Band sophisticated-pop asal Indonesia, Eas.y, kembali merilis karya terbaru bertajuk “To Saturn and Beyond”. Dalam single ini, mereka menggandeng Bima Geraldi, vokalis Girl and Her Bad Mood, untuk menghadirkan kisah tentang dua orang yang saling jatuh cinta, tetapi bertemu ketika masing-masing telah memiliki hubungan dan kehidupan yang harus dijaga.
Alih-alih memilih jalan untuk bersama, lagu ini menyoroti perasaan yang tumbuh di tengah keadaan rumit. Ada ketertarikan yang sulit dihindari, kedekatan yang semakin dalam, sekaligus kesadaran bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi bagi orang lain.
Gagasan tersebut berangkat dari pengalaman gitaris Eas.y, Erland Oktafaisal. Perasaan yang muncul di antara dua orang yang sama-sama telah memiliki pasangan menjadi titik awal penulisan lagu ini. Keduanya menyadari bahwa cinta tidak selalu datang dalam keadaan yang tepat, sehingga memilih untuk tidak mengambil keputusan yang berpotensi menyakiti orang-orang di sekitar mereka.
Dari situ, muncul kemungkinan lain yang menjadi inti cerita “To Saturn and Beyond”: jika kebersamaan tidak dapat terwujud dalam kehidupan sekarang, mungkin masih ada kesempatan untuk bertemu kembali di kehidupan yang berbeda.
“To Saturn and Beyond”, Imajinasi tentang Pertemuan di Kehidupan Lain
Judul “To Saturn and Beyond” membawa gagasan tentang perjalanan melampaui ruang dan waktu. Saturnus dan segala sesuatu di luar jangkauannya menjadi gambaran imajiner tentang tempat di mana dua orang dapat kembali bertemu tanpa harus berhadapan dengan keadaan yang membatasi mereka saat ini.
Melalui pendekatan tersebut, Eas.y tidak sekadar bercerita tentang cinta yang terhalang keadaan. Lagu ini juga menyampaikan penerimaan bahwa tidak semua perasaan harus berakhir dengan kebersamaan, meskipun kehadirannya tetap meninggalkan kesan mendalam.
Proses penulisan liriknya pun berlangsung relatif spontan. Bastya Indrawan, kibordis sekaligus vokalis Eas.y, mengungkapkan bahwa lirik lagu tersebut sudah terbentuk dalam pikirannya bahkan sebelum proses rekaman berlangsung di studio.
“Liriknya tercipta sangat cepat, bahkan sudah terngiang di kepala saat sebelum rekaman di studio. Kami match the vibe dengan topik di lagu ini jadi liriknya pun seakan langsung muncul di kepala,” ujar Bastya.
Eksplorasi Sophisticated-Pop dan Synth-Pop yang Tetap Menjadi Identitas Eas.y
Secara musikal, “To Saturn and Beyond” mempertahankan karakter sophisticated-pop dan synth-pop yang telah menjadi bagian dari identitas Eas.y. Lapisan synthesizer, permainan keyboard, gitar, drum, serta vokal Karima Sasiseptiana membangun atmosfer yang hangat dengan sentuhan melankolis.
Pengaruh musikal dari HONNE, Everything But The Girl, dan Scritti Politti turut menjadi bagian dari lanskap referensi mereka. Namun, Eas.y tetap mengolah berbagai inspirasi tersebut melalui pendekatan musikal yang sesuai dengan karakter dan cerita yang ingin mereka sampaikan.
Dalam rilisan ini, Bastya kembali mengambil peran sebagai produser. Sementara itu, proses mixing dan mastering dikerjakan di Haum Studio untuk merampungkan keseluruhan produksi lagu.
Formasi Eas.y dalam single terbaru ini terdiri dari Karima Sasiseptiana pada vokal, Bastya Indrawan pada keyboard, Yogie Satya pada drum, dan Erland Oktafaisal pada gitar.
Kolaborasi Bima Geraldi Memperkuat Cerita dalam Lagu
Kehadiran Bima Geraldi dari Girl and Her Bad Mood menjadi salah satu elemen penting dalam “To Saturn and Beyond”. Kolaborasi ini mempertemukan dua karakter vokal yang memberikan ruang bagi cerita untuk terasa lebih personal, seolah menghadirkan dua sisi perasaan dalam situasi yang sama.
Bastya juga menjelaskan bahwa bagian insert call pada intro lagu baru ditambahkan sekitar satu bulan sebelum perilisan. Penambahan tersebut dilakukan untuk memperkuat emosi yang ingin dibangun sejak awal lagu.
“Nah proses insert call di intro itu sebulan sebelum rilis baru dimasukin, buat semakin memperkuat perasaan lagu ini,” lanjut Bastya.
Detail tersebut menjadi bagian dari upaya Eas.y dalam membangun suasana lagu secara bertahap, sehingga pendengar dapat masuk ke dalam cerita yang mereka hadirkan.
Pesan Eas.y: Jangan Takut Jatuh Cinta, Meski Waktunya Tak Selalu Tepat
Pada akhirnya, “To Saturn and Beyond” menjadi sebuah refleksi tentang perasaan yang tidak selalu bisa diwujudkan dalam keadaan sekarang. Lagu ini tidak menawarkan penyelesaian yang pasti, melainkan menyisakan harapan bahwa pertemuan yang belum memungkinkan hari ini mungkin memiliki kesempatan lain di masa depan.
Bastya berharap lagu tersebut dapat membuat pendengar memandang cinta dengan lebih terbuka, tanpa mengabaikan tanggung jawab terhadap orang lain.
“Semoga orang-orang nggak nyalahin cinta walaupun dia datang di waktu yang kurang tepat, semoga orang-orang nggak takut jatuh cinta karena masih ada kehidupan selanjutnya untuk bisa bareng,” tutup Bastya.
Single “To Saturn and Beyond” dari Eas.y kini telah tersedia di seluruh platform streaming digital. Sementara itu, video liriknya dijadwalkan dirilis pada Sabtu, 26 September 2026.
Melalui rilisan ini, Eas.y kembali menghadirkan karya yang memadukan eksplorasi sophisticated-pop dengan cerita yang dekat dengan kompleksitas perasaan manusia—tentang cinta yang datang di waktu yang salah, pilihan untuk tidak menyakiti, dan harapan untuk bertemu kembali di suatu tempat di luar batas kehidupan yang sekarang.













