Orange Theory menghadirkan music video “Morning After You”, menggambarkan perasaan cinta tak terbalas melalui simbol patung dan konflik batin yang mendalam.
Mereka kembali merilis music video terbaru berjudul “Morning After You” yang mengangkat tema cinta tak terbalas dengan pendekatan visual artistik dan emosional.
Disutradarai oleh Nara Satriangga, video ini bercerita tentang seorang pematung yang menuangkan seluruh perasaannya ke dalam sebuah karya bernama MAY—figur dua kepala dalam satu tubuh yang terinspirasi dari konsep Janus. Sosok ini menjadi simbol konflik batin antara bertahan dan melepaskan.
Alih-alih menemukan keutuhan, sang pematung justru terjebak dalam luka emosional yang terus berulang. Patung tersebut berubah menjadi refleksi perasaan yang tidak seimbang dan sulit dilepaskan.
“Morning After You” merupakan bagian dari album debut Orange Theory, Paper Crown (2025), yang memperkuat eksplorasi mereka dalam menggabungkan musik dan seni visual.
Music video dan lagunya kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
Terbentuk sejak 2011 di Institut Kesenian Jakarta, Orange Theory kini diperkuat oleh Cyca Leonita (vokal/bass), Henry Kresna (gitar), dan Pieter Anroputra (drum). Mereka konsisten menghadirkan karya yang memadukan musik dan seni rupa sebagai medium ekspresi yang kuat.








