Film comeback BTS yang berjudul The Return ternyata terinspirasi dari mitologi Yunani, khususnya kisah Odyssey. Hal ini diungkap langsung oleh sang sutradara, Bao Nguyen.
Film dokumenter ini dijadwalkan tayang pada 27 Maret, dan akan membawa penonton ke balik layar perjalanan BTS saat bersiap melakukan comeback besar mereka. Momen ini menjadi spesial karena untuk pertama kalinya sejak hiatus 2022 akibat wajib militer, ketujuh member kembali bersatu.
Sebelum perilisan film, BTS lebih dulu menggelar konser gratis di Gwanghwamun Square, Seoul. Konser ini disiarkan ke lebih dari 190 negara melalui Netflix, dan dihadiri sekitar 104 ribu penonton—memecahkan rekor konser publik terbesar di Korea Selatan.
Selain itu, BTS juga merilis album comeback mereka bertajuk Arirang, yang menjadi bagian penting dalam dokumenter tersebut.
Bao Nguyen menjelaskan bahwa ia melihat kesamaan antara perjalanan BTS dan kisah Odysseus—raja Ithaca yang berjuang kembali pulang setelah perang panjang—dengan para penggemar BTS, ARMY, yang setia menanti kembalinya idola mereka.
Ia pertama kali mengajukan konsep film ini pada 2021, saat BTS masih menjalani tur di California. Namun, proyek tersebut baru benar-benar terwujud pada 2025 ketika grup kembali aktif dan mulai mengerjakan album baru.
Menariknya, konsep mitologi Yunani ini juga mendapat respons dari leader BTS, RM, yang bahkan sempat membahas konsep waktu Yunani seperti kairos dan chronos bersama sang sutradara. Diskusi tersebut memperkuat visi film sebagai refleksi perjalanan emosional dan filosofis BTS.
Album Arirang sendiri menandai kembalinya BTS ke akar musik mereka, dengan nuansa hip-hop yang kuat di paruh awal. Lagu-lagu seperti “Hooligan” dan “FYA” menghadirkan energi intens sekaligus eksplorasi sound yang lebih berani.
Dalam konser di Seoul, BTS juga membawakan beberapa lagu baru seperti “Body to Body”, “Hooligan”, “2.0”, dan “Like Animals”. RM bahkan tetap tampil meski harus duduk sebagian waktu setelah mengalami cedera pergelangan kaki saat latihan.
Tur dunia BTS untuk 2026–2027 dijadwalkan dimulai bulan depan, mencakup puluhan wilayah dengan total hampir 80 pertunjukan—menjadikannya tur terbesar sepanjang karier mereka.
