Kembalinya Slank ke panggung Jakarta International Java Jazz Festival 2026 menjadi salah satu penampilan paling dinantikan tahun ini. Setelah 17 tahun absen dari festival tersebut, Slank hadir dengan konsep berbeda melalui aransemen jazz pada sejumlah lagu hits mereka.
Penampilan ini menjadi momen spesial bagi Slankers maupun penikmat musik Indonesia. Pasalnya, band yang identik dengan musik rock dan blues tersebut akan tampil dengan pendekatan musikal baru yang belum pernah mereka tampilkan sebelumnya di panggung besar.
Vokalis Akhdiyat Duta Modjo mengatakan bahwa Slank melakukan persiapan lebih matang demi menghadirkan pengalaman berbeda di Java Jazz 2026.
“Kami ingin kasih sesuatu yang belum pernah didengar orang. Ada beberapa lagu yang akan dirombak aransemennya jadi lebih jazz,” ujar Kaka saat konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5).
Menurut Kaka, konsep “Slank Nge-Jazz” menjadi tantangan baru bagi bandnya untuk keluar dari zona nyaman. Mereka tidak hanya membawakan lagu lama, tetapi juga mencoba mengeksplorasi warna musik yang lebih improvisatif dan segar.
Slank Tampil Berbeda di Java Jazz Festival 2026
Keputusan Slank menghadirkan aransemen jazz dianggap sebagai langkah berani. Selama ini, Slank dikenal dengan karakter musik rock yang kuat dan energi panggung yang khas.
Namun di Jakarta International Java Jazz Festival 2026, mereka mencoba memperlihatkan sisi musikal yang berbeda tanpa meninggalkan identitas utama sebagai band legendaris Indonesia.
Selain membawakan aransemen baru, Slank juga menyiapkan kolaborasi spesial bersama The Mercy’s. Drummer Bimo Setiawan Almachzumi menyebut kolaborasi tersebut dipilih karena memiliki kedekatan emosional dengan lagu-lagu The Mercy’s sejak kecil.
“Kami ajak penyanyinya langsung buat kolaborasi karena lagu-lagunya dari kecil sudah nempel banget,” kata Bimbim.
Kolaborasi ini diprediksi menjadi salah satu penampilan paling menarik di Java Jazz 2026. Pertemuan dua generasi musik Indonesia dinilai mampu menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus pengalaman musikal baru bagi penonton.
Slank Nge-Jazz Jadi Momen Langka
Di tengah maraknya konser nostalgia, Slank memilih menghadirkan sesuatu yang berbeda. Mereka tidak hanya tampil membawakan lagu-lagu populer, tetapi juga mencoba menciptakan pengalaman baru lewat eksplorasi jazz.
Kaka bahkan memastikan konsep “Slank Nge-Jazz” kemungkinan hanya hadir di Java Jazz tahun ini.
“Kapan lagi nonton Slank nge-jazz kalau bukan tanggal 31 Mei nanti. Belum tentu ada di tempat lain,” ucap Kaka.
Penampilan Slank di Jakarta International Java Jazz Festival 2026 dipastikan menjadi salah satu momen spesial yang sayang untuk dilewatkan para pencinta musik Indonesia.
Slank dijadwalkan tampil pada Minggu, 31 Mei 2026 pukul 15.30 WIB di MyBCA Stage. Tiket festival tersedia melalui situs resmi javajazzfestival.com.
