Skena metal Indonesia kembali mendapat warna baru lewat Killing Machine, proyek musik yang mempertemukan Lilik Wardiandi dan Garry Martinus, dua musisi yang memiliki sejarah panjang bersama Betrayer.

Nama Betrayer sendiri telah menjadi bagian penting dari perjalanan musik underground Indonesia sejak era 1990-an. Lagu “Bendera Kuning” dalam kompilasi Metalik Klinik 1 menjadi salah satu karya yang dikenang dan turut memperkenalkan musik metal kepada generasi kala itu.

Kini, Lilik yang mengisi gitar sekaligus vokal bersama Garry sebagai lead guitar memilih membuka perjalanan baru melalui Killing Machine. Proyek ini tidak sekadar membawa nostalgia, tetapi juga menjadi ruang bagi keduanya untuk mengeksplorasi karakter musik baru.

Killing Machine tengah menyiapkan single original dan membuka kemungkinan melanjutkannya dalam format album. Di panggung, mereka juga masih membawakan sejumlah lagu Betrayer, termasuk materi dari album “Pasukan Berani Mati”, sebagai bagian dari perjalanan musikal yang pernah mereka jalani.

Perpaduan pengalaman dan energi baru tersebut membuat Killing Machine hadir dengan dua sisi: membawa kembali memori era metal underground sekaligus membuka babak baru dengan karya original.

Kini, perhatian tertuju pada materi baru yang sedang dipersiapkan. Apakah Killing Machine akan menjadi kelanjutan baru dari perjalanan musikal Lilik Wardiandi dan Garry Martinus?

dapurletter © 2023