Mobilminie kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik independen Tanah Air dengan merilis album penuh kedua berjudul New Journey Begins di bawah label Minie Records, tepat pada Hari Kasih Sayang, 14 Februari 2026. Album ini menandai babak baru perjalanan musikal Mobilminie setelah beberapa tahun bereksperimen dengan warna musik yang semakin matang.
“New Journey Begins menggambarkan proses pendewasaan band, baik dari sisi musikalitas maupun lirik. Album ini menghadirkan lagu-lagu yang merefleksikan perjalanan hidup, perubahan, harapan, dan semangat memulai sesuatu yang baru. Nuansa indie yang menjadi ciri khas Mobilminie tetap dipertahankan, tetapi dikemas dengan aransemen lebih segar dan emosional,” ujar Fajar dalam acaranya di Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Fajar, album ini lahir dari perjalanan panjang dan pengalaman personal setiap personel. “Selama perjalanan Mobilminie, kita merilis EP pertama tahun 2007 dengan 4 lagu, semuanya kami produksi sendiri sekitar 200-an keping. Album pertama, 543, dibuat berlima tapi akhirnya tersisa bertiga. Akhir 2025, kami kembali berlima dan menyelesaikan album kedua. Makanya diberi nama New Journey Begins, sebagai simbol awal baru perjalanan Mobilminie,” jelasnya.
Album ini menunjukkan evolusi musikal band. “Perbedaan utama dengan album pertama terlihat dari sisi produksi. Album pertama, 543, masih banyak pengaruh Suede dan Oasis. Keyboard lebih dominan karena ada kibordis. Sekarang dengan dua gitar, warna musik Mobilminie berubah, ditambah banyak kolaborasi dengan teman-teman,” tambah Fajar.
Formasi Mobilminie kini terdiri dari Johan (vokal), Fajar (gitar), Dipo (bass), Edwin (drums), dan Robby (gitar). Album New Journey Begins sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital. Band berharap karya terbaru ini diterima baik oleh pendengar setia sekaligus menarik pendengar baru yang ingin mengenal musik mereka lebih dekat.
Dengan perilisan album ini, Mobilminie menegaskan langkah baru dalam perjalanan bermusik mereka—awal baru yang penuh semangat, kreativitas, dan harapan untuk terus berkembang di industri musik indie Indonesia.
