Dewa Budjana Gelar “Pranayama Concert” di Jakarta, Sajikan Pengalaman Musik Intimate dan Mendalam

Gitaris sekaligus komposer ternama Indonesia, Dewa Budjana, siap menghadirkan konser spesial bertajuk “Pranayama Concert” pada 10 April 2026 di Deheng House. Konser ini menjadi momentum kembalinya Budjana dalam format pertunjukan tunggal yang lebih intim setelah cukup lama absen dari panggung serupa.

Mengusung konsep personal dan emosional, “Pranayama” tidak sekadar menyajikan musik, tetapi juga menawarkan perjalanan rasa yang lebih dekat antara musisi dan penonton. Budjana ingin menciptakan pengalaman yang jujur dan mendalam, di mana setiap nada dapat dirasakan secara utuh.

Dikenal luas sebagai salah satu pendiri band legendaris GIGI, Budjana terus mengeksplorasi musik lintas genre hingga ke kancah internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, ia aktif merilis karya melalui label global, termasuk album “Prague Nayama” (2025) yang melibatkan Prague Symphony Orchestra.

Dalam konser ini, sejumlah karya terbaru seperti On the Way Home, Dreamland, dan Karma akan dibawakan secara langsung. Lagu-lagu tersebut sebelumnya direkam secara live di Praha, Republik Ceko, menghadirkan nuansa musikal yang kaya dan eksploratif.

Budjana akan tampil bersama deretan musisi andal, di antaranya Shadu Rasjidi (bass), Yandi Andaputra (drum), Dio Siahaan (synthesizer), Irsa Destiwi (piano), dan Jaeko Siena (perkusi & suling). Penampilan spesial juga akan dihadirkan oleh Endah Widiastuti.

Sebagai venue, Deheng House menawarkan ruang pertunjukan dengan konsep intimate yang dilengkapi sistem audio, pencahayaan, dan visual modern untuk mendukung eksplorasi artistik secara maksimal.

Dengan kapasitas terbatas, konser ini menjadi kesempatan langka bagi penikmat musik untuk menyaksikan performa eksklusif Dewa Budjana dari jarak dekat. Tiket dijual mulai Rp300.000 hingga Rp500.000 melalui platform resmi.

Acara akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 10 April 2026

Waktu: 19.45 WIB

Lokasi: DeConcert Room, Deheng House, Jakarta Selatan

Konser “Pranayama” diprediksi menjadi salah satu pertunjukan musik paling intim dan berkelas di tahun 2026, khususnya bagi penikmat musik instrumental dan eksploratif di Indonesia.

Rekomendasi