Jakarta Fair 2026 Jadi Berkah bagi UMKM Daerah, Produk Lokal Laris Diserbu Pengunjung
Gelaran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 menjadi momentum emas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. Selain meningkatkan penjualan, ajang pameran terbesar di Asia Tenggara ini juga membuka peluang promosi yang lebih luas sehingga membantu UMKM lokal naik kelas dan semakin dikenal masyarakat.
Salah satu pelaku UMKM binaan Pemerintah Kota Yogyakarta, Rina, mengaku merasakan dampak positif sejak hari pertama pameran. Berbagai produk khas Yogyakarta yang dibawanya mendapat sambutan hangat dari pengunjung.
“Kegiatan pameran Jakarta Fair tahun ini sangat luar biasa. Alhamdulillah dalam lima hari ini penjualan sangat ramai. Kami membawa brand Yogyakarta dengan motto Jogja Istimewanya, menghadirkan batik, perak, dan kerajinan asli Yogyakarta,” ujar Rina saat ditemui di Hall B, Rabu (17/6).
Di booth tersebut, Rina menawarkan beragam produk fashion batik, kerajinan tangan, dan aksesori dengan harga mulai Rp150 ribu hingga Rp2 juta. Produk terlaris yang paling banyak diminati pengunjung antara lain Outer Batik Parang, Batik Lurik, dan bros khas Yogyakarta.
Hal serupa dirasakan Zulhasim, pemilik UMKM Tiara Snack asal Semarang, Jawa Tengah. Selama hampir 20 tahun mengikuti Jakarta Fair, ia mengaku pameran ini selalu menjadi sumber rezeki bagi usaha dan para karyawannya.
Booth Tiara Snack yang menjual lumpia, bandeng presto, serta aneka oleh-oleh khas Semarang tampak ramai dikunjungi pembeli.
“Karena kami sudah lama ikut Jakarta Fair, banyak pelanggan yang selalu datang. Pembeli juga banyak berasal dari luar kota seperti Sumatera dan Lampung,” kata Zulhasim.
Sementara itu, UMKM asal Aceh untuk pertama kalinya ikut meramaikan Jakarta Fair 2026 melalui dukungan pemerintah daerah. Mereka menghadirkan berbagai camilan khas Aceh, kopi premium, serta produk kriya yang menarik perhatian pengunjung.
Menurut Yanda, salah satu karyawan Krispy-Krispy Asia dan Kriya Aceh, antusiasme masyarakat cukup tinggi, baik untuk membeli produk maupun mencari informasi mengenai budaya dan kuliner Aceh.
“Minat pengunjung sangat bagus. Banyak yang mampir, bertanya, sekaligus ingin mengenal produk-produk khas Aceh,” ujarnya.
Ia menambahkan, mayoritas pengunjung berasal dari kalangan keluarga dan anak muda, terutama pecinta kopi yang ingin mencicipi cita rasa khas Aceh.
Bagi masyarakat yang ingin menikmati berbagai promo belanja, wisata kuliner, hingga konser musik dari musisi ternama setiap hari, tiket Jakarta Fair Kemayoran 2026 dapat dibeli secara langsung di lokasi maupun melalui situs resmi penyelenggara.
Harga Tiket Jakarta Fair Kemayoran 2026
Senin: Rp40.000
Selasa–Jumat: Rp50.000
Sabtu, Minggu, dan Hari Libur Nasional: Rp60.000
Jam Operasional Jakarta Fair Kemayoran 2026
Senin–Jumat: 15.00–22.00 WIB
Sabtu–Minggu: 10.00–22.00 WIB
Hari Libur Nasional (Tahun Baru Islam): 10.00–22.00 WIB
Jakarta Fair 2026 kembali membuktikan diri sebagai ajang yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan belanja, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia.
