Musisi dan komposer Isyana Sarasvati kembali menghadirkan interpretasi emosional lewat lagu “Garuda Di Dadaku” yang kini menjadi soundtrack utama film animasi keluarga produksi BASE Entertainment dan KAWI Animation.
Dalam versi terbaru, Isyana tidak sekadar menghidupkan ulang lagu ikonik ini, tetapi menghadirkan aransemen lebih megah dengan sentuhan orkestra dan piano, menghasilkan nuansa yang emosional, reflektif, dan tetap ramah keluarga. Lagu ini merepresentasikan tema film tentang keberanian, keraguan, dan proses menemukan kembali keyakinan diri.
Film “Garuda Di Dadaku” mengisahkan perjalanan Putra (Keanu Azka), anak laki-laki yang bercita-cita menjadi pesepak bola terbaik Indonesia. Ia ditemani sosok magis Gaga (Kristo Immanuel) dan sahabatnya Naya (Quinn Salman), membangun keberanian menghadapi keraguan.
Diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, serta disutradarai Ronny Gani, film ini juga melibatkan Atta Halilintar sebagai Executive Producer bersama berbagai partner industri.
Lebih dari sekadar soundtrack, “Garuda Di Dadaku” versi terbaru hadir sebagai dorongan energi sekaligus refleksi perjalanan menuju mimpi—bahwa keberanian tumbuh dari langkah kecil yang terus diambil. Lagu ini juga mempertegas peran musik dalam memperkuat emosi cerita dan menjangkau pendengar di luar layar.
Film “Garuda Di Dadaku” dijadwalkan tayang mulai 11 Juni 2026 di bioskop Indonesia, membawa kisah tentang mimpi, persahabatan, dan keberanian yang kini semakin hidup lewat sentuhan musikal Isyana Sarasvati.








