Sworn kilik Persembahannya Untuk kegelapan

- Penulis

Jumat, 6 September 2024 - 04:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Band death metal asal Surakarta, Sworn, merilis single baru dengan tajuk “An Ode to the Fear” pada 19 Juli 2024 lalu.

Lagu itu adalah wujud entitas kegelapan mereka dalam memulai opus barunya setelah rilisnya album Salvation Comes From Below tahun lalu

Dari lirik, komposisi musik, hingga citra yang mereka tampilkan menegaskan bahwa Sworn adalah kelompok musik yang serius dalam menyebarkan pandangan kegelapannya. Itu terdengar seperti mereka sedang mengkampanyekan pandangan mereka soal nihilis dan bagaimana mereka betapa siapnya menyambut kehancuran dunia.

“…there’s no glory, no victory, only death is real,” katanya.

Yang dalam Bahasa Indonesia berarti “tidak ada kejayaan, tidak ada kemenangan, yang nyata ada adalah kematian”. Tidak diketahui pasti makna dibalik itu, karena Sworn menyerahkan interpretasi mereka secara bebas kepada para pendengarnya.

Baca Juga :  HUT KompasTV ke 13 tahun Semoga Semakin Menggelorakan Semangat Persatuan

“Saya mempersilakan kepada audience untuk menafsirkan makna perihal lirik tersebut,” kata sang penulis lirik, A. Reis yang sekaligus menjadi vokalis Sworn.

Musikalitas yang mereka suguhkan sangat pantas untuk dikatakan sebagai karya yang akan menggorok lehermu.

Gitar yang mereka petik dengan fast picking terdengar seperti gergaji yang memburu. Namun tidak monoton, mereka memberi sentuhan-sentuhan melodius.

Dengan durasi hampir 4 menit, lagu mereka terdengar tidak membosankan.

Vokal mereka yang terdengar seakan-seakan lemah adalah bentuk perayaan pesakitan yang mereka rengkuh. Andai saja jika musik mereka disusupi fry scream untuk beberapa bagian, tentu ini akan terdengar lebih sakit secara maksimal.

Baca Juga :  Rekomendasi Jajanan dan Kuliner Asik di Jakarta Fair 2025

Dari segi lirik mereka selaras dengan nama band. Sworn yang dalam Bahasa Indonesia berarti sumpah setia.

Menurut Malfeitor, Sworn dipakai sebagai nama band karena kecintaan mereka terhadap musik death metal.

“Nama Sworn kami pilih sebagai pelafalan, simbolisasi dan interpretasi akan gairah, kecintaan kami, and our devotion and emotion terhadap musik wa bil khusus death metal,” terangnya.

Untuk mendengarkan lagu “An Ode to the Fear” milik Sworn ini kamu dapat mengaksesnya di berbagai platform streaming seperti Youtube.

Follow WhatsApp Channel dapurletter.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEVS 2026 Hadir 29 Oktober, Tampilkan 38+ Brand dan Inovasi Mobilitas Listrik
JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank Umumkan 14 Produser untuk Producers Exchange
IIMS Garage Balikpapan 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 15 Merek Otomotif dan Cashback Rp2 Juta
BIG BANG Auto Festival ke-9 Resmi Diluncurkan, Siap Digelar di JIExpo Kemayoran pada Akhir 2026
Hungry Ghost Festival, Film Komedi-Horor Imam Darto Tayang 26 November 2026
KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor pada 19 Oktober 2026, Pengguna Diminta Atur Ulang Jadwal
IIMS Garage Balikpapan 2026 Hadir 21–25 Oktober, Tawarkan Cashback hingga Rp150 Juta
Kemendag Siapkan Paviliun Industri Strategis di TEI 2026, Pamerkan Teknologi dan Produk Unggulan Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:06 WIB

PEVS 2026 Hadir 29 Oktober, Tampilkan 38+ Brand dan Inovasi Mobilitas Listrik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:33 WIB

JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank Umumkan 14 Produser untuk Producers Exchange

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:33 WIB

IIMS Garage Balikpapan 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 15 Merek Otomotif dan Cashback Rp2 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:53 WIB

BIG BANG Auto Festival ke-9 Resmi Diluncurkan, Siap Digelar di JIExpo Kemayoran pada Akhir 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Hungry Ghost Festival, Film Komedi-Horor Imam Darto Tayang 26 November 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!