Selama 30 tahun, Restless terus menancapkan namanya sebagai salah satu pelopor gothic metal di Bandung. Lahir dari skena bawah tanah Ujungberung pada 22 September 1995, Restless dikenal lewat karakter musik gelap berpadu orkestrasi megah dan atmosfer sinematik yang khas.
Band ini bermula dari proyek musikal Dani (eks Jasad) dan Sule (eks Sacrelegious), sebelum diperkuat Abet Rizky, Eko Dewo, dan vokalis perempuan Mima. Lewat formasi awal tersebut, Restless merilis single “Embun Suci” dalam kompilasi Independent Rebel (1999), disusul EP Bentangan Sunyi (2000).
Perjalanan Restless terus berkembang melalui berbagai pergantian personel dan eksplorasi musikal. Mulai dari era Shadow of Black (2002), masuknya unsur biola oleh Ragadipa, hingga lahirnya album penuh Hariku Lebih Hitam dari Gelapnya Malam (2007) yang memperkuat identitas gothic metal mereka. Setelah Dani mundur pada 2008, Sule mengambil peran sentral sebagai motor kreatif sekaligus pengarah konsep musik Restless.
Restless juga dikenal berani menghadirkan nuansa religi dan orkestrasi megah lewat karya seperti “Sang Pemberi Cahaya”, cover “Bila Waktu” milik Opick, hingga album Andalusia (2013) yang mengangkat tema sejarah Islam dengan sentuhan semi-orkestra. Kolaborasi dengan Adi R. Triadi melahirkan reinterpretasi “Lailatul Qadar” milik Bimbo dan album Gothchestra (2016).
Meski diterpa banyak perubahan formasi, Restless tetap bertahan dengan semangat “The Show Must Go On”. Setelah Sule resmi mundur pada 2018, tongkat estafet diteruskan oleh Abetless. Formasi baru pada 2020 membawa warna segar lewat single “Fatamorgana”, sebelum akhirnya band sempat vakum akibat pandemi.

Memasuki Ramadan 2026, Restless kembali menjalin kolaborasi emosional dengan Sule melalui dua single terbaru, “Manusia Sempurna” dan “Ampuni Kami”. Proyek ini menjadi penghubung antara era lama dan wajah baru Restless, menegaskan bahwa jejak kreatif Sule tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan band.
Kini, di usia ke-30 tahun, Restless hadir dengan formasi terbaru berisi Uciw (vokal), Papu dan Wawa (gitar), Fikry (biola), Kutuk (bass), serta Abetless (drum). Bersama Zoteng (eks Forgotten), mereka menyiapkan album terbaru bertajuk Uttaran Semesta yang dijadwalkan rilis Mei 2026. Album ini menjadi penegasan bahwa Restless tetap menjadi bagian penting dalam sejarah skena metal Bandung dan Indonesia.
Uttaran Semesta hadir sebagai album konseptual yang menggambarkan perjalanan manusia menghadapi kegelapan, pencarian makna, hingga menemukan harapan. Secara musikal, Restless tetap mempertahankan identitas gothic metal dengan balutan distorsi gelap, aransemen orkestra megah, dan nuansa emosional yang lebih matang.
Daftar lagu Uttaran Semesta:
Langkah Kelam
Garis Waktu
Khianati Semesta
Tanpa Sela
Ikrar Nista
Symphony Kehancuran
