Arus Balik Mulai Terlihat, 17 Orang Tewas di Hari ke-11 Operasi Ketupat 2026

  • Whatsapp

Di tengah mulai bergeraknya arus balik Lebaran, angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi sorotan. Pada hari ke-11 (23/3/2026) Operasi Ketupat 2026, Kepolisian mencatat ratusan insiden di jalan raya, dengan korban jiwa belasan orang.

Dalam laporan terbaru yang dirilis Senin (23/3), periode pemantauan berlangsung sejak Minggu malam hingga dini hari. Hasilnya, sebanyak 251 kecelakaan lalu lintas terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dari angka tersebut, 17 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka berat dan ringan. Kerugian materiil pun mencapai ratusan juta rupiah.

Di sisi lain, situasi lalu lintas secara umum mulai menunjukkan perubahan. Setelah sempat padat saat puncak arus mudik, kini pergerakan kendaraan berangsur normal. Sistem rekayasa lalu lintas seperti one way bahkan telah dihentikan karena kondisi dua arah dinilai kembali stabil.

 

Namun, tanda-tanda arus balik menuju Jakarta mulai terlihat.

Volume kendaraan yang keluar Jakarta tercatat melonjak tajam hingga 168 ribu kendaraan dalam satu hari, naik lebih dari 65 persen dibanding kondisi normal. Sementara itu, jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta juga mulai meningkat dibanding periode Lebaran tahun lalu.

Pihak kepolisian memprediksi bahwa puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24 Maret serta 28 hingga 29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, berbagai strategi telah disiapkan. Mulai dari penerapan contraflow hingga rencana one way nasional dari KM 414 hingga KM 70 yang dijadwalkan mulai 24 Maret. Selain itu, pemudik juga diimbau memanfaatkan jalur alternatif seperti Tol Jakarta–Cikampek II Selatan guna menghindari kepadatan di jalur utama.

Tak hanya fokus pada kendaraan pribadi, pergerakan transportasi umum juga mengalami lonjakan signifikan. Jutaan penumpang tercatat menggunakan kereta api, pesawat, hingga kapal laut selama periode mudik dan balik.

Di tengah mobilitas tinggi ini, kepolisian kembali mengingatkan satu hal penting: keselamatan harus tetap jadi prioritas.

Pengendara diminta tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, terutama bagi masyarakat yang menghabiskan waktu di lokasi wisata, khususnya wisata air yang rawan risiko.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan terus berjalan dengan fokus pada pengamanan jalur mudik, arus balik, hingga objek-objek vital seperti terminal, stasiun, bandara, dan pusat keramaian.

Pos terkait