Setelah tiga tahun sejak merilis album S.O.S, Indische Party kembali dengan single terbaru berjudul AAARGH! Ku Jadi Gila. Lagu ini lahir dari keresahan atas situasi sosial yang semakin bising dan penuh tekanan.
“Lagu ini adalah akumulasi rasa frustrasi dan keresahan kami melihat realitas hari ini, ketika kekuasaan diperebutkan hanya untuk memuluskan keserakahan segelintir golongan,” ujar vokalis sekaligus penulis lirik, Japs Shadiq.
Keresahan tersebut diterjemahkan lewat musik rock n’ roll vintage khas Indische Party yang cepat, eksplosif, dan penuh energi. Lagu ini terasa seperti teriakan personal yang relevan dengan situasi banyak orang hari ini.
Interpretasi itu juga hadir dalam video musik yang telah dirilis pada 4 Mei 2026. Visualnya menampilkan sebuah koper sebagai simbol kekuasaan yang terus diperebutkan, namun perlahan berubah menjadi sesuatu yang menghancurkan.
Drummer Tika menjelaskan bahwa seluruh karakter dalam video adalah korban dari ambisi yang mereka kejar sendiri. Video tersebut dikemas seperti mimpi absurd penuh kekacauan, kejar-kejaran, dan kepanikan tanpa akhir.
Video musik ini juga menjadi pengalaman baru bagi Indische Party karena untuk pertama kalinya seluruh personel tampil sebagai pemeran utama. Gitaris Andre Kubil menyebut proses tersebut cukup menantang sekaligus menyenangkan, dengan adegan aksi sebagai elemen utama.
Single ini sekaligus menandai kembalinya Indische Party ke formasi awal beranggotakan empat personel. Dari sisi produksi, proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Viki Vikranta, sementara artwork digarap oleh Ade Firmansyah.
AAARGH! Ku Jadi Gila kini sudah tersedia di berbagai platform digital mulai 8 Mei 2026, sementara video musiknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Indische Party.
Melalui single ini, Indische Party membuka langkah baru mereka di 2026, bertepatan dengan 15 tahun perjalanan band. Dalam waktu dekat, mereka juga menyiapkan showcase untuk kembali membawa energi liar dan nuansa vintage khas mereka ke atas panggung.
