Redsix Lepas “Lapse” – Sebuah Pelukan Emosional dari EP Part II // Execute

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Band rock alternatif asal Indonesia, Redsix , merilis single terbaru berjudul “Lapse” , menandai babak kedua dari perjalanan mereka dalam EP bertajuk Part II // Execute.

Lagu ini dirilis di bawah naungan label Redrose Records, dan menjadi lanjutan naratif sekaligus penanda kematangan musikal band yang dibentuk pada tahun 2017 ini.

“Menjadi kuat itu tidak mudah. Luangkan waktu untuk menurunkan taman, beristirahat, dan merasakan apa pun yang perlu kamu rasakan agar kamu bisa kembali lebih kuat, dan yang terpenting, lebih bahagia,” pesan Redsix.

“Lapse” adalah lagu tentang keberanian untuk berhenti sejenak. Tentang memberi ruang pada diri sendiri untuk merasa, hancur, dan memahami setiap emosi yang datang tanpa perlu terus-menerus terlihat tangguh.

Baca Juga :  Megahnya Panggung Swara Prambanan, Siap Sambut Penonton Rayakan Malam Terakhir 2024 di Hadapan Candi Prambanan

Lagu tersebut terdapat balutan rock alternatif/emo, track ini menyuguhkan dinamika emosional lewat vokal yang rapuh di bagian bait dan ledakan intens pada chorus—menyerupai pasang surut rasa yang akrab dengan siapa pun yang sedang berjuang memahami dirinya sendiri.

“Lapse” dipilih sebagai rilisan kedua karena menawarkan keseimbangan atmosfer dalam keseluruhan EP.

Secara tematik, lagu ini juga menjadi kelanjutan dari single sebelumnya, Peregrine. Jika Peregrine menafsirkan “What if I give in?”, maka “Lapse” menjawabnya dengan “Let me give in.” Sebuah transisi dari keraguan menuju penerimaan.

Baca Juga :  AHMAD DHANI Cari Penggantinya untuk di T.R.I.A.D lewat Audisi TRIAD IDOL

“Kami merasa bahwa ‘Lapse’ adalah lagu yang paling rentan dalam EP ini. Kerentanan tersebut dirasakan melalui liriknya, pemilihan melodi vokal, dan aransemen musik yang mendukung untuk membiarkan emosi itu muncul ke permukaan.” ungkap salah satu personil Redsix.

Lagu ini diciptakan bukan hanya untuk didengarkan saat sedang kuat, melainkan ketika sedang membutuhkan jeda dari keharusan untuk terus berdiri tegak.

Di panggung live, Redsix membayangkan lagu ini akan menjadi momen kolektif—saat semua orang bisa merasakan liriknya bersama, dengan segala rasa yang mereka bawa.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kispray Raih Top Halal Award 2026, Perkuat Kepercayaan Konsumen terhadap Produk Halal
25/7 Prelude Hadirkan Sore dalam Diskusi Buku dan Musik, The Adams serta Littlefingers Siap Meramaikan Desember 2026
DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek
SUBARUVERSE 2026 Hadir di Indonesia, Bawa Empat Dunia Subaru dan Perkenalkan WRX STI Cherry Red Sport Edition
JFC 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Peluang IP Lokal
IIMS Garage Balikpapan 2026 Digelar 21–25 Oktober, Hadirkan 15 Brand Otomotif dan Cashback Rp150 Juta
Rumah Indonesia di Nagoya Jadi Pusat Dukungan Atlet Indonesia di Asian Games 2026
Forum Bisnis Jakarta Futura Connectiva 2026 Siap Fasilitasi Pelaku Bisnis IP Kreatif Indonesia ke Pasar Global

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Kispray Raih Top Halal Award 2026, Perkuat Kepercayaan Konsumen terhadap Produk Halal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:18 WIB

25/7 Prelude Hadirkan Sore dalam Diskusi Buku dan Musik, The Adams serta Littlefingers Siap Meramaikan Desember 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:27 WIB

DFSK E5 Plus Makin Dekat dengan Konsumen, Hadir di 50 Mall Jabodetabek

Minggu, 4 Oktober 2026 - 02:53 WIB

SUBARUVERSE 2026 Hadir di Indonesia, Bawa Empat Dunia Subaru dan Perkenalkan WRX STI Cherry Red Sport Edition

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:20 WIB

JFC 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Peluang IP Lokal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!