Band death grind asal Jakarta, GRINDCROT, resmi mengumumkan perilisan album perdana mereka bertajuk “Episode Pasar Gelap.”
Album ini telah rilis pada Februari 2026 dalam format CD melalui label independen Edelweiss Records.
GRINDCROT terbentuk pada 10 Oktober 2015 di Jakarta dari inisiatif Ari Insane (drum) dan Ardi Tato (bass) yang memiliki visi menghadirkan musik grindcore dengan energi mentah, cepat, dan agresivitas tanpa kompromi. Formasi band kemudian diperkuat oleh Adi Digul (vokal) dan Arip Colays (gitar).
Dengan kesamaan visi dalam mengusung musik ekstrem serta kritik sosial tajam, GRINDCROT berkembang menjadi salah satu entitas death grind yang solid di skena bawah tanah Jakarta.
Dalam perjalanan musikalnya, GRINDCROT dipengaruhi oleh berbagai nama besar di skena hardcore, punk, dan extreme metal, seperti Nasum, Napalm Death, Suffocation, Dying Fetus, Misery Index, Terrorizer, Obituary, Hypocrisy, Nails, Sick of It All, Discharge, The Exploited, Sex Pistols, The Hives, hingga Vitamin X.
Ragam referensi ini membentuk karakter musik GRINDCROT yang brutal, cepat, padat, dan langsung menghantam, namun tetap lugas dalam menyampaikan pesan.
Album “Episode Pasar Gelap” memuat 12 lagu dengan benang merah kritik sosial terhadap praktik perdagangan ilegal dan sisi gelap kemanusiaan.
Sesuai judulnya, album ini mengangkat isu perdagangan ilegal, mulai dari narkotika, perbudakan modern, hingga human trafficking, yang diterjemahkan dalam komposisi death grind agresif penuh tekanan.
Beberapa lagu dalam album ini juga menyoroti realitas sosial dan dinamika politik masyarakat, di antaranya:
“Govern Masses” – Mengangkat tema mobilisasi dan pengendalian massa dalam kepentingan politik.
“These Bastard” – Kritik terhadap individu oportunis yang merugikan banyak pihak.
“Shrinking in Terror” – Menggambarkan ketakutan masyarakat terhadap sistem yang menekan.
“Nocturnal Human” – Potret kehidupan “manusia malam” dalam sudut pandang sosial yang kelam.
Melalui kombinasi blast beat intens, riff tajam, dan vokal agresif, GRINDCROT menegaskan eksistensinya sebagai salah satu motor penggerak death grind underground Jakarta yang konsisten menyuarakan keresahan sosial lewat musik ekstrem.
Personil GRINDCROT:
Adi Digul – Vocal
Arip Colays – Guitar
Ari Insane – Drum
