Awal 2026, Somniumsaic kembali menghadirkan gebrakan lewat single terbarunya, “Aksa Daksa”, yang mengangkat tema kematian dengan pendekatan tidak biasa—yakni fenomena Terminal Lucidity, momen kesadaran singkat sebelum seseorang meninggal dunia.
Tak berhenti di musik, Somniumsaic memperluas pengalaman tersebut melalui perilisan merchandise eksklusif yang dirancang dengan konsep mendalam dan emosional.
Merchandise ini terdiri dari T-shirt, iPhone Case, hingga kaset (cassette). Desain kaos mengadaptasi artwork resmi “Aksa Daksa” dengan sentuhan tambahan berupa potongan lirik yang dibuat samar, memperkuat nuansa reflektif yang ingin disampaikan.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah konsep pengemasannya.
Seluruh merchandise dikirim dalam kotak yang menyerupai paket tahlil atau doa untuk orang meninggal. Detailnya dibuat sangat personal: label dengan stiker foil/hologram yang dianalogikan sebagai “cermin” atau portal—sebuah simbol tempat foto almarhum biasa dipajang. Bahkan, di dalam paket turut disertakan kembang tabur kuburan, mempertegas atmosfer duka yang diusung.
Tak hanya visual, Somniumsaic juga bermain dengan simbol waktu.
Merch dikirim sekitar 40 hari setelah masa pre-order—sebuah referensi yang secara kultural identik dengan peringatan 40 hari setelah kematian. Pengiriman yang dilakukan menjelang Lebaran 2026 pun bukan tanpa makna.
Momen ini dipilih sebagai pengingat akan nilai kehidupan, di tengah tradisi “pulang” saat Lebaran—baik untuk bertemu keluarga yang masih hidup, maupun mengenang mereka yang telah tiada.
Lewat rilisan ini, Somniumsaic tidak sekadar merilis musik, tetapi membangun pengalaman artistik yang utuh—mengajak pendengar untuk merenungkan hidup, kematian, dan segala hal di antaranya.
