo Fighters, dan Vampire Weekend.
Dengan hadirnya “Anna O”, Ecce Shnak semakin mempertegas arah musikal mereka menuju Dandy Variances—sebuah album yang menjanjikan perpaduan antara eksperimen art-rock, energi grunge, dan pendekatan teatrikal yang menjadi ciri khas mereka.
“Anna O” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan Bandcamp. Sementara album penuh Dandy Variances akan dirilis pada 23 Oktober 2026 melalui Man Records.
