Sebanyak 2.244 peserta memadati kawasan Jagat Satwa Nusantara (JSN), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Minggu (9/8) pagi dalam gelaran Run For Animals 2026. Ajang lari keluarga ini mempertemukan keluarga, komunitas lari, pecinta satwa, generasi muda, hingga masyarakat umum sekaligus menjadi momentum untuk menggalang dukungan terhadap upaya konservasi satwa liar, khususnya elang di Indonesia.
Berbeda dari ajang lari pada umumnya, Run For Animals 2026 mengusung konsep yang memadukan olahraga, edukasi, dan kampanye konservasi satwa. Melalui rute yang berada di kawasan TMII, para peserta tidak hanya diajak menjalani gaya hidup aktif, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang lebih dekat dengan isu pelestarian satwa liar Indonesia.
Prosesi flag off Run For Animals 2026 dilakukan oleh Utaminingsih, Digital Banking Sales Division Head Bale by BTN, bersama Daswar Marpaung, Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk. Keduanya didampingi M. Fardhan Khan, Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara; Ratri Paramitha, Plt. Direktur Utama PT Bhumi Visatanda TMII; serta Indung Purwita Jati, Direktur Operasional InJourney.
Run For Animals Jadi Wadah Edukasi Konservasi Satwa
Direktur Operasional Jagat Satwa Nusantara, M. Fardhan Khan, mengatakan Run For Animals dirancang untuk mendekatkan isu konservasi kepada masyarakat melalui aktivitas yang mudah diterima dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Menurut Fardhan, olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan satwa Indonesia.
“Kami ingin konservasi tidak lagi terasa jauh atau eksklusif. Lewat Run For Animals, masyarakat bisa merasakan langsung bahwa menjaga satwa Indonesia itu bisa dimulai dari hal sederhana, salah satunya dengan ikut bergerak bersama pagi ini. Antusiasme 2.244 peserta hari ini membuktikan bahwa isu konservasi punya tempat di hati masyarakat, asal disampaikan dengan cara yang tepat,” ujar Fardhan.
Ia menambahkan, sebagai lembaga konservasi ex-situ, JSN memandang kegiatan yang melibatkan publik secara langsung sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian satwa.
“Ke depan, kami ingin Run For Animals berkembang menjadi kalender tahunan yang ditunggu, bukan sekadar acara lari satu hari, tetapi gerakan berkelanjutan untuk satwa Indonesia,” tambahnya.
Bale by BTN Salurkan Donasi untuk Konservasi Elang Kamojang
Salah satu agenda penting dalam Run For Animals 2026 adalah penyerahan donasi simbolis dari Bale by BTN kepada Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK).
Donasi tersebut diterima langsung oleh Akbar Sumirto, S.Hut., Manajer dan Koordinator Program PKEK. Prosesi turut disaksikan Kepala BBKSDA Jawa Barat, Dr. Haidir, S.Hut., M.Si., serta Kepala Bidang PKBSI (Persatuan Kebun Binatang Se-Indonesia), drh. M. Piter Kombo, dan Muhammad Meisa, Manajer Komunikasi Burung Indonesia.
Donasi diserahkan oleh Tiana Elma Hetty, Regional Head Jakarta 1 BTN. Ia mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap berbagai program berkelanjutan yang memberikan dampak bagi masyarakat sekaligus lingkungan.
“BTN melalui superapps Bale by BTN percaya bahwa perbankan digital bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih bermakna. Melalui Run For Animals, kami tidak hanya mengajak nasabah dan masyarakat untuk aktif bergerak, tapi juga mengambil bagian dalam isu konservasi yang nyata dampaknya, salah satunya melalui dukungan kami untuk PKEK hari ini,” kata Elma.
Menurutnya, keterlibatan BTN dalam Run For Animals juga sejalan dengan upaya perusahaan untuk membangun kedekatan dengan komunitas melalui kegiatan yang relevan dengan masyarakat, khususnya generasi muda urban.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini bisa terus berlanjut, karena dampaknya dirasakan dua arah: masyarakat mendapat pengalaman positif, dan satwa Indonesia mendapat dukungan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Run For Animals 2026
Kesuksesan Run For Animals 2026 tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Kegiatan ini didukung oleh BTN, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Dyandra Promosindo, serta dukungan produk dari Deorex, Counterpain, Fitbreak, MBK, AQUA, dan Hydro Coco.
Tidak hanya menghadirkan aktivitas lari, Run For Animals 2026 juga dikemas dengan berbagai hiburan dan apresiasi bagi peserta. Sesi pengundian doorprize menghadirkan beragam hadiah menarik bagi peserta.
Suasana semakin meriah dengan penampilan musik Moluccan Soul di area finis. Acara ini juga dihadiri sejumlah Key Opinion Leader (KOL) yang dikenal aktif menyuarakan isu satwa dan lingkungan, di antaranya Irfan Hakim, Alshad Ahmad, dan Daffa Wardhana.
Kehadiran para KOL tersebut turut memperluas jangkauan pesan konservasi kepada masyarakat, terutama generasi muda yang aktif mengikuti berbagai isu lingkungan dan satwa melalui media sosial.
Run For Animals Ditargetkan Menjadi Agenda Tahunan
Melalui konsep yang menggabungkan olahraga, edukasi, hiburan, dan aksi nyata konservasi, Jagat Satwa Nusantara berharap Run For Animals dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna kepada para peserta.
Lebih dari sekadar menyelesaikan rute dan mendapatkan medali, peserta diharapkan membawa pulang kesadaran bahwa pelestarian satwa Indonesia merupakan tanggung jawab bersama.
Gerakan tersebut dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk melalui aktivitas olahraga yang mampu mempertemukan masyarakat, komunitas, pelaku usaha, dan organisasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan jumlah peserta mencapai 2.244 orang pada penyelenggaraan 2026, Run For Animals direncanakan berkembang menjadi agenda tahunan yang terus memperluas kolaborasi antara masyarakat, komunitas, mitra bisnis, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung konservasi satwa Indonesia.
