HLDY Rilis “Ayo Sahur”, Single Ramadan yang Ajak Lawan Rasa Malas

  • Whatsapp

Bagi sebagian khalayak umum, nama Heldy Mahardika mungkin belum terlalu dikenal. Namun di balik layar industri musik Indonesia, sosok yang dikenal dengan nama panggung HLDY ini sudah cukup lama berperan penting dalam berbagai proyek besar.

Heldy Mahardika mengawali perjalanan musiknya sebagai vokalis, penulis lagu, sekaligus produser dari band BAGAIKAN asal Yogyakarta. Seiring waktu, kiprahnya berkembang hingga menjadi salah satu figur kreatif yang terlibat dalam berbagai produksi musik nasional.

Bacaan Lainnya

Kariernya semakin menonjol saat ia bergabung sebagai Produser maupun Assistant Produser di Republik Cinta Manajemen (RCM), manajemen artis yang didirikan oleh Ahmad Dhani.

Di sana, HLDY terlibat dalam berbagai proyek musik dari artis-artis populer seperti Mahadewi, Mahadewa, The Virgin, hingga Mulan Jameela.

Tak hanya di industri rekaman, Heldy juga terlibat dalam penggarapan scoring film seperti AUM dan Ibu Untuk Bumi. Ia bahkan dipercaya mengerjakan overture untuk sejumlah konser besar, termasuk di MP3 Festival dan konser dari Dewa 19.

 

Menjembatani Generasi Musisi

Selain bekerja dengan para musisi senior, HLDY juga aktif menangani berbagai talenta dari generasi baru. Beberapa nama yang pernah bekerja sama dengannya antara lain Al Ghazali, Atta Halilintar, El Rumi, dan Dul Jaelani.

Pengalaman lintas generasi tersebut akhirnya mendorong HLDY untuk tampil lebih terbuka sebagai musisi dengan identitasnya sendiri.

 

“Ayo Sahur”, Lagu Ramadan dengan Pesan Positif

Menyambut bulan suci Ramadan 2026, HLDY memperkenalkan single terbarunya berjudul “Ayo Sahur”. Lagu ini dirancang sebagai pengingat sederhana bagi umat Muslim untuk mempersiapkan diri menjalani ibadah puasa dengan hati yang tenang.

Menariknya, HLDY menyelipkan sejumlah lirik metaforis seperti “Setan di Kepala” dan “Jangan Diikuti Jejak Kakinya”. Ungkapan tersebut menjadi kiasan tentang rasa malas serta pikiran negatif yang kerap menghalangi seseorang untuk bangun sahur.

Melalui lagu ini, HLDY ingin menyampaikan pesan sederhana namun kuat: memperkuat niat dan fokus pada tujuan kebaikan selama Ramadan.

 

Kolaborasi Kreatif Jakarta–Yogyakarta

Proses produksi “Ayo Sahur” juga menjadi contoh kolaborasi lintas kota. Lagu ini mulai ditulis pada 2025 dan diselesaikan pada 2026 dengan proses kreatif yang berlangsung di Jakarta dan Yogyakarta.

Dalam penggarapannya, HLDY turut melibatkan sejumlah musisi seperti Faiz Wong, Guntur Nurpuspito, serta Vega Λntares untuk memperkaya warna musikalnya.

Berangkat dari kerinduan untuk kembali berkarya dalam semangat band, “Ayo Sahur” diharapkan tidak hanya menjadi lagu musiman, tetapi juga dapat menjadi soundtrack kebersamaan Ramadan yang terus diputar dari tahun ke tahun.

Kini, single “Ayo Sahur” sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital.

Pos terkait